Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tragedi Bintaro 39 Tahun Mengenang Kecelakaan Kereta Terparah

Tragedi Bintaro 39 Tahun Mengenang Kecelakaan Kereta Terparah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Senin pagi, 19 Oktober 1987, dua kereta api melaju di jalur yang sama dari arah berlawanan. Tragedi Bintaro, yang terjadi di Pondok Betung, menewaskan antara 139 dan 156 orang. Sampai kini, peristiwa itu tercatat sebagai kecelakaan kereta paling mematikan dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Hari ini, 39 tahun kemudian, kisahnya masih menjadi pengingat tentang harga sebuah kesalahan komunikasi.

Pagi yang berubah jadi duka

KA 225 berangkat dari Rangkasbitung menuju Jakarta Kota. Dari arah berlawanan, KA 220 Patas melaju dari Tanah Abang menuju Merak. Keduanya harus bersilang di Stasiun Sudimara.

Rencana itu berantakan di tengah jalan. Ketiga jalur Sudimara sudah terisi. Petugas berusaha memindahkan rangkaian KA 225 ke jalur lain untuk memberi ruang bagi KA 220. Namun, kabar itu tidak sampai ke masinis, dan KA 225 meninggalkan stasiun menuju jalur yang sedang dilalui KA 220.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 06.45 sampai 07.05 WIB. Kecepatan keduanya tidak tinggi menurut sebagian sumber, tetapi gerbong penuh sesak menentukan skala korbannya. Catatan PJKA menyebut 139 korban tewas, sedangkan Kompas dan Jawa Pos menulis 156 orang. Sedikitnya 250 sampai 300 penumpang lain terluka.

Penyebab Tragedi Bintaro

Penyelidikan PJKA menunjuk kelalaian di stasiun. Petugas pengatur perjalanan di Sudimara memberi isyarat berangkat tanpa kepastian dari Kebayoran. Di sisi lain, petugas Kebayoran mengira KA 225 masih menunggu dan melepas KA 220.

Jadi, akar masalahnya bukan satu orang. Komunikasi antarstasiun saat itu berjalan manual, tanpa sistem pengaman otomatis yang bisa mencegah dua kereta masuk jalur yang sama. Pengadilan memang menghukum empat pegawai PJKA pada akhir Oktober 1987. Namun, para pengamat keselamatan menilai kegagalan sistem lebih menentukan.

Sosok di balik kemudi

Masinis KA 225, Slamet Suradio, menjadi wajah paling dikenal dari peristiwa ini. Ia menjalani hidup panjang setelahnya. Pada 3 Juni 2026, Slamet meninggal dunia di Bekasi pada usia 87 tahun, lalu dimakamkan di kampung halamannya di Purworejo.

Di akhir hidupnya, ia ikut menyuarakan pelajaran dari masa lalu. Setelah kecelakaan kereta di Bekasi pada April 2026, Slamet berharap evaluasi sistem keselamatan dilakukan menyeluruh. Menurutnya, keselamatan tidak boleh bergantung pada seorang petugas saja.

Apa yang berubah setelahnya

Tragedi Bintaro mendorong evaluasi manajemen operasional kereta api. Pemerintah mulai merancang jalur ganda untuk menghindari tabrakan di jalur tunggal. Komunikasi antarstasiun perlahan beralih dari cara manual ke sistem sinyal elektrik. Belakangan, PT KAI memakai teknologi seperti Computer Based Interlocking (CBI) dan pemantauan perjalanan secara real-time.

Meski begitu, Bintaro bukan satu-satunya pemicu. Banyak kecelakaan lain pada tahun-tahun berikutnya ikut mendorong pembenahan. Reformasi keselamatan tidak terjadi dalam semalam.

Mengenang 39 tahun kemudian

Kawasan itu kini menjadi permukiman padat di Tangerang Selatan. Ingatan tentang Tragedi Bintaro tetap hidup lewat lagu, cerita para saksi, dan peringatan tiap 19 Oktober. Lagu Iwan Fals berjudul “1910” menjadi salah satu penanda budayanya.

Pelajarannya sederhana tetapi sulit. Keselamatan transportasi bergantung pada sistem yang tidak mengandalkan keberuntungan. Setiap perjalanan kereta yang berakhir selamat hari ini berutang pada pembenahan yang dimulai dari tragedi itu.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minum Harus Duduk, Ini Alasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Ini

    Minum Harus Duduk, Ini Alasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Ini

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kebaruan. Minum harus duduk sering diajarkan orang tua sejak kita kecil, tapi jarang ada yang menjelaskan alasannya secara mendalam. Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar sopan santun belaka, melainkan punya dasar medis yang cukup kuat kalau ditelusuri lebih jauh. Banyak orang menganggap posisi minum cuma soal kenyamanan atau kebiasaan turun-temurun. Padahal, cara tubuh memproses air yang […]

  • Penyebab Diabetes dan Dampaknya bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

    Penyebab Diabetes dan Dampaknya bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kebaruan. Diabetes bukan sekadar soal kadar gula darah tinggi. Penyakit ini menyusup pelan-pelan, sering tanpa gejala mencolok, lalu menggerogoti organ tubuh satu demi satu jika dibiarkan. Memahami penyebab diabetes sejak dini membantu siapa pun mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi berkembang menjadi komplikasi serius. Apa yang Memicu Diabetes? Dokter membagi diabetes menjadi beberapa jenis, dan setiap […]

  • Klasemen Premier League Memanas, Chelsea dan MU Sama-sama Pesta Gol

    Klasemen Premier League Memanas, Chelsea dan MU Sama-sama Pesta Gol

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Malam yang penuh kejutan terjadi di dua sudut Inggris. Chelsea dan Manchester United sukses membawa pulang tiga poin, dan keduanya melakukannya dengan cara yang sama sekali tidak membosankan: pesta gol dan drama hingga menit akhir. Alhasil, hasil ini langsung mengubah wajah klasemen Premier League musim 2026/27. Stamford Bridge Bergetar, Chelsea Nyaris Terpeleset Awalnya semua […]

  • mbg-prasmanan-di-sekolah

    MBG Prasmanan di Sekolah: Apakah Lebih Efektif? Ini Hasil Uji Coba BGN

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kebaruan. Belum ada yang bisa memastikan. Badan Gizi Nasional baru memulai uji coba MBG prasmanan pada Senin, 5 Oktober 2026, dan belum merilis hasil evaluasinya. Uji coba berjalan di lebih dari 60 SPPG (dapur MBG). BGN mengklaim sistem ini membuat makanan lebih hangat dan sisa lebih sedikit. Klaim itu perlu bukti data, dan sampai sekarang […]

  • Sinetron Terikat Janji Episode 73: Rahasia Sena Terbongkar dan Nasib Jessica di Ujung Tanduk

    Sinetron Terikat Janji Episode 73: Rahasia Sena Terbongkar dan Nasib Jessica di Ujung Tanduk

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Terikat Janji episode 73 hadir malam ini dengan konflik yang jauh lebih panas dibandingkan sebelumnya. RCTI bersama MNC Pictures baru saja merilis cuplikan cerita terbaru yang siap menguras emosi penonton setia. Fokus utama malam ini terletak pada terungkapnya masa lalu Sena di hadapan keluarga besar Kusuma. Tak hanya itu, posisi Jessica kini benar-benar dalam […]

  • Analisis Kasus Hukum grace natalie dan Dampaknya Terhadap PSI

    Analisis Kasus Hukum grace natalie dan Dampaknya Terhadap PSI

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perkembangan dunia hukum dan politik Indonesia kembali memanas pada Mei 2026 setelah pelaporan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Kasus yang melibatkan Grace Natalie ini bermula dari polemik narasi potongan video ceramah Jusuf Kalla mengenai konflik di Poso dan Ambon. Mengetahui duduk perkara Grace Natalie akan memberikan gambaran objektif bagi publik yang ingin mengikuti dinamika hukum […]

expand_less