DPR Temui Demonstran Mahasiswa, Janjikan Hemat MBG Rp 70 Triliun hingga Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

Kebaruan.com Jumat malam, 19 Juni 2026, suasana di depan Gedung DPR RI memanas. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan tata kelola ekonomi nasional. Merespons situasi itu, pimpinan DPR turun langsung menemui para demonstran.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa memimpin pertemuan. Turut hadir Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III Rano Alfath, serta Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam.

Audiensi Tertutup, Lalu Konferensi Pers Bersama

Sebelum berbicara di hadapan massa, pimpinan DPR lebih dulu menggelar rapat tertutup bersama perwakilan mahasiswa di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen. Mahasiswa yang hadir berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO, Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, dan sejumlah kampus lain.

Usai audiensi, kedua pihak menggelar konferensi pers bersama. Dasco dan Saan kemudian melangkah keluar gedung, naik ke atas mobil komando, dan berbicara langsung kepada para demonstran.

Sufmi Dasco menegaskan komitmen DPR. “Pada intinya mereka menyampaikan aspirasi untuk diteruskan kepada pihak pemerintah, menyampaikan aspirasi kepada DPR dalam hal tugas pengawasan DPR,” kata Dasco.

Anggaran MBG 2027 Berpotensi Hemat Rp 70 Triliun

Satu pernyataan dari Saan Mustopa langsung menarik perhatian: anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 berpotensi lebih efisien hingga Rp 70 triliun dibanding tahun sebelumnya. Klaim ini muncul setelah Dasco menghubungi langsung Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryanti Deyang, saat audiensi masih berlangsung.

“Tadi Pak Dasco komunikasi langsung dengan Kepala BGN, Bu Nanik, dan dalam sisa waktu itu ada penghematan terkait dengan tata kelola MBG ini sekitar 70 triliunan,” jelas Saan.

Penghematan ini terjadi setelah pimpinan baru BGN mengevaluasi seluruh pos anggaran dan memangkas program-program yang tidak efisien. Bagi mahasiswa yang hadir, angka Rp 70 triliun tentu bukan hal kecil — itu dana publik yang semestinya tepat sasaran.

Kelangkaan BBM Subsidi Juga Masuk Tuntutan

Selain soal MBG, para demonstran juga menyuarakan keresahan soal kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah daerah. Dasco langsung menghubungi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia — dan mahasiswa mendengar langsung percakapan itu.

“Menteri ESDM berjanji akan memenuhi kebutuhan BBM subsidi yang langka hasil temuan dari rekan-rekan mahasiswa itu dalam waktu yang singkat ini,” ujar Saan.

Langkah transparan seperti ini memberi kesan bahwa DPR serius merespons, bukan sekadar meredam situasi. Apakah janji itu terealisasi? Itu yang akan diuji dalam waktu dekat.

16 Mahasiswa Trisakti Dijanjikan Bebas dari Status Tersangka

Ini mungkin janji paling dinantikan malam itu. Pimpinan DPR berkomitmen mengupayakan pencabutan status tersangka dari 16 mahasiswa Universitas Trisakti. Mereka menyandang status itu akibat aksi demonstrasi di Balai Kota pada Mei 2025.

“Posisinya masih tersangka tapi belum diproses,” kata Saan.

Ia melanjutkan bahwa komunikasi sudah berjalan dan ada kepastian waktu. “Insyaallah mahasiswa Trisakti yang 16 itu status tersangkanya akan dicabut dalam satu minggu ke depan,” tegasnya.

Janji ini menjadi salah satu poin paling konkret dari seluruh pertemuan malam itu. Bagi keluarga dan kampus Trisakti, satu minggu ke depan menjadi waktu yang sangat menentukan.

DPR di Bawah Tekanan: Antara Janji dan Pembuktian

Pertemuan ini menghasilkan setidaknya tiga komitmen besar: efisiensi anggaran MBG, penyelesaian kelangkaan BBM subsidi, dan pembebasan status tersangka mahasiswa Trisakti.

Tapi mahasiswa tidak datang untuk sekadar mendengar janji. Mereka ingin perubahan nyata. Dan kini bola ada di tangan DPR — seberapa cepat dan seberapa serius mereka menindaklanjuti semua yang sudah diucapkan di depan kamera.

Aksi malam itu mungkin sudah berakhir. Tapi pengawasan publik baru saja dimulai.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi