Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Ini Progres dan Rencana Lanjutannya
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai jadi salah satu proyek transportasi publik paling dinanti warga Jakarta belakangan ini. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Rutenya melewati 11 stasiun dengan waktu tempuh cuma sekitar 28 menit. Proyek senilai Rp12,1 triliun ini akhirnya rampung 100 persen dan mulai melayani penumpang, setelah melalui proses panjang sejak awal pembangunannya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat menyebut proyek ini sebagai hadiah besar bagi warga Jakarta. Berikut perjalanan lengkap proyek ini, mulai dari sejarah awal sampai rencana pengembangan selanjutnya.
Sejarah Singkat Proyek LRT Jakarta
Jalur LRT ini bukan proyek dadakan. Cikal bakalnya dimulai dari rute Pegangsaan Dua-Velodrome sepanjang 5,8 kilometer. Pemerintah membangun rute ini pada 2016 khusus untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018. Rute awal ini punya lima stasiun dan sempat beroperasi terbatas sebelum akhirnya berkembang lebih jauh.
Pemerintah kemudian memutuskan memperpanjang jalur dari Velodrome menuju Manggarai. Perpanjangan sepanjang 6,4 kilometer ini menelan investasi Rp12,1 triliun. Alhasil, total keseluruhan trase Kelapa Gading-Manggarai kini mencapai 12,2 kilometer.
Progres Pembangunan hingga Rampung Penuh
Proses pembangunan sempat mengalami beberapa kali penundaan jadwal peresmian. Pada akhir Juli 2026, progres konstruksi tercatat sudah mencapai 97,99 persen. Angka ini terus naik seiring berjalannya waktu. Akhirnya, Pramono memastikan jalur rel dan struktur layang rampung 100 persen pada peninjauan 24 Agustus 2026.
“Secara keseluruhan untuk pembangunan LRT ini, yang berkaitan dengan rel dan jalur layang sudah selesai 100 persen,” ujar Pramono saat meninjau langsung Stasiun LRT Manggarai. Sebelas stasiun yang dilalui jalur ini meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Kapasitas dan Jam Operasional LRT
LRT Kelapa Gading-Manggarai beroperasi mulai pukul 05.00 sampai 24.00 WIB setiap hari. Pada tahap awal, sistem ini menargetkan sekitar 60.000 penumpang harian. Proyeksinya naik sampai 80.000 penumpang begitu operasional berjalan normal.
Integrasi antarmoda jadi salah satu fokus utama di kawasan Stasiun Manggarai. Tim proyek terus mengebut konektivitas LRT dengan Transjakarta dan KRL Jabodetabek. Meski begitu, akses fisik langsung dari peron KRL menuju LRT baru ditargetkan rampung penuh pada September 2026.
Rencana Perpanjangan ke Dukuh Atas
Pembangunan LRT tidak berhenti sampai Manggarai saja. Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan kelanjutan jalur menuju Dukuh Atas sepanjang sekitar 2,1 kilometer. Pemprov menyiapkan anggaran Rp2,7 triliun untuk proyek lanjutan ini.
Pramono bahkan sempat menyebut pembangunan lanjutan ini sudah bisa dimulai lebih cepat dari jadwal semula. “Saya juga sudah meminta untuk pembangunan lanjutan dari Manggarai ke Dukuh Atas yang kurang lebih 2 kilo atau 2,1 kilo sudah bisa dimulai sekarang dan anggarannya sudah ada,” paparnya. Target awal proyek ini dimulai pada 2027 dan rampung pada Agustus 2028. Namun, ada indikasi progres bisa dipercepat dari rencana semula.
Dampak bagi Mobilitas Warga Jakarta
Kehadiran LRT ini diharapkan mengurai kemacetan parah di jalur utara-pusat Jakarta. Rute ini selama bertahun-tahun jadi titik kemacetan kronis bagi warga. Pramono sendiri menyebut proyek ini sebagai legasi yang mengubah wajah transportasi ibu kota.
Selain itu, Jakpro selaku pengelola proyek juga berkomitmen mengembalikan fasilitas umum yang sempat terdampak pembangunan. Mereka menjanjikan kondisi fasilitas ini kembali seperti semula, bahkan lebih baik dari sebelumnya. Proses pemulihan ini berjalan bertahap, berbarengan dengan penyelesaian konstruksi utama.
Kesimpulan bagi Warga yang Menanti
Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai membuktikan komitmen jangka panjang Pemprov DKI Jakarta. Pemprov terus memperkuat transportasi publik ibu kota lewat proyek ini. Rute ini sudah beroperasi penuh, dan rencana perpanjangan ke Dukuh Atas terus berjalan. Oleh karena itu, warga Jakarta punya alasan kuat untuk mulai beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal ini. Pantau terus informasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta dan Jakpro untuk update terbaru soal jadwal operasional maupun perkembangan proyek lanjutan ke depannya.
- Penulis: Firmansyah
