Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Mereka tidak hanya berteriak di luar gerbang. Mereka masuk. Jumat sore, 19 Juni 2026, puluhan perwakilan mahasiswa dari empat kelompok yang sejak siang berunjuk rasa di depan gerbang utama DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, akhirnya memasuki kompleks parlemen. Sekitar pukul 17.54 WIB, mereka mulai masuk melalui pintu kecil di samping gerbang utama — bertahap dalam tiga gelombang.

Tujuannya satu: bertemu langsung dengan pimpinan DPR dan menyampaikan tuntutan yang selama ini hanya terdengar dari balik pagar besi.

Tolak Naik Mobil Pamdal — “Kayak Tahanan”

Sesampainya di halaman utama Gedung DPR RI, para mahasiswa mendapat tawaran dari petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) untuk naik kendaraan menuju lokasi pertemuan. Alasannya masuk akal — gedung tujuan cukup jauh dari gerbang utama.

Tapi mahasiswa kompak menolak.

“Enggak usah aja ya Pak. Kayak tahanan,” ucap salah satu perwakilan dari Universitas Trisakti.

Kalimat itu singkat tapi mengena. Mereka memilih berjalan kaki bersama-sama menuju Gedung Nusantara — yang lebih dikenal publik sebagai Gedung Kura-kura DPR RI. Sebuah gestur kecil yang bicara banyak soal prinsip: mereka datang sebagai warga negara yang menyuarakan hak, bukan sebagai tamu yang perlu diatur pergerakannya.

Siapa Saja yang Hadir?

Perwakilan mahasiswa yang masuk ke kompleks parlemen berasal dari empat kelompok:

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul. Keempat kelompok ini sudah sejak siang menggelar aksi demonstrasi di luar gerbang DPR — dan sore hari, suara mereka akhirnya mendapat ruang untuk terdengar langsung oleh pimpinan parlemen.

Tritura Kembali — Tiga Tuntutan Trisakti

Mahasiswa Universitas Trisakti datang dengan konsep yang sarat sejarah: Tritura Kembali atau Tiga Tuntutan Rakyat. Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Trisakti, Arief, menyampaikan tiga tuntutan utama yang mereka bawa:

  • Pertama, memulihkan kondisi ekonomi dan politik nasional yang mereka nilai mulai mengkhawatirkan.
  • Kedua, memberantas inkompetensi pejabat publik yang dinilai merugikan masyarakat luas.
  • Ketiga, mengembalikan supremasi sipil yang mereka anggap mulai terkikis.

Nama “Tritura” sendiri bukan pilihan acak. Ini adalah penghormatan langsung pada sejarah perjuangan mahasiswa 1966 — sebuah sinyal bahwa generasi muda hari ini sadar betul di mana mereka berdiri dalam garis panjang sejarah demokrasi Indonesia.

Empat Tuntutan Esa Unggul — Dari Audit MBG hingga Check and Balance

Presiden Mahasiswa Universitas Esa Unggul, David Sondakh, membawa empat tuntutan yang lebih spesifik dan teknis. Tuntutan pertama soal supremasi sipil. David dan kawan-kawannya menilai ruang sipil makin sempit karena unsur militerisme terus merangsek masuk ke berbagai sektor kehidupan publik.

Tuntutan kedua adalah audit menyeluruh terhadap program-program yang menggunakan anggaran negara dalam skala besar — termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Program Koperasi Desa Merah Putih. Mahasiswa ingin tahu apakah uang rakyat itu benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

Tuntutan ketiga menyoroti komunikasi publik pemerintah yang dinilai kerap memicu polemik dan kebingungan di masyarakat. Mereka minta pemerintah berbenah dalam cara menyampaikan kebijakan — bukan hanya soal isi kebijakan, tapi juga soal bagaimana kebijakan itu dikomunikasikan.

Tuntutan keempat — dan yang paling fundamental — adalah meminta DPR menjalankan fungsi check and balance secara lebih serius. David menekankan bahwa berbagai dugaan persoalan dalam program pemerintah justru membuktikan betapa pentingnya pengawasan legislatif yang tajam dan tidak tebang pilih.

“Berbagai dugaan persoalan dalam sejumlah program pemerintah menunjukkan pentingnya penguatan fungsi kontrol dan pengawasan oleh lembaga legislatif,” kata David.

Mengapa Momen Ini Penting?

Demo mahasiswa di depan DPR bukan hal baru. Tapi ada yang berbeda hari ini. Pimpinan DPR memilih membuka pintu dan menerima perwakilan mahasiswa secara langsung — bukan hanya melempar janji dari balik pagar. Itu langkah yang patut dicatat, meski tentu saja yang jauh lebih penting adalah apa yang terjadi setelah pertemuan ini.

Apakah tuntutan mahasiswa benar-benar didengar? Apakah ada respons konkret dari DPR terhadap desakan audit MBG, pembenahan komunikasi publik, dan penguatan fungsi pengawasan? Itulah pertanyaan yang publik perlu kawal jawabannya — bukan hanya hari ini, tapi dalam minggu-minggu ke depan.

Mahasiswa sudah berjalan kaki masuk ke Gedung Kura-kura. Bola kini ada di tangan parlemen.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melakukan Kretek pada Tulang Badan, Amankah untuk Kesehatan Sendi?

    Melakukan Kretek pada Tulang Badan, Amankah untuk Kesehatan Sendi?

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Nuafal
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kebaruan. Melakukan kretek pada tulang badan jadi kebiasaan yang hampir semua orang pernah coba. Jari tangan, leher, atau punggung sering jadi sasaran utama. Bunyi “krek” yang muncul memang terasa melegakan. Tapi di balik sensasi itu, ada pertanyaan besar yang sering muncul: apakah kebiasaan ini aman untuk tubuh? Dunia medis punya jawaban yang cukup jelas soal […]

  • Katalog Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026: Belanja Hemat Kebutuhan Dapur dan Susu

    Katalog Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026: Belanja Hemat Kebutuhan Dapur dan Susu

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Menjelang akhir pekan, Promo Indomaret hari ini selalu menjadi incaran utama bagi keluarga yang ingin menghemat pengeluaran bulanan. Berdasarkan katalog resmi periode 30 April hingga 6 Mei 2026, jaringan minimarket ini kembali memberikan potongan harga menarik untuk berbagai kategori, mulai dari kebutuhan dapur, camilan, hingga perlengkapan si kecil. Memanfaatkan Promo Indomaret hari ini tentu […]

  • Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Satu Grup dengan Malaysia dan India

    Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Satu Grup dengan Malaysia dan India

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kebaruan.com FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026. Indonesia berstatus tuan rumah untuk seluruh pertandingan Premier Division, divisi teratas turnamen ini. Format Baru, Dua Divisi, Peserta Lebih Beragam Turnamen ini membagi 14 negara peserta ke dalam dua kasta kompetisi. Premier Division berisi delapan tim terbaik di kawasan. Enam negara […]

  • Gunung Agung Bali: Panduan Lengkap Pendakian, Rute, Budget, dan Rekomendasi Penginapan Terbaik 2026

    Gunung Agung Bali: Panduan Lengkap Pendakian, Rute, Budget, dan Rekomendasi Penginapan Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Agung bukan sekadar gunung tertinggi di Bali. Bagi masyarakat Bali, gunung ini adalah pusat spiritual — tempat para dewa bersemayam, tempat arah rumah dan pura ditentukan, dan tempat yang membentuk identitas budaya Pulau Dewata selama berabad-abad. Berdiri setinggi 3.031 meter di atas permukaan laut, Gunung Agung menawarkan pengalaman pendakian yang tidak bisa kamu […]

  • Kenapa Tidak Boleh Menyalakan Data di Pesawat? Simak Penjelasannya

    Kenapa Tidak Boleh Menyalakan Data di Pesawat? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak penumpang sering bertanya, kenapa tidak boleh menyalakan data di pesawat saat dalam perjalanan? Aturan ini bukan sekadar larangan tanpa alasan. Maskapai menerapkan protokol ketat demi memastikan keamanan seluruh penumpang selama penerbangan berlangsung. Saat perangkat seluler aktif dengan data seluler, ponsel akan terus mencari sinyal dari menara pemancar terdekat di daratan. Proses pencarian ini […]

  • Dicekal Imigrasi, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Berstatus Tersangka

    Dicekal Imigrasi, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Berstatus Tersangka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) resmi menerapkan pencegahan ke luar negeri bagi mantan Jampidsus berinisial FA. Pihak berwenang mengambil keputusan ini setelah FA ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kebijakan serupa juga berlaku bagi tersangka lain berinisial DR atau Don Ritto […]

expand_less