74 Alutsista Siap Hiasi Langit Istana untuk HUT ke-81 RI, Rafale Debut Perdana

Langit Jakarta bakal terasa berbeda pada 17 Agustus 2026 nanti. Sebanyak 74 alat utama sistem senjata gabungan dari TNI AU, TNI AD, TNI AL, Polri, dan Basarnas tengah menjalani latihan manuver dan fly pass. Latihan ini digelar untuk memeriahkan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di langit Istana Negara, Jakarta.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, membenarkan rencana ini. Ia menyebut ke-74 alutsista tersebut mencakup pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, pesawat intai, hingga jenis Boeing. Ragam alutsista ini menunjukkan betapa besar skala persiapan tahun ini dibanding perayaan-perayaan sebelumnya.

Rafale Tampil Perdana di Langit Ibu Kota

Salah satu sorotan utama datang dari kehadiran jet tempur Rafale buatan Dassault asal Prancis. Momen ini jadi kali pertama Rafale ambil bagian dalam parade udara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi dua unit Rafale ikut terlibat dalam latihan atraksi udara.

Selain Rafale, publik juga akan menyaksikan F-16, Sukhoi, dan pesawat angkut Airbus A400M yang turut melintas di langit Istana. Tim Aerobatik Jupiter TNI AU dengan pesawat KT-1B Woong Bee dikabarkan bakal tampil kembali seperti tahun lalu. Dynamic Pegasus, tim akrobatik helikopter TNI AU, juga direncanakan unjuk kemampuan terbang dalam rangkaian acara nanti.

Gladi Kotor Sudah Dimulai Sejak Pagi

Persiapan tahun ini sudah memasuki tahap gladi kotor di halaman Istana Merdeka. Latihan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan melibatkan pasukan upacara, Paskibraka, hingga demonstrasi udara. Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa proses evaluasi berjalan langsung di lapangan, terutama menyangkut koordinat manuver pesawat dan helikopter.

Ketepatan posisi atraksi menjadi perhatian khusus, sebab pesawat dan helikopter harus melintas tepat di hadapan podium utama. Di podium itulah Presiden Prabowo Subianto beserta tamu negara akan menyaksikan jalannya upacara. Prasetyo mengakui ada momen menegangkan selama latihan, terutama saat tiga helikopter melakukan manuver dalam formasi berdekatan.

Bukan Cuma soal Atraksi, Tapi Juga Penghormatan bagi Personel

Bagi Prasetyo, demonstrasi udara ini bukan sekadar pertunjukan visual semata. Ia melihatnya sebagai bentuk apresiasi bagi para pilot dan penerbang TNI yang mempertaruhkan keselamatan demi menjalankan tugas. Menurutnya, kesiapan personel dan alutsista tahun ini menunjukkan bahwa Indonesia tak kalah dari segi sumber daya manusia maupun peralatan.

Selain persiapan alutsista, panitia turut menyiapkan formasi khusus Paskibraka dan penambahan kapasitas tamu undangan. Total ada 3.400 undangan tambahan bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung momen bersejarah ini. Rangkaian latihan terus dimatangkan menjelang puncak perayaan pada 17 Agustus mendatang, dengan harapan seluruh manuver berjalan lancar dan aman di hadapan ribuan pasang mata yang hadir maupun menyaksikan dari layar televisi.