Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Guncang Pakistan Hari Ini, Episentrum 103 Km dari Dera Ghazi Khan

Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Guncang Pakistan Hari Ini, Episentrum 103 Km dari Dera Ghazi Khan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kabar duka datang dari Pakistan. Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah tengah negara itu pada pukul 10.06 waktu setempat. Pusat gempa berlokasi sekitar 103 kilometer dari Dera Ghazi Khan — sebuah kota besar di provinsi Punjab, Pakistan. Wilayah terdampak mencakup area yang cukup luas mengingat kekuatan getaran yang tidak kecil.

Berdasarkan peta sebaran gempa, zona episentrum berada di kawasan pegunungan antara Quetta dan Multan — dua kota penting di Pakistan yang mengelilingi area terdampak dari barat dan timur.

Lokasi Episentrum dan Wilayah Sekitar yang Terdampak

Titik gempa berada di kawasan yang secara geologis memang sangat aktif. Pakistan bagian tengah dan barat laut merupakan zona pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan Indo-Australia — kombinasi yang menjadikan kawasan ini salah satu yang paling rawan gempa di Asia Selatan.

Beberapa kota dan wilayah yang berada dalam radius terdampak getaran:

  • Dera Ghazi Khan — kota terdekat, berjarak 103 km dari episentrum
  • Multan — kota besar di Punjab bagian selatan
  • Quetta — ibu kota Provinsi Balochistan
  • Bahawalpur — kota di selatan Punjab
  • Lahore — ibu kota Punjab, lebih jauh ke timur

Getaran gempa dengan magnitudo di atas 5,0 umumnya terasa hingga radius ratusan kilometer dari pusat gempa — terutama di bangunan bertingkat atau area dengan struktur tanah yang lunak.

Magnitudo 5,4 — Seberapa Berbahaya?

Banyak orang bertanya soal skala kekuatan gempa dan apa artinya dalam kehidupan nyata.

Gempa magnitudo 5,4 masuk dalam kategori gempa sedang menurut skala USGS (United States Geological Survey). Pada skala ini:

  • Getaran terasa jelas di dalam dan luar bangunan
  • Benda-benda ringan di dalam rumah bisa berjatuhan
  • Bangunan dengan konstruksi lemah berpotensi mengalami kerusakan ringan hingga sedang
  • Potensi korban jiwa ada — terutama di area padat penduduk dengan bangunan tidak tahan gempa

Di kawasan Pakistan bagian tengah yang memiliki banyak bangunan tua dan konstruksi sederhana, gempa dengan kekuatan ini bisa menimbulkan dampak yang lebih serius dibanding di negara dengan standar bangunan tahan gempa yang lebih ketat.

Mengapa Pakistan Sering Dilanda Gempa?

Pakistan bukan negara yang asing dengan bencana gempa bumi. Sejarah mencatat beberapa gempa dahsyat yang pernah mengguncang negara ini.

Gempa Kashmir 2005 dengan magnitudo 7,6 menewaskan lebih dari 73.000 jiwa — salah satu bencana gempa paling mematikan dalam sejarah Asia Selatan modern.

Kemudian gempa Balochistan 2013 berkekuatan magnitudo 7,7 yang menewaskan ratusan orang dan menghancurkan ribuan rumah.

Penyebab utamanya adalah posisi geografis Pakistan yang berada tepat di zona tumbukan lempeng tektonik besar. Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke arah utara dan menghantam lempeng Eurasia — proses geologis yang juga melahirkan Pegunungan Himalaya jutaan tahun lalu, dan masih terus aktif hingga hari ini.

Respons Awal dan Pemantauan Situasi

Gempa magnitudo 5,4 ini cukup kuat untuk memicu respons siaga dari otoritas setempat.

Badan meteorologi dan geofisika Pakistan — Pakistan Meteorological Department (PMD) — biasanya langsung mengeluarkan data awal dalam hitungan menit setelah gempa terjadi. Tim pemantau juga aktif memeriksa kemungkinan adanya gempa susulan yang sering mengikuti gempa utama dalam skala ini.

Masyarakat di wilayah terdampak umumnya langsung berhamburan keluar bangunan saat getaran terasa — respons naluriah yang justru menyelamatkan nyawa dari potensi reruntuhan.

Yang Harus Dilakukan Saat Gempa Terjadi

Meski artikel ini membahas gempa di Pakistan, informasi ini relevan untuk siapa saja — termasuk pembaca di Indonesia yang juga tinggal di kawasan rawan gempa.

Saat gempa berlangsung:

  • Berlindung di bawah meja kokoh atau di sudut dinding struktural
  • Jauhi jendela, kaca, dan benda yang bisa jatuh
  • Jangan panik dan jangan langsung lari keluar jika masih ada getaran

Setelah gempa berhenti:

  • Periksa kondisi bangunan sebelum masuk kembali
  • Waspadai gempa susulan yang bisa datang tanpa peringatan
  • Dengarkan informasi resmi dari otoritas setempat

Di luar bangunan saat gempa:

  • Jauhi tiang listrik, pohon besar, dan bangunan tinggi
  • Hindari jembatan dan terowongan
  • Cari area terbuka yang jauh dari struktur bangunan

Pantau Terus Perkembangan Situasi

Informasi korban dan kerusakan akibat gempa Pakistan magnitudo 5,4 ini masih terus berkembang.

Data awal biasanya belum mencerminkan gambaran lengkap — terutama kalau episentrum berada di kawasan terpencil yang sulit dijangkau tim respons darurat dengan cepat.

Situasi di lapangan akan terus diperbarui seiring masuknya laporan dari wilayah terdampak. Ikuti terus perkembangan informasi dari sumber resmi dan media terpercaya untuk mendapat gambaran yang akurat.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Kata-Kata Kemerdekaan RI ke-81 untuk Kobarkan Semangat Persatuan

    20 Kata-Kata Kemerdekaan RI ke-81 untuk Kobarkan Semangat Persatuan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh Indonesia larut dalam suasana penuh haru dan bangga. Bendera merah putih berkibar di setiap sudut jalan, lomba-lomba khas kemerdekaan digelar dengan meriah, dan masyarakat ramai-ramai membagikan ucapan penuh semangat di media sosial. Tahun ini, bangsa kita genap merayakan usia ke-81 sejak proklamasi dikumandangkan oleh Soekarno-Hatta pada 1945. Momen ini […]

  • Kejanggalan Harga Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Kenapa Audit Jadi Mendesak?

    Kejanggalan Harga Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Kenapa Audit Jadi Mendesak?

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Angka Rp1,8 triliun untuk 1,8 juta unit kipas angin Kopdes sontak memicu kecurigaan publik. Selisihnya dengan harga pasar terlalu jauh untuk diabaikan begitu saja. Karena itu, kejanggalan ini menuntut jawaban jelas, bukan sekadar bantahan lisan dari pejabat terkait. Selisih Harga yang Tidak Masuk Akal Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, sudah menghitung sendiri perbandingannya. […]

  • Kericuhan Warnai Demo DPRD Sulut: Aspirasi Mahasiswa Berakhir dengan Gas Air Mata

    Kericuhan Warnai Demo DPRD Sulut: Aspirasi Mahasiswa Berakhir dengan Gas Air Mata

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Aksi demo DPRD Sulut yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026) berakhir dengan ketegangan di lapangan. Ratusan mahasiswa yang berkumpul sejak pukul 16.00 Wita terpaksa bubar setelah aparat keamanan mengerahkan water cannon serta gas air mata. Meski awalnya bertujuan menyuarakan aspirasi, demo DPRD Sulut ini justru memicu keributan yang meluas. Massa mahasiswa membawa berbagai isu krusial […]

  • Gubernur Pramono Anung

    Gubernur Pramono Anung Integrasikan 27 Ribu CCTV, Jakarta Jadi Kota Aman

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menorehkan pencapaian baru dalam menciptakan ruang publik yang aman bagi warganya. Melalui kebijakan strategis teranyar, Gubernur Pramono Anung resmi memperketat pengawasan ibu kota guna menekan maraknya aksi pembegalan dan penjambretan. Pemprov DKI Jakarta menggandeng Polda Metro Jaya untuk mengintegrasikan 27.000 kamera pemantau ke dalam satu sistem terpusat. Pengumuman masif pada […]

  • Gempa Gorontalo Magnitudo 5,6 Mengguncang Pagi Ini: Simak Dampak dan Penjelasan Resmi BMKG

    Gempa Gorontalo Magnitudo 5,6 Mengguncang Pagi Ini: Simak Dampak dan Penjelasan Resmi BMKG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gempa Gorontalo berkekuatan magnitudo 5,6 mengejutkan masyarakat setempat pada Jumat, 7 Juni 2026, pukul 07.28 Wita. Fenomena Gempa Gorontalo ini memicu reaksi spontan warga yang segera berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman. Getaran gempa Gorontalo terasa cukup kuat hingga menyebabkan kabel listrik dan pepohonan di sekitar pemukiman bergoyang. Warga setempat bahkan menggambarkan pengalaman […]

  • Demo Supir Truk Surabaya Berakhir Damai: Pertamina Sepakati Aturan Barcode BBM

    Demo Supir Truk Surabaya Berakhir Damai: Pertamina Sepakati Aturan Barcode BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Poin utama yang menjadi kemenangan bagi aliansi Supir Truk Surabaya adalah adanya mekanisme perlindungan anggota terkait pemblokiran barcode. Koordinator I GSJT, Angga Ferdiansyah, menyatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk tidak melakukan pemblokiran sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak paguyuban. Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas pengiriman barang tidak terhenti secara tiba-tiba akibat kendala teknis […]

expand_less