Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Muhamad Haniv Ditahan KPK, Anaknya Diperiksa soal Gratifikasi Rp20,7 M

Muhamad Haniv Ditahan KPK, Anaknya Diperiksa soal Gratifikasi Rp20,7 M

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. KPK memanggil Feby Paramita, anak eks pejabat pajak Muhamad Haniv, sebagai saksi pada Senin (28/9/2026). Penyidik memeriksanya di Gedung Merah Putih, Jakarta. Namun, juru bicara KPK Budi Prasetyo belum merinci materi pemeriksaan. Sementara itu, sejumlah media mengeja nama tersangka dengan “Muhammad” atau “Mohamad”.

Siapa Muhamad Haniv?

Haniv memimpin Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus pada 2015-2018. Sebelumnya, ia memimpin Kanwil DJP Banten pada 2011-2015. Kemudian, pada 25 Februari 2025, KPK menetapkan Haniv sebagai tersangka.

Penahanan Muhamad Haniv

Penyidik menahan Haniv pada 19 Agustus 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama. Setelah masa itu berakhir pada 7 September, KPK memperpanjang penahanan 40 hari mulai 8 September 2026. Meski begitu, Haniv masih berstatus tersangka. Pengadilan yang akan menentukan bersalah atau tidaknya.

Dugaan Aliran Uang

Menurut KPK, Haniv menerima gratifikasi sekurang-kurangnya Rp20,7 miliar. Penyidik membaginya dalam tiga kelompok.

Pertama, sponsor fashion show anak. Pada 2016, Haniv mengirim email kepada bawahannya dan meminta mereka mencari sponsor untuk fashion show milik anaknya. Setelah itu, sejumlah wajib pajak mentransfer uang langsung ke rekening sang anak. Totalnya sekitar Rp700 juta, yakni Rp400 juta dari wajib pajak Jakarta dan Rp300 juta dari luar Jakarta. Sebelumnya, pada 2025, KPK sempat menyebut angka Rp804 juta.

Kedua, valas lewat perantara. KPK menduga Haniv menerima valuta asing dari sejumlah pihak pada periode 2014-2022 lewat perantara berinisial BSA. Kemudian, ia menaruh uang itu dalam deposito Rp10 miliar.

Ketiga, penukaran di money changer. Pada periode 2013-2018, Haniv menerima valas dari sejumlah pihak atau perusahaan. Lalu, ia menukarkannya ke beberapa money changer dengan nilai total Rp10 miliar.

Pasal yang KPK Terapkan

KPK menyangkakan Haniv melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Yang Ditunggu Publik

Ke depan, publik menanti materi pemeriksaan Feby dan pelimpahan berkas ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Di sisi lain, KPK masih menelusuri rangkaian penerimaan yang berkaitan dengan jabatan Haniv.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terikat Janji Episode 61: Sena Selamatkan Davina dari Preman dan Tantangan Duel Dipa

    Terikat Janji Episode 61: Sena Selamatkan Davina dari Preman dan Tantangan Duel Dipa

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Terikat Janji Episode 61 menyuguhkan aksi heroik yang mendebarkan bagi para penonton setia RCTI. Di dalam Terikat Janji Episode 61, ketegangan memuncak saat Sena berusaha menyelamatkan Davina dan Papa Novan dari pengeroyokan preman di pasar. Keberanian Sena di Terikat Janji Episode 61 muncul setelah Davina menelepon dan mengaku hampir dipukul oleh sekelompok pria jahat […]

  • Donald Trump Klaim Minyak Venezuela Biayai Perang AS

    Donald Trump Klaim Minyak Venezuela Biayai Perang AS

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Amerika Serikat memicu perdebatan geopolitik global yang sangat panas melalui pernyataan terbarunya mengenai strategi pendanaan militer negara. Pemimpin AS, Donald Trump, mengklaim bahwa Washington telah mengambil komoditas minyak mentah dalam jumlah masif dari Venezuela. Kebijakan kontroversial tersebut bertujuan utama untuk menutupi seluruh pengeluaran operasi militer mereka di Timur Tengah. Pengakuan publik ini langsung […]

  • Prediksi Piala AFF U-19: Duel Sengit Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini di Medan

    Prediksi Piala AFF U-19: Duel Sengit Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini di Medan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Ajang pembuktian talenta muda sepak bola Asia Tenggara kembali bergulir dengan menyajikan rivalitas yang sangat menarik untuk kita saksikan. Jadwal pertandingan malam nanti akan mempertemukan skuat Garuda Muda melawan tim tetangga dalam lanjutan babak penyisihan grup. Pertarungan bertajuk Indonesia vs Timor-Leste ini bakal berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.00 WIB. Kemenangan […]

  • PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar Nahdlatul Ulama Ke-35 Agustus 2026

    PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar Nahdlatul Ulama Ke-35 Agustus 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar penting bagi warga nahdliyin, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menetapkan waktu pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 pada tanggal 1 hingga 5 Agustus 2026 mendatang. Keputusan strategis ini menandai dimulainya langkah besar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut menuju forum tertinggi pengambilan keputusan. Sebelum perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama berlangsung, PBNU juga menjadwalkan agenda […]

  • Menakar Anggaran Piala Dunia Mexico Jelang Kick-off, Picu Gelombang Protes Guru

    Menakar Anggaran Piala Dunia Mexico Jelang Kick-off, Picu Gelombang Protes Guru

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Persiapan pesta sepak bola terbesar sejagat kini harus berhadapan dengan gejolak sosial yang membara di negara tuan rumah. Kebijakan pemerintah dalam menyusun porsi anggaran Piala Dunia Meksiko memicu gelombang resistensi yang sangat masif dari sektor pekerja domestik. Mereka menilai bahwa penetapan anggaran Piala Dunia Meksiko mencerminkan ketimpangan prioritas pembangunan nasional yang mencederai hak dasar […]

  • Sanksi Mahasiswa Teknik Unhas Terkait Demo Makan Bergizi: Faktanya?

    Sanksi Mahasiswa Teknik Unhas Terkait Demo Makan Bergizi: Faktanya?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar mengejutkan datang dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terkait isu sanksi mahasiswa. Sebanyak 28 mahasiswa Fakultas Teknik kabarnya menghadapi ancaman skorsing hingga dropout (DO). Ancaman ini konon muncul setelah mereka melancarkan protes terhadap program Makan Bergizi (MBG) dan pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di area kampus. Informasi ini menyebar luas melalui unggahan akun […]

expand_less