Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Selat Hormuz Mulai Ramai, 20 Kapal Tanker Melintas Setelah AS dan Iran Capai Kesepakatan

Selat Hormuz Mulai Ramai, 20 Kapal Tanker Melintas Setelah AS dan Iran Capai Kesepakatan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kabar dari Selat Hormuz mulai terasa berbeda. Kamis, 18 Juni 2026, sedikitnya 20 kapal tanker minyak melintas di jalur perairan strategis itu — angka tertinggi sejak 2 Juni 2026. Data ini berasal dari Kpler, perusahaan intelijen perdagangan komoditas global yang rutin memantau arus pelayaran internasional.

Pemulihan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran mulai menjalankan kesepakatan bersama: membuka kembali Selat Hormuz bagi kapal-kapal komersial yang sempat terhenti akibat konflik.

Angka Masih Jauh dari Normal, Tapi Tren Positif Mulai Terbentuk

Dua puluh kapal tanker memang terdengar signifikan. Namun sebelum konflik pecah, lebih dari 100 kapal — termasuk puluhan tanker — melintasi selat ini setiap harinya. Jadi pemulihan masih panjang. Secara keseluruhan, 25 kapal melintas pada Kamis itu. Selain tanker minyak, ada pula kapal kargo, kapal kontainer, dan berbagai jenis armada lainnya.

Matt Smith, Direktur Riset Komoditas Kpler, menggambarkan situasinya cukup seimbang. “Lalu lintas secara umum seimbang, dengan 13 pelayaran bergerak dari barat ke timur dan 12 pelayaran dari timur ke barat,” kata Smith.

Iran Beri Kebebasan Transit 60 Hari, AS Cabut Blokade

Di balik pemulihan ini ada dua langkah konkret dari kedua pihak. Angkatan Laut AS resmi mengakhiri blokade terhadap Iran. Sementara Teheran memberi kelonggaran: kapal-kapal boleh melintas tanpa biaya transit selama 60 hari.

Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan Iran mematuhi komitmen yang sudah disepakati. “Sejauh ini mereka menjalankan bagian komitmennya,” ujar Vance kepada wartawan.

Pernyataan itu memberi sinyal positif bagi pasar energi global yang selama ini khawatir dengan instabilitas di kawasan Teluk Persia.

Kapal Tanker Raksasa VLCC Kembali Bergerak

Salah satu indikator paling menarik datang dari pergerakan kapal tanker kelas Very Large Crude Carrier atau VLCC. Kpler mencatat tiga VLCC milik Arab Saudi dan satu dari Uni Emirat Arab sudah melintas pada Kamis.

VLCC bukan kapal sembarangan. Satu kapal jenis ini mampu mengangkut hingga 2 juta barel minyak mentah dalam satu perjalanan. Kembalinya armada ini ke jalur Hormuz menjadi tanda nyata bahwa perdagangan energi kawasan Teluk mulai berputar lagi.

Tak hanya itu, kapal tanker raksasa Iran juga mulai mengaktifkan kembali transponder mereka. Selama perang berlangsung, perangkat pelacak ini sengaja dimatikan. Pada Jumat, 19 Juni 2026, lima VLCC Iran yang membawa muatan minyak terpantau meninggalkan kawasan tersebut.

Para analis Kpler menyebut ini sebagai pertanda pemulihan bertahap. “Arus kapal dua arah menunjukkan perdagangan minyak mentah Iran secara bertahap kembali ke pola operasi yang lebih normal,” tulis mereka dalam catatan kepada klien.

Tata Kelola Selat Hormuz Jadi Pertanyaan Besar

Di balik pemulihan ini, ada isu yang belum selesai: siapa yang berwenang mengatur Selat Hormuz ke depan?

Data Kpler menunjukkan 18 dari 25 kapal yang melintas pada Kamis menggunakan jalur pelayaran versi Iran. Hanya satu kapal yang memakai jalur resmi dari Organisasi Maritim Internasional (IMO). Rute enam kapal lainnya tidak dapat dipastikan.

Berdasarkan kesepakatan AS-Iran, setelah masa bebas biaya 60 hari berakhir, Iran akan menggelar pembicaraan dengan Oman dan negara-negara Teluk soal mekanisme pengelolaan selat. Artinya, kemungkinan biaya transit bagi kapal yang melintas bisa kembali berlaku — dan itu berpotensi menggerakkan harga minyak dunia.

Mengapa Selat Hormuz Begitu Penting?

Selat Hormuz adalah urat nadi ekspor minyak dari kawasan Teluk. Hampir seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur sepanjang 33 kilometer ini setiap harinya.

Setiap gangguan di sini — entah blokade, konflik, atau perubahan aturan — langsung berdampak pada harga energi global. Itulah mengapa pasar minyak dunia selalu bereaksi cepat terhadap perkembangan apapun di Selat Hormuz.

Kini, dengan tanda-tanda pemulihan yang mulai terlihat, dunia menunggu apakah jalur vital ini benar-benar bisa kembali beroperasi penuh — atau justru ada babak baru ketegangan yang menanti.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustiar sabran candaan karhutla

    Agustiar Sabran Dikritik DPR Usai Bercanda soal Karhutla

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, ikut mengkritik Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Pemicunya candaan soal karhutla yang viral di media sosial. Irawan mengingatkan kepala daerah agar menunjukkan empati kepada warga yang terdampak. Ia menyampaikannya kepada wartawan pada Rabu (14/10/2026). Apa yang dikatakan Agustiar Sabran? Video itu beredar luas di media […]

  • 10 Masjid Termegah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali

    10 Masjid Termegah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia punya banyak masjid dengan arsitektur yang bikin siapa pun berhenti sejenak untuk mengagumi. Sebagian dibangun ratusan tahun lalu pada masa kesultanan, sebagian lagi baru berdiri satu dekade terakhir dengan desain modern. Berikut sepuluh masjid termegah di Indonesia yang layak masuk daftar kunjungan, baik untuk beribadah […]

  • Rupiah Indonesia Hari Ini: Update Nilai Tukar, Analisis & Dampaknya

    Rupiah Indonesia Hari Ini: Update Nilai Tukar, Analisis & Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai tukar rupiah selalu menjadi perhatian, baik bagi pelaku bisnis, investor, maupun masyarakat umum. Hari ini, rupiah menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis terhadap dolar AS, dipengaruhi oleh faktor global dan domestik. Dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan rupiah cenderung lebih stabil dibandingkan masa krisis sebelumnya. Namun, stabil bukan berarti tanpa tekanan. Fluktuasi tetap terjadi, terutama […]

  • Live Streaming RCTI Layar Drama

    Sinopsis Terikat Janji 18 Mei 2026: Sena Tertembak di Dada, Firasat Buruk Davina Jadi Kenyataan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Panggung hiburan tanah air kembali menyaksikan fenomena luar biasa melalui tayangan drama elektronik yang sedang mendominasi perhatian publik saat ini. Sinetron Terikat Janji episode 44 garapan MNC Pictures sukses memikat hati jutaan pemirsa dari berbagai kalangan usia berkat kekuatan narasi yang sangat emosional. Lonjakan popularitas serial ini tidak lepas dari momentum kembalinya aktor papan […]

  • Kanker Usus: Penyebab, Penanganan Medis, dan Dukungan Gaya Hidup Sehat

    Kanker Usus: Penyebab, Penanganan Medis, dan Dukungan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kanker usus atau kanker kolorektal berkembang dari sel-sel abnormal di dinding usus besar maupun rektum. Penyakit ini kerap tidak menimbulkan gejala jelas pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Memahami penyebab dan pilihan penanganannya menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin menjaga kesehatan pencernaan jangka panjang. Apa yang […]

  • Said Iqbal Kecewa Sulit Temui Menkeu Purbaya Bahas Pajak JHT

    Said Iqbal Kecewa Sulit Temui Menkeu Purbaya Bahas Pajak JHT

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan rasa kecewanya. Ia merasa kesulitan saat mencoba menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini penting untuk membahas kebijakan pajak dalam pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) bagi para pekerja. Sayangnya, permintaan audiensi tersebut belum mendapatkan respons memadai hingga saat ini. Upaya […]

expand_less