Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Mengenal Malam Satu Suro: Sejarah, Makna, dan Pantangannya

Mengenal Malam Satu Suro: Sejarah, Makna, dan Pantangannya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Malam Satu Suro merupakan momen pergantian tahun baru dalam kalender Jawa yang jatuh tepat pada tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriah. Masyarakat Jawa memandang malam ini sebagai waktu yang sangat sakral, penuh misteri, sekaligus sarat akan nilai spiritual. Orang-orang biasanya menyambut pergantian tahun dengan melakukan introspeksi diri serta memperbanyak doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Suasana khusyuk sangat terasa di berbagai daerah, terutama di lingkungan keraton seperti Solo dan Yogyakarta.

Bagi masyarakat Jawa, Malam Satu Suro melambangkan kebersihan hati serta pembersihan jiwa dari segala perilaku buruk di masa lalu. Mereka percaya bahwa momen ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah. Banyak orang memilih untuk berdiam diri di rumah sembari merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir. Selain itu, beberapa tradisi unik kerap dilakukan sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang telah diberikan selama setahun penuh.

Sejarah dan Asal Usul Malam Satu Suro

Sejarah Malam Satu Suro tidak lepas dari peran Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Mataram Islam yang sangat besar pengaruhnya. Beliau menggabungkan kalender Hijriah dengan kalender Saka Jawa pada tahun 1633 Masehi. Penggabungan ini bertujuan untuk menyatukan masyarakat dalam semangat persatuan di tengah perbedaan sistem penanggalan yang ada saat itu. Sejak saat itulah, tanggal 1 Muharram juga ditetapkan sebagai tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menganggap malam ini sebagai waktu yang penuh berkah sekaligus kekuatan magis. Berbagai ritual pun lahir untuk menjaga keseimbangan alam dan spiritual manusia dengan lingkungannya. Tradisi ini terus dijaga turun-temurun oleh generasi penerus sebagai identitas budaya yang sangat unik di Nusantara.

Larangan dan Tradisi Unik

Ada beberapa larangan yang dipercaya masyarakat perlu dihindari selama Malam Satu Suro agar tidak mendatangkan kesialan. Salah satu pantangan yang paling umum adalah larangan bepergian jauh atau keluar rumah tanpa tujuan yang jelas. Masyarakat lebih menganjurkan kegiatan tirakatan di rumah atau berkumpul bersama keluarga dengan suasana tenang. Selain itu, mereka dilarang keras mengadakan pesta pernikahan atau perayaan besar yang bersifat hura-hura.

Kegiatan bersifat perayaan dianggap kurang pantas dilakukan karena malam ini merupakan waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Banyak orang juga menghindari perilaku berkata kasar atau melakukan tindakan tercela selama malam yang penuh berkah ini. Tradisi tapa bisu atau membisu menjadi salah satu ritual paling populer yang dilakukan masyarakat di beberapa daerah. Pelaku ritual ini berjalan mengelilingi benteng keraton tanpa mengucapkan sepatah kata pun sebagai wujud keprihatinan.

Menjalankan tradisi Malam Satu Suro bisa menjadi cara yang sangat baik untuk menghargai kekayaan budaya leluhur kita sendiri. Meskipun zaman terus berubah dengan segala modernitasnya, nilai-nilai spiritual dalam tradisi ini tetap relevan bagi kehidupan manusia. Mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami esensi dari peringatan Malam Satu Suro yang penuh dengan makna filosofis tersebut.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Korea Selatan Kecam Netanyahu Usai Penahanan Dua Warganya

    Presiden Korea Selatan Kecam Netanyahu Usai Penahanan Dua Warganya

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sikap politik luar negeri kawasan Asia Timur kini mengalami eskalasi yang sangat signifikan terkait konflik Timur Tengah. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan bahwa pemerintahannya perlu mempertimbangkan langkah hukum untuk ikut menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Pernyataan sikap yang sangat berani ini mengemuka pasca militer Israel menahan dua warga negara Korsel saat […]

  • Hasil Semifinal Liga Champions Atlético Madrid vs Arsenal Drama Penalti Berakhir Imbang 1-1

    Hasil Semifinal Liga Champions Atlético Madrid vs Arsenal Drama Penalti Berakhir Imbang 1-1

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Laga Atlético Madrid vs Arsenal bermula dengan dominasi tim tamu yang tampil lebih menekan. Arsenal berkali-kali menebar ancaman lewat kolaborasi Noni Madueke dan Piero Hincapié, meski pertahanan tuan rumah masih sanggup meredam serangan tersebut. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum saat Viktor Gyökeres dijatuhkan oleh Dávid Hancko di kotak terlarang. Wasit Danny Makkelie langsung menunjuk titik putih. […]

  • Krisis Etika di FH UI: Menguak Sisi Gelap “Grup Chat” Mahasiswa dan Komitmen Kampus Terhadap Ruang Aman

    Krisis Etika di FH UI: Menguak Sisi Gelap “Grup Chat” Mahasiswa dan Komitmen Kampus Terhadap Ruang Aman

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Keburuan.com Dunia pendidikan tinggi di Indonesia kembali diguncang isu sensitif. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sebanyak 16 mahasiswa diduga terlibat dalam praktik pelecehan seksual verbal melalui grup percakapan media sosial, sebuah kasus yang mencuat setelah jejak digital mereka tersebar luas di platform X (dahulu Twitter). Kronologi: Berawal dari […]

  • Demo 27 Agustus: Kenapa Ada yang Ajak Turun, Ada yang Justru Melarang?

    Demo 27 Agustus: Kenapa Ada yang Ajak Turun, Ada yang Justru Melarang?

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Scroll media sosial belakangan ini, kamu pasti nemu dua narasi yang bertabrakan soal demo 27 Agustus. Satu sisi ada yang semangat mengajak “ayo turun bareng-bareng”, sisi lain justru bilang “mending nggak usah ikut”. Bikin bingung? Wajar. Mari kita telusuri akar perbedaan ini satu per satu. Pemahaman soal dua kubu ini penting biar kamu nggak […]

  • Hasil Persik Kediri vs Borneo FC: Pesut Etam Menang Tipis dan Rebut Puncak Klasemen

    Hasil Persik Kediri vs Borneo FC: Pesut Etam Menang Tipis dan Rebut Puncak Klasemen

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dalam duel Persik Kediri vs Borneo FC kali ini, tuan rumah langsung tampil menekan sejak peluit pertama berbunyi. Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, memuji anak asuhnya yang bermain sangat disiplin di semua aspek dan terlihat jauh lebih kuat secara fisik maupun taktik. Senada dengan pelatihnya, Bayu Otto menyebutkan bahwa para pemain telah menjalankan rencana […]

  • Durasi Ideal Bermain Gadget Agar Mata Tetap Sehat

    Durasi Ideal Bermain Gadget Agar Mata Tetap Sehat

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mengatur durasi bermain gadget yang tepat sangat krusial demi menjaga kesehatan mata dan keseimbangan hidup. Banyak orang dewasa sering menghabiskan waktu berlebihan di depan layar ponsel atau laptop tanpa menyadari dampaknya. Paparan cahaya biru secara terus-menerus memicu kelelahan visual serta gangguan tidur pada malam hari. Oleh karena itu, Anda perlu memahami batasan waktu yang […]

expand_less