Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Dugaan Korupsi PT Djarum KPK Geledah Kantor Kudus

Dugaan Korupsi PT Djarum KPK Geledah Kantor Kudus

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. KPK menggeledah kantor pusat PT Djarum dan Kantor Bea Cukai Kudus pada Rabu (28/10/2026). Langkah ini menambah daftar perkara hukum yang menyangkut perusahaan rokok asal Kudus tersebut. Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah mengusut dugaan korupsi pengurangan pajak PT Djarum untuk periode 2016–2020. Kedua lembaga belum mengumumkan tersangka dalam perkara yang berkaitan dengan perusahaan itu.

Penggeledahan KPK di Kantor PT Djarum

KPK menyebut penggeledahan ini bagian dari pengembangan penyidikan perkara bea dan cukai. Lembaga antirasuah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru pada Oktober 2026. Penyidik lalu mendatangi Kantor Bea Cukai Kudus dan kantor PT Djarum di Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK, Budi, menyatakan penyidik akan melanjutkan pemeriksaan terhadap para pihak dan saksi. KPK juga membuka peluang memanggil petinggi PT Djarum. Hingga Kamis (29/10/2026), KPK belum merinci hasil penggeledahan. Dalam sprindik terbaru itu, KPK belum mengumumkan tersangka.

Latar perkara bea cukai

KPK mengawali perkara ini lewat operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Bea Cukai pada Februari 2026. Dari rangkaian pengembangannya, KPK menahan pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Hernanda pada 26 Agustus 2026.

Dugaan korupsi pajak PT Djarum di Kejagung

Kejagung menyidik dugaan korupsi berupa pengurangan kewajiban pembayaran pajak pada periode 2016–2020. Pada November 2025, Kejagung mencegah lima orang bepergian ke luar negeri:

  • Victor Rachmat Hartono, petinggi PT Djarum
  • Ken Dwijugiasteadi, mantan Direktur Jenderal Pajak
  • Karl Layman, pemeriksa pajak muda
  • Ning Dijah Prananingrum, Kepala KPP Madya Dua Semarang
  • Heru Budijanto Prabowo, pihak swasta

Larangan itu berlaku sejak 14 November 2025 selama enam bulan. Pada 30 November 2025, Kejagung menyatakan telah meminta pencabutan status cegah Victor karena penyidik menilainya kooperatif.

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna sebelumnya menyebut ada dugaan kesepakatan dan pemberian kompensasi kepada petugas pajak. Tujuannya, menurut Anang, memperkecil pembayaran pajak perusahaan.

Angka Rp30 miliar menjadi Rp10 miliar belum terkonfirmasi

Sejumlah media melaporkan kewajiban pajak yang semula sekitar Rp30 miliar diduga turun menjadi sekitar Rp10 miliar. Kejagung belum mengonfirmasi angka itu secara resmi. Penyidik masih menunggu penghitungan kerugian negara oleh BPKP. Hingga kini Kejagung belum mengumumkan tersangka.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mempertanyakan lambatnya perkembangan ini. Ia menyatakan siap mengajukan gugatan praperadilan jika penyidikan dihentikan.

Respons PT Djarum

Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan, menyatakan perusahaan menghormati proses hukum. Ia menegaskan perusahaan patuh dan akan mengikuti prosedur hukum. Pernyataan itu ia sampaikan pada 21 November 2025, saat Victor dicegah. Terkait penggeledahan KPK, PT Djarum belum merespons konfirmasi media.

Yang masih belum jelas

  • Siapa saja yang akan menjadi tersangka di kedua perkara
  • Besaran kerugian negara versi BPKP
  • Hasil penggeledahan KPK di Kudus

Kejagung menangani perkara pajak, sedangkan KPK menangani perkara cukai dan kepabeanan. Pemberitaan yang tersedia belum memuat keterangan resmi bahwa keduanya saling terkait. Asas praduga tak bersalah berlaku bagi semua pihak dalam perkara ini sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Temui Demonstran Mahasiswa, Janjikan Hemat MBG Rp 70 Triliun hingga Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

    DPR Temui Demonstran Mahasiswa, Janjikan Hemat MBG Rp 70 Triliun hingga Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat malam, 19 Juni 2026, suasana di depan Gedung DPR RI memanas. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan tata kelola ekonomi nasional. Merespons situasi itu, pimpinan DPR turun langsung menemui para demonstran. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa memimpin pertemuan. Turut hadir Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, […]

  • Harga Minyak Dunia Naik Tipis 3 Juli 2026, Brent Sentuh USD72,13 di Tengah Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Naik Tipis 3 Juli 2026, Brent Sentuh USD72,13 di Tengah Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar energi global hari ini menunjukkan wajah yang lebih kalem dibanding beberapa pekan lalu. Harga minyak dunia bergerak menguat tipis pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 pagi — setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah sejak konflik Amerika Serikat dan Iran meletus pada akhir Februari lalu. Mengacu data Refinitiv pukul 09.35 WIB, harga minyak Brent […]

  • Anggaran koperasi desa merah putih

    Anggaran Koperasi Desa Merah Putih: Rp83 Triliun hingga Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Kebaruan. Anggaran koperasi desa Merah Putih tidak bersumber dari satu pos. Pemerintah mengumpulkan dananya dari tiga jalur sekaligus: APBN, dana desa, dan kredit bank pelat merah. Pemerintah mengalokasikan Rp83 triliun pada 2026 untuk pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Di luar itu, dana desa dan pinjaman bank ikut membengkakkan total biayanya. Rp83 Triliun dari […]

  • Investor Wajib Tahu! Harga Antam Logam Mulia Anjlok Rp50.000 Hari Ini akibat Tekanan Sentimen Global

    Investor Wajib Tahu! Harga Antam Logam Mulia Anjlok Rp50.000 Hari Ini akibat Tekanan Sentimen Global

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pelaku pasar dan investor emas batangan harus menerima kenyataan pahit pada akhir pekan ini karena harga Antam mengalami penurunan yang sangat drastis. Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia pada Sabtu (16/5/2026), harga emas ukuran 1 gram kini bertengger di angka Rp2.769.000 per batang di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung. Penurunan […]

  • Hasil Inggris vs Ghana 0-0: The Three Lions Tertahan, Puncak Grup L Tetap Milik Inggris

    Hasil Inggris vs Ghana 0-0: The Three Lions Tertahan, Puncak Grup L Tetap Milik Inggris

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Laga Inggris vs Ghana di Gillette Stadium, Foxborough, Rabu dini hari WIB, berakhir dengan skor 0-0. Hasil ini tentu mengecewakan para pendukung The Three Lions yang sudah berharap banyak dari skuad Thomas Tuchel. Meski begitu, Inggris vs Ghana tetap duduk di puncak klasemen Grup L dengan empat poin. Ghana menguntit di posisi kedua — hanya […]

  • dapur-mbg-bisa-dibisniskan

    Benarkah Dapur MBG Bisa Dibisniskan? Ini Fakta Terbaru 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kebaruan. Dapur MBG memang sempat jadi peluang usaha yang ramai diburu pelaku katering di seluruh Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis membuka jalur kemitraan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, atau yang biasa disingkat SPPG. Tapi status “bisa dibisniskan” ini butuh penjelasan lebih detail, karena aturannya sudah berubah sepanjang 2026. Skema Kemitraan, Bukan Kepemilikan Penuh Badan Gizi […]

expand_less