Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » 5 Rekomendasi Smartwatch untuk Lari Terbaik Harga 1 hingga 2 Jutaan, Fitur Lengkap Budget Terjangkau

5 Rekomendasi Smartwatch untuk Lari Terbaik Harga 1 hingga 2 Jutaan, Fitur Lengkap Budget Terjangkau

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Dulu, smartwatch dengan GPS akurat dan monitor detak jantung yang andal identik dengan harga selangit. Sekarang? Kamu sudah bisa mendapatkan perangkat dengan fitur nyaris serupa di kisaran harga Rp 1 juta hingga Rp 2 juta saja.

Tapi pilihan yang makin banyak justru bikin bingung. Mana yang benar-benar worth it untuk pelari — bukan sekadar jam tangan pintar biasa yang kebetulan ada fitur sport-nya?

Artikel ini menjawab pertanyaan itu. Lima rekomendasi berikut dipilih berdasarkan kombinasi fitur lari, akurasi data, daya tahan baterai, dan nilai harga yang paling masuk akal di kelasnya.

1. Amazfit GTR 4 — GPS Akurat dengan Baterai Tahan Lama

Amazfit GTR 4 menjadi pilihan solid bagi pelari yang butuh GPS presisi tanpa harus mengisi daya setiap hari. Smartwatch ini hadir dengan sistem GPS multi-band yang mencakup empat sistem satelit sekaligus — L1+L5 dual frequency — sehingga akurasi rute lari kamu jauh lebih tajam, bahkan di area perkotaan yang padat gedung.

Fitur unggulan untuk lari:

  • GPS multi-band L1+L5 dual frequency
  • Monitor detak jantung 24 jam secara real-time
  • Lebih dari 150 mode olahraga termasuk lari jalan, trail run, dan treadmill
  • Baterai tahan hingga 14 hari pemakaian normal

Layarnya menggunakan AMOLED 1,43 inci yang tajam dan mudah terbaca di bawah sinar matahari langsung — sangat penting saat lari di luar ruangan.

Harga estimasi: Rp 1,4 juta – Rp 1,7 juta

2. Garmin Forerunner 55 — Dibuat Khusus untuk Pelari Pemula hingga Menengah

Jika nama Garmin sudah identik dengan jam tangan lari, Forerunner 55 hadir sebagai pintu masuk ke ekosistem Garmin yang powerful dengan harga paling terjangkau di kelasnya.

Garmin Forerunner 55 menawarkan fitur yang sangat relevan bagi pelari aktif:

Fitur unggulan:

  • GPS built-in dengan akurasi tinggi
  • Suggested Workouts — program latihan otomatis menyesuaikan kondisi tubuhmu
  • Cadence alert dan pace alert untuk menjaga ritme lari
  • Recovery time advisor — memberi tahu kapan tubuhmu siap latihan lagi
  • Baterai GPS aktif hingga 20 jam

Tampilannya memang simpel, tapi di sinilah kelebihannya — ringan di pergelangan tangan dan tidak mengganggu gerakan saat berlari.

Harga estimasi: Rp 1,8 juta – Rp 2 juta

3. Amazfit Bip 5 — Layar Besar, Harga Paling Ramah di Kantong

Kalau budget kamu di kisaran Rp 1 juta dan tidak ingin berkompromi soal ukuran layar, Amazfit Bip 5 adalah jawabannya. Layar 1,91 inci menjadikannya salah satu smartwatch dengan tampilan terbesar di kelasnya.

Fitur unggulan untuk lari:

  • GPS built-in dengan tracking rute real-time
  • Monitor detak jantung dan saturasi oksigen (SpO2)
  • Lebih dari 120 mode olahraga
  • Baterai tahan hingga 10 hari
  • Tahan air hingga kedalaman 5 ATM

Bip 5 cocok untuk pelari pemula yang baru mulai membangun kebiasaan lari dan butuh perangkat yang mudah digunakan tanpa kurva belajar yang curam.

Harga estimasi: Rp 900 ribu – Rp 1,1 juta

4. Samsung Galaxy Watch FE — Ekosistem Android Terlengkap di Harga Ini

Bagi pengguna smartphone Samsung atau Android, Galaxy Watch FE menawarkan integrasi ekosistem yang paling mulus dibanding merek lain di segmen harga ini.

Samsung Galaxy Watch FE berjalan di atas platform Wear OS dengan antarmuka One UI Watch — responsif dan intuitif.

Fitur unggulan untuk lari:

  • GPS built-in dengan peta rute lari
  • Samsung BioActive Sensor — memantau detak jantung, SpO2, dan stres dalam satu sensor
  • Analisis komposisi tubuh lewat impedansi bioelektrik
  • Integrasi penuh dengan Samsung Health dan Google Fit
  • Water resistant 5 ATM

Yang membedakan Galaxy Watch FE dari kompetitor adalah kedalaman data kesehatan yang ditampilkan — bukan hanya soal lari, tapi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Harga estimasi: Rp 1,5 juta – Rp 1,9 juta

5. Xiaomi Smart Band 9 Pro — Pelacak Lari Tipis dengan Data Lengkap

Xiaomi Smart Band 9 Pro naik kelas dari sekadar fitness band menjadi smartwatch serius yang layak diperhitungkan oleh pelari aktif. Desainnya tipis dan ringan — hampir tidak terasa di pergelangan tangan saat berlari.

Fitur unggulan untuk lari:

  • GPS built-in — upgrade besar dari generasi sebelumnya
  • Layar AMOLED 1,74 inci terang dan tajam
  • Pelacak lari otomatis dengan analisis cadence, pace, dan jarak
  • Monitor detak jantung dan SpO2 real-time
  • Baterai tahan hingga 21 hari tanpa GPS aktif

Smart Band 9 Pro menjadi pilihan terbaik jika kamu menginginkan perangkat ringan yang tidak merepotkan namun tetap punya data lari yang kamu butuhkan.

Harga estimasi: Rp 1 juta – Rp 1,3 juta

Mana yang Paling Cocok Untukmu?

Setiap pelari punya kebutuhan berbeda. Ini panduan singkatnya:

Kebutuhan Pilihan Terbaik
Akurasi GPS tertinggi Amazfit GTR 4
Khusus analisis lari mendalam Garmin Forerunner 55
Budget paling hemat Amazfit Bip 5
Pengguna Android/Samsung Samsung Galaxy Watch FE
Ringan dan baterai awet Xiaomi Smart Band 9 Pro

Sebelum memutuskan, pertimbangkan tiga hal ini:

  • Ekosistem aplikasi — pastikan smartwatch kompatibel dengan smartphone kamu agar data lari bisa tersinkronisasi dengan baik.
  • Daya tahan baterai — untuk pelari jarak jauh atau maraton, baterai yang bertahan minimal 10 jam mode GPS aktif menjadi keharusan.
  • Kenyamanan di pergelangan — smartwatch terbaik adalah yang tidak kamu sadari keberadaannya saat berlari. Pilih bobot dan ukuran yang benar-benar nyaman untuk aktivitas fisik berintensitas tinggi.

Harga yang tercantum merupakan estimasi berdasarkan pasaran umum dan dapat berbeda tergantung platform penjualan serta periode pembelian.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Rumah Sakit Terbaik di Indonesia, Rujukan Nasional hingga Spesialis Global

    10 Rumah Sakit Terbaik di Indonesia, Rujukan Nasional hingga Spesialis Global

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Mahsya
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Rumah sakit terbaik di Indonesia tidak melulu soal gedung megah atau alat canggih. Faktor akreditasi, reputasi dokter spesialis, dan track record penanganan kasus kompleks justru jadi penentu utama. Indonesia sendiri punya sederet institusi kesehatan yang layak masuk daftar rujukan, baik untuk penyakit umum maupun kondisi spesifik yang butuh penanganan khusus. Berikut daftar rumah sakit […]

  • Laga Sengit Iran vs Selandia Baru Berakhir Imbang 2-2 di Piala Dunia 2026

    Laga Sengit Iran vs Selandia Baru Berakhir Imbang 2-2 di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Iran vs Selandia Baru menyuguhkan duel dramatis dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Selasa (16/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan skor sama kuat 2-2. Meski menghadapi kendala non-teknis sebelum laga, anak asuh Amir Ghalenoei tampil sangat gigih sepanjang 90 menit. Hasil ini membuat persaingan di grup […]

  • skuad Piala Dunia jepang 2026

    Kejutan Skuad Piala Dunia 2026 Jepang: Tanpa Kaoru Mitoma, Moriyasu Percaya Darah Muda Keisuke Goto

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Hajime Moriyasu akhirnya menjawab rasa penasaran publik dengan merilis komposisi final skuad Piala Dunia Jepang pada Jumat (15/5/2026). Melalui pengumuman resmi JFA, sang arsitek membawa 26 pejuang yang akan bertarung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan Moriyasu dalam menyusun skuad Piala Dunia kali ini mencerminkan ambisi besar untuk melampaui pencapaian edisi sebelumnya. Namun, […]

  • 10 Tempat Tertua di Indonesia, Umurnya Ribuan Tahun

    10 Tempat Tertua di Indonesia, Umurnya Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kebaruan. Indonesia menyimpan jejak sejarah panjang, jauh sebelum negara ini berdiri. Sejumlah tempat tertua di Indonesia bahkan sudah berdiri sejak zaman prasejarah, ribuan tahun sebelum masehi. Sisanya lahir dari kerajaan besar yang pernah menguasai jalur perdagangan Nusantara. Artikel ini membahas sepuluh lokasi bersejarah tersebut, lengkap dengan bukti dan konteks arkeologisnya. 1. Gua Harimau, Sumatra Selatan […]

  • Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan tantangan serius yang tengah dihadapi pemerintah daerah terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan penggajian PPPK hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, relaksasi belanja […]

  • Groundbreaking Blok Masela: Prabowo Resmikan Proyek Gas Raksasa Rp355 Triliun di Maluku

    Groundbreaking Blok Masela: Prabowo Resmikan Proyek Gas Raksasa Rp355 Triliun di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setelah nyaris tiga dekade tertunda, proyek gas Blok Masela akhirnya memasuki tahap konstruksi. Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking Lapangan Abadi, Blok Masela, pada Kamis (16/7/2026). Peresmian ini berlangsung lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, karena agenda kenegaraan lain tidak memungkinkan Presiden hadir langsung ke lokasi di Kepulauan Tanimbar, Maluku. […]

expand_less