Bareskrim Periksa Asisten Pribadi Youtuber RA Terkait Pembelian Puluhan Tabung Gas Tawa

Kebaruan.com Berdasarkan data resmi dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, penyidik memeriksa seorang perempuan berinisial CD (29) yang berstatus sebagai asisten pribadi Youtuber RA pada Jumat (22/5). Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini berfokus pada kepemilikan, pembelian, dan pemakaian gas nitrous oxide (N2O) bermerek Whip Pink.

Penyidik menemukan fakta bahwa CD telah mengonsumsi zat tersebut secara berkala. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti tabung gas berukuran besar dari lokasi yang bersangkutan.

Data dan Statistik Pembelian Barang Bukti

Dalam proses interogasi, pihak berwajib mengungkap data statistik pembelian yang cukup mengejutkan terkait aktivitas ilegal ini:

  • Total Pembelian: CD mengaku telah membeli total 20 tabung Whip Pink dalam kurun waktu akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026.
  • Variasi Ukuran: Barang bukti yang beredar dan dibeli memiliki ukuran berat 640 gram dan 950 gram per tabung.
  • Pola Penggunaan: Tersangka mengaku tidak mengonsumsi gas tawa tersebut sendirian, melainkan memakainya bersama teman-teman dekat dan para pegawainya.

Modus Operandi Transaksi Digital

Studi kasus dari pemeriksaan ini menunjukkan betapa mudahnya akses peredaran zat kimia berbahaya melalui platform digital. CD membeberkan langkah-langkahnya saat memesan pasokan gas tersebut secara daring:

  • Pencarian Google: Pelaku memanfaatkan mesin pencari dengan memasukkan kata kunci komersial “Whip Cream“.
  • Pengalihan ke Admin: Sistem pencarian mengarahkan pelaku langsung menuju nomor WhatsApp Admin PT Suplaindo Sukses Sejahtera (PT SSS).
  • Metode Pembayaran & Pengiriman: Setelah mengisi format pesanan, pelaku mentransfer uang via mobile banking pribadi. Kurir kemudian mengantarkan barang langsung ke lokasi dalam waktu sekitar satu jam.

Sudut Pandang Praktis: Bahaya di Balik Industri Kreatif

Menurut saya, kasus yang menimpa Asisten Pribadi Youtuber RA ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku industri hiburan dan masyarakat umum. Penyalahgunaan gas sasis krim (whipped cream) sebagai gas tawa rekreasional mengandung risiko kesehatan yang fatal, mulai dari kerusakan saraf hingga gangguan pernapasan berat. Kecerobohan dalam lingkungan kerja figur publik tentu memberikan dampak buruk pada penilaian netizen dan kredibilitas manajemen artis itu sendiri.

Institusi Polri kini tengah mendalami jaringan distribusi PT SSS untuk melihat sejauh mana peredaran bebas zat kimia ini menyasar konsumen umum di kota-kota besar.

Kutipan Resmi Penyidikan:

Yang bersangkutan telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir tahun 2025 dan awal 2026. CD juga mengaku mengonsumsi gas tawa itu bersama teman-teman dan para pegawainya,” ujar Kombes Zulkarnain Harahap kepada wartawan.