Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Penipuan Pasobis, Modus Digital yang Bikin Resah Warga Sulawesi Selatan

Penipuan Pasobis, Modus Digital yang Bikin Resah Warga Sulawesi Selatan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Istilah Pasobis belakangan santer terdengar, terutama di kalangan warganet Sulawesi Selatan. Bagi yang belum familiar, wajar bila muncul pertanyaan: sebenarnya apa itu Pasobis dan kenapa namanya begitu meresahkan?

Secara sederhana, Pasobis adalah sebutan untuk modus penipuan siber yang beroperasi secara daring melalui telepon, SMS, maupun internet. Istilah ini lahir dan populer di tengah masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya wilayah Sidrap, yang paling sering jadi sasaran empuk para pelaku. Antara News Makassar

Asal Usul Nama Pasobis

Menarik untuk diketahui, nama Pasobis ternyata punya makna tersendiri. Secara etimologis, kata “sobis” merupakan akronim dari sosial dan bisnis, merujuk pada bentuk manipulasi yang memanfaatkan hubungan sosial. Jadi, pelaku Pasobis tak sekadar menipu lewat teknologi canggih, tapi lebih mengandalkan kelihaian memainkan sisi emosional dan kepercayaan korban. Redaksibaru

Fenomena ini juga membuktikan bahwa kejahatan digital tak melulu dilakukan sindikat besar atau peretas internasional, sebab kelompok kecil pun bisa menjalankannya asalkan pandai memanipulasi kepercayaan orang lewat pola komunikasi yang familiar di lingkup lokal. Tribun-timur.com

Cara Kerja Pelaku Pasobis

Modus operandi Pasobis cukup beragam, namun mengikuti pola yang mirip. Umumnya, pelaku menghubungi korban lewat telepon atau pesan singkat dengan iming-iming hadiah, peluang bisnis, atau lowongan kerja menggiurkan dari perusahaan fiktif.

Yang bikin merinding, para pelaku kerap beraksi pada malam hari untuk mengganggu psikologis korban agar lebih mudah memberikan data pribadi serta mentransfer uang lewat dompet digital atau mobile banking. Timing ini bukan kebetulan — saat kondisi mental sedang lengah, korban jadi lebih gampang terpancing. Kumparan

Ada pula variasi modus lain yang tak kalah licik. Sebagian kelompok Pasobis menawarkan produk dengan harga sangat murah lewat media sosial, seperti ponsel dan barang elektronik lainnya, namun setelah korban mentransfer uang, barang yang dijanjikan tak pernah sampai. Kerugian dari kasus semacam ini bahkan pernah menembus angka miliaran rupiah. Iainpare

Modus lain yang juga marak: pelaku menyamar dengan identitas palsu dan merancang narasi manipulatif, mulai dari tawaran kerja, skema investasi fiktif, hingga permintaan bantuan mendesak yang sebenarnya tidak benar. Bahkan ada kasus pelaku mengaku sebagai petugas pajak untuk menakut-nakuti korban soal tunggakan fiktif. Redaksibaru

Kenapa Pasobis Sulit Diberantas?

Menurut para ahli, pola kerja Pasobis punya kemiripan dengan teknik social engineering atau rekayasa sosial. Pelaku pintar membaca celah psikologis korban, lalu memanfaatkannya untuk menggali data pribadi maupun menguras rekening.

Kasus ini bahkan sempat menyeret nama oknum aparat. Polda Sulawesi Selatan tercatat menindaklanjuti dugaan keterlibatan anggota Polri yang diduga menerima setoran dari hasil kejahatan Pasobis, menyusul penangkapan sindikat oleh Polda Jawa Barat di Sidrap. Temuan ini memicu sorotan publik lantaran muncul dugaan sindikat bisa leluasa beraksi karena ada “backing” dari oknum berseragam. Antara News Makassar

Skala kasusnya pun tak main-main. Di Sidrap saja, operasi penindakan pernah menjaring 56 terduga pelaku sekaligus, dengan jeratan Pasal 282 KUHP. Angka ini menegaskan bahwa Pasobis bukan sekadar tren obrolan TikTok, melainkan kejahatan terorganisir dengan jaringan luas. Iainpare

Tips Menghindari Jebakan Pasobis

Supaya tidak jadi korban berikutnya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Jangan panik saat menerima kabar mendadak, apalagi malam hari. Pelaku sengaja memanfaatkan momen ini agar korban tidak berpikir jernih.
  • Konfirmasi ulang ke pihak terkait sebelum mempercayai informasi soal hadiah, tunggakan pajak, atau kabar duka yang tiba-tiba.
  • Jangan mudah membagikan data pribadi, termasuk nomor rekening, OTP, atau kode verifikasi ke pihak yang tidak dikenal.
  • Waspadai harga barang yang terlalu murah dari toko online tak jelas asal-usulnya.
  • Laporkan ke pihak berwajib bila menerima kontak mencurigakan yang mengarah ke indikasi penipuan.

Fenomena Pasobis jadi pengingat bahwa kejahatan siber tak selalu butuh teknologi rumit — cukup dengan memanfaatkan rasa percaya dan kelengahan korban, kerugian besar sudah bisa terjadi. Kewaspadaan tetap jadi benteng pertama sebelum data dan uang raib ke tangan yang salah.

A
Akmal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Reporter Kebaruan.com · Menyajikan berita ekonomi, politik, dan isu terkini secara aktual, akurat, dan berimbang.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobosan Medis Galaxy Watch6: Kini Mampu Prediksi Pingsan Mendadak dengan Akurasi Tinggi

    Terobosan Medis Galaxy Watch6: Kini Mampu Prediksi Pingsan Mendadak dengan Akurasi Tinggi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Samsung Electronics baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa melalui pemanfaatan sensor canggih pada Galaxy Watch6 untuk mendeteksi kondisi medis secara preventif. Melalui kolaborasi riset dengan Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital di Korea, perangkat Galaxy Watch6 terbukti mampu memvalidasi tanda-tanda vasovagal syncope (VVS) atau pingsan mendadak dengan tingkat akurasi yang impresif. Teknologi dalam Galaxy Watch6 ini […]

  • Ketegangan Meningkat: Serangan Udara AS Sasar Jalur Logistik Strategis Iran

    Ketegangan Meningkat: Serangan Udara AS Sasar Jalur Logistik Strategis Iran

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah sebuah serangan udara terjadi pada Kamis pagi, 9 Juli 2026. Pasukan militer Amerika Serikat menargetkan jembatan kereta api bernama Api Ogtay Khan atau Aq Taqeh Khan yang terletak di wilayah utara Iran. Serangan menggunakan rudal jelajah ini merusak infrastruktur penting yang menjadi penghubung jalur perdagangan […]

  • Malaysia Adukan Pertambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh ke FIFA

    Malaysia Adukan Pertambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh ke FIFA

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kebaruan. Papan di Stadion Utama Gelora Bung Karno sempat menunjukkan angka dua. Tak lama kemudian angkanya menjadi tujuh. Perubahan itu kini sampai ke FIFA, karena Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meminta klarifikasi resmi soal perubahan waktu tambahan di laga Indonesia vs Bangladesh, FIFA ASEAN Cup 2026. Isu pertambahan waktu Indonesia vs Bangladesh ini mencuat karena […]

  • Soundcore Rilis Proyektor Portabel Nebula P1i di Indonesia, Ini Fitur Andalannya

    Soundcore Rilis Proyektor Portabel Nebula P1i di Indonesia, Ini Fitur Andalannya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Soundcore resmi merilis proyektor portabel Nebula P1i untuk pasar Indonesia dengan banderol sekitar Rp 7 jutaan. Perangkat hiburan ini membawa resolusi Full HD, dukungan Google TV, serta dua speaker Dolby Audio 10W dengan fitur Flippable Audio. Fitur Flippable Audio memungkinkan unit speaker berputar hingga 90 derajat ke samping serta 200 derajat ke atas dan […]

  • Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Perkuat Sisi Kiri Macan Kemayoran

    Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Perkuat Sisi Kiri Macan Kemayoran

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bursa transfer Liga 1 kembali menghadirkan kejutan besar. Persija Jakarta baru saja mengumumkan kedatangan Pratama Arhan, bek kiri andalan Timnas Indonesia, untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Kabar ini langsung menyita perhatian The Jakmania, apalagi mengingat rekam jejak Arhan yang cukup panjang di kancah internasional. Persija mengikat pemain kelahiran Blora tersebut dengan […]

  • Cara Praktis Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI Tanpa Kartu

    Cara Praktis Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI Tanpa Kartu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar gembira bagi Anda pengguna setia dompet digital GoPay. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kini telah membuka akses layanan tarik tunai saldo tanpa memerlukan kartu fisik. Kolaborasi strategis ini tentu sangat memudahkan Anda saat mendesak membutuhkan uang tunai, terutama jika berada di wilayah yang jauh dari pusat kota. Akses Luas di […]

expand_less