Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » ROI, ROA, ROE, Kenali Perbedaan Tiga Rasio Kunci dalam Investasi

ROI, ROA, ROE, Kenali Perbedaan Tiga Rasio Kunci dalam Investasi

  • account_circle Akmal
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. ROI, ROA, ROE kerap muncul bersamaan di laporan keuangan perusahaan. Ketiganya sekilas mirip karena sama-sama mengukur tingkat pengembalian atau profitabilitas. Namun, fokus perhitungan masing-masing sebenarnya berbeda jauh. Investor pemula sering keliru menafsirkan angka ini, padahal pemahaman yang tepat menentukan keputusan investasi ke depannya.

Artikel ini membedah satu per satu ketiga rasio tersebut secara ringkas dan mudah dicerna.

Mengenal ROI, Alat Ukur Efisiensi Investasi

Return on Investment, atau ROI, mengukur seberapa besar keuntungan yang dihasilkan dari sebuah investasi tertentu. Rumusnya sederhana: laba bersih dibagi total biaya investasi, lalu dikalikan seratus persen.

Investor memakai ROI untuk membandingkan efisiensi antar-proyek atau antar-instrumen investasi. Semakin tinggi angka ROI, semakin efisien pula modal yang ditanamkan. Rasio ini fleksibel karena bisa diterapkan pada berbagai konteks, mulai dari saham, properti, sampai kampanye pemasaran sebuah bisnis.

Mengenal ROA, Cerminan Efisiensi Manajemen Aset

Return on Assets, atau ROA, mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari seluruh aset yang dimilikinya. Rumusnya: laba bersih dibagi total aset, dikalikan seratus persen.

Rasio ini menunjukkan seberapa piawai manajemen mengelola aset perusahaan untuk mencetak keuntungan. Bank, pabrik, sampai persediaan barang dagangan turut masuk hitungan aset ini. ROA yang tinggi mengindikasikan perusahaan mampu memutar asetnya secara produktif, bukan sekadar menumpuk kekayaan tanpa hasil.

Mengenal ROE, Fokus pada Kepuasan Pemegang Saham

Return on Equity, atau ROE, mengukur seberapa besar laba yang dihasilkan dari modal para pemegang saham. Rumusnya: laba bersih dibagi total ekuitas, dikalikan seratus persen.

Investor saham biasanya paling memperhatikan angka ROE. Rasio ini langsung menggambarkan seberapa besar keuntungan yang bisa dinikmati pemegang saham dari setiap rupiah modal yang mereka setorkan. Perusahaan dengan ROE konsisten tinggi biasanya jadi incaran investor jangka panjang.

Tabel Perbandingan Singkat

Berikut rangkuman perbedaan mendasar ketiga rasio ini agar lebih mudah diingat:

  • ROI mengukur pengembalian dari total biaya investasi secara umum
  • ROA mengukur efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan seluruh asetnya
  • ROE mengukur keuntungan yang dinikmati pemegang saham dari modal ekuitas

Ketiganya saling melengkapi, bukan saling menggantikan. Analisis yang matang justru menggabungkan ketiga rasio ini sekaligus, bukan hanya mengandalkan satu angka saja.

Kenapa Perbedaan Ini Penting bagi Investor

Banyak investor pemula terjebak hanya melihat satu rasio saja, biasanya ROE karena angkanya sering terlihat menarik. Padahal, ROE tinggi belum tentu sehat kalau perusahaan menumpuk utang dalam jumlah besar. Utang yang besar memperkecil porsi ekuitas, sehingga ROE otomatis terangkat meski kinerja aslinya biasa saja.

Di sinilah ROA berperan penting sebagai pembanding. Cek juga ROA perusahaan tersebut untuk melihat gambaran yang lebih utuh. Kombinasi ROI, ROA, ROE memberi gambaran menyeluruh, mulai dari efisiensi modal, pengelolaan aset, sampai keuntungan bagi pemegang saham.

Contoh Perhitungan Sederhana

Misalkan sebuah perusahaan mencatat laba bersih Rp100 juta. Total aset perusahaan tersebut Rp1 miliar, sementara total ekuitasnya Rp500 juta. Modal investasi awal sebesar Rp800 juta.

Hasil perhitungannya jadi seperti ini:

  • ROI: Rp100 juta dibagi Rp800 juta, hasilnya 12,5 persen
  • ROA: Rp100 juta dibagi Rp1 miliar, hasilnya 10 persen
  • ROE: Rp100 juta dibagi Rp500 juta, hasilnya 20 persen

Angka ROE yang lebih tinggi di sini bukan berarti perusahaan lebih hebat dibanding ROA. Angka itu justru menandakan sebagian aset perusahaan dibiayai lewat utang, bukan murni modal sendiri.

Cara Memakai Ketiganya Secara Bijak

Jangan hanya berpatokan pada satu rasio ketika menilai sebuah perusahaan atau proyek investasi. Bandingkan angka ROI, ROA, ROE dengan rata-rata industri sejenis agar konteksnya lebih jelas. Perhatikan juga tren rasio ini selama beberapa tahun terakhir, bukan cuma angka di satu periode saja.

Pemahaman yang utuh soal tiga rasio ini membuat keputusan investasi lebih terukur, bukan sekadar mengejar angka yang terlihat menggiurkan di permukaan.

A
Akmal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Reporter Kebaruan.com · Menyajikan berita ekonomi, politik, dan isu terkini secara aktual, akurat, dan berimbang.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan

  • Penulis: Akmal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Pajak Digunakan untuk Apa? Ini Rincian Lengkap Alokasi APBN 2026

    Uang Pajak Digunakan untuk Apa? Ini Rincian Lengkap Alokasi APBN 2026

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kebaruan. Uang pajak yang kamu setor setiap bulan lewat gaji atau transaksi harian ternyata tidak menghilang begitu saja ke kas negara. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa penerimaan perpajakan menyumbang lebih dari 82 persen sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana ini mengalir kembali ke masyarakat lewat belanja kementerian, lembaga, serta transfer ke […]

  • Gibran Rakabuming ke Batang, Minta Evaluasi Menyeluruh Program MBG

    Gibran Rakabuming ke Batang, Minta Evaluasi Menyeluruh Program MBG

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kebaruan. Gibran Rakabuming mendesak evaluasi menyeluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah keracunan massal di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Wakil Presiden itu terbang langsung ke Batang pada Senin (28/9/2026) untuk melihat kondisi korban. Dinas Kesehatan Batang mencatat 674 kasus per Senin pukul 07.00 WIB. Sebanyak 34 pasien masih menjalani rawat inap. Apa yang […]

  • Argentina, Prancis, dan Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

    Argentina, Prancis, dan Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Satu malam, tiga kejutan manis. Argentina, Prancis, dan Norwegia kompak mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam waktu nyaris bersamaan. Suporter sepak bola dunia mendapat tontonan berkelas sekaligus kepastian: para raksasa mulai menunjukkan taringnya lebih awal. Total sudah enam tim yang resmi lolos ke fase gugur turnamen akbar ini. Argentina Buktikan […]

  • Update kasus febrie adriansyah

    Kasus Febrie Adriansyah: Sudah Sampai Sidang Eksepsi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kasus Febrie Adriansyah kini memasuki sidang eksepsi. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjadwalkan pembacaan eksepsi pada Rabu (14/10/2026) pukul 09.30 WIB. Jaksa mendakwa eks Jampidsus itu memeras pengusaha Rp55 miliar dan mencuci uang hasil kejahatan. Namun, Febrie dan tim hukumnya membantah semua tuduhan itu. Posisi Perkara Saat Ini Perkara sudah masuk persidangan. Sidang perdana […]

  • El Nino Kuat Bikin Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61% Wilayah Indonesia

    El Nino Kuat Bikin Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61% Wilayah Indonesia

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kebaruan. El Nino kembali jadi biang keladi mundurnya awal musim hujan di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi 529 Zona Musim atau 61,08 persen wilayah Indonesia bakal mengalami kemunduran musim hujan periode 2026-2027 dari rerata klimatologisnya. Kombinasi fenomena El Nino berintensitas sangat kuat dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif di sekitar perairan Indonesia jadi […]

  • Tips War Tiket Konser BIGBANG Jakarta, Jangan Sampai Kehabisan

    Tips War Tiket Konser BIGBANG Jakarta, Jangan Sampai Kehabisan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kebaruan. Tips war tiket konser jadi bahan pencarian yang makin ramai sejak BIGBANG resmi mengumumkan konser mereka di Jakarta. Grup legendaris asal Korea Selatan ini bakal tampil dalam rangkaian BIGBANG 2026-2027 World Tour bertajuk “XX: COSMOS” di Jakarta International Stadium, 16 Januari 2027. Konser ini sekaligus jadi comeback mereka ke Tanah Air setelah lebih dari […]

expand_less