Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Istana Tegur Hotman Paris, Minta Nama Prabowo Tak Diseret ke Kasus Febrie Adriansyah

Istana Tegur Hotman Paris, Minta Nama Prabowo Tak Diseret ke Kasus Febrie Adriansyah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Saya mengikuti perseteruan pernyataan ini sejak Jumat malam, dan eskalasinya cepat sekali berubah dari sekadar pembelaan hukum jadi polemik politik. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal ini, Senin (20/7/2026). Ia menanggapi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang berulang kali menyeret nama Presiden Prabowo Subianto ke dalam kasus kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Istana: Kembalikan ke Mekanisme Hukum

Prasetyo menegaskan kasus Febrie murni persoalan hukum yang harus berjalan sesuai mekanismenya, bukan urusan yang perlu melibatkan Presiden. “Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ia juga membantah klaim Hotman yang menyebut pemeriksaan pejabat tinggi negara membutuhkan restu Presiden lebih dulu. Menurut Prasetyo, tidak ada aturan yang mewajibkan penyidik meminta izin Presiden lebih dulu. Aturan itu juga tidak berlaku khusus untuk pejabat setingkat Jampidsus.

Awal Mula: Pernyataan Hotman di Kejagung

Polemik ini bermula dari jumpa pers Hotman di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026) malam, usai mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan. Hotman menyebut kasus yang menjerat kliennya sebagai kriminalisasi. Ia menegaskan dirinya membela Febrie bukan demi bayaran, sembari menyinggung tarif jasa hukumnya yang menurutnya sudah sangat tinggi di Indonesia.

Yang membuat pernyataan Hotman jadi sorotan adalah caranya menyeret nama Prabowo. Ia mengklaim sudah menjadi pengacara pribadi Prabowo selama 25 tahun, menangani berbagai perkara besar termasuk milik adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Hotman bahkan mempertanyakan kenapa aparat penegak hukum tidak berkoordinasi dulu dengan Prabowo. Ia menyebut Febrie sebagai “tangan kanan” yang jadi kebanggaan sang Presiden.

Klaim Hotman soal prestasi Febrie cukup spesifik. Ia menyebut angka Rp130 triliun dari kasus-kasus yang Febrie tangani, ditambah Rp300 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang sempat Febrie pimpin. Total klaimnya mencapai Rp430 triliun kembali ke kas negara.

Kritik Mengalir dari Berbagai Pihak

Pernyataan Hotman tidak luput dari kritik internal partai pendukung Prabowo sendiri. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra di DPR, Bambang Haryadi, buka suara soal ini. Ia menegaskan Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra tidak pernah mengintervensi proses hukum siapa pun, bahkan kader partainya sendiri.

Ironisnya, jejak digital justru menambah beban kredibilitas Hotman. Video lama yang kembali viral menunjukkan hal berbeda. Hotman dulu memuji ketegasan Prabowo karena berhasil mengungkap kasus yang sama, kasus yang kini justru menjerat kliennya sendiri. Dalam video itu, Hotman bahkan menyebut operasi penggerebekan aset Jampidsus di 11-12 lokasi mustahil terjadi tanpa restu Presiden. Pernyataan itu kini terasa kontradiktif dengan posisinya sebagai pembela Febrie.

Latar Belakang Kasus Febrie

Febrie Adriansyah berstatus tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus PT Asabri. Penanganan kasus ini awalnya berada di tangan Mabes Polri, sebelum akhirnya berkas dan penyidikannya beralih ke Kejaksaan Agung.

Perseteruan pernyataan antara Istana dan kubu Hotman ini menunjukkan betapa sensitifnya kasus yang melibatkan mantan pejabat tinggi Kejagung. Apalagi, nama Presiden ikut tersangkut dalam narasi pembelaan hukum ini. Publik kini menunggu bagaimana proses hukum Febrie berlanjut, sekaligus apakah polemik politik di sekitarnya akan mereda atau justru semakin memanas.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • MDCP Indonesia-AS 2026: Lompatan Besar Modernisasi Pesawat Militer Generasi Baru

    MDCP Indonesia-AS 2026: Lompatan Besar Modernisasi Pesawat Militer Generasi Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pertemuan bilateral antara Menhan RI Sjafrie Syamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth di Pentagon baru-baru ini bukan sekadar seremoni jabat tangan biasa. Penandatanganan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) pada 13 April 2026 kemarin menandai babak baru bagi kedaulatan udara kita. Bagi pengamat alutsista dan pecinta dirgantara, MDCP adalah “pintu gerbang” yang selama ini kita […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026 Stagnan, Buyback Turun Rp 7.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026 Stagnan, Buyback Turun Rp 7.000 per Gram

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sabtu pagi ini, harga emas Antam tidak bergerak dari posisi kemarin. Per pukul 08.30 WIB, logam mulia keluaran PT Aneka Tambang Tbk ini masih bertahan di angka Rp 2.673.000 per gram — sama persis dengan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Bagi kamu yang sedang memantau pasar emas untuk keperluan investasi, ini saatnya mencermati lebih […]

  • Jadwal Tayang Lengkap Bercinta dengan Maut di iQIYI: Misi Penyamaran Penuh Misteri

    Jadwal Tayang Lengkap Bercinta dengan Maut di iQIYI: Misi Penyamaran Penuh Misteri

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Serial thriller emosional Bercinta dengan Maut kini berhasil menarik perhatian penonton berkat alur cerita penuh intrik mengenai penyamaran serta misi balas dendam. Menggabungkan elemen konflik keluarga, misteri kematian, hingga perebutan kekuasaan, serial ini menawarkan ketegangan yang konsisten sejak episode awal. Penggemar drama tentu menantikan bagaimana Raya, sang karakter utama, membongkar rahasia kelam keluarga Ardana. […]

  • Analisis Peluang elkan baggott Bersama Ipswich Town di Premier League 2026

    Analisis Peluang elkan baggott Bersama Ipswich Town di Premier League 2026

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Keberhasilan Ipswich Town kembali promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris memunculkan banyak perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional. Kiprah elkan baggott tentu menjadi sorotan utama penggemar. Mengetahui kiprah Elkan Baggott pada kompetisi tertinggi di Inggris akan memberikan gambaran nyata mengenai peluang bermainnya. Banyak suporter berharap Elkan Baggott mampu menembus skuad utama pada […]

  • Cara Praktis Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI Tanpa Kartu

    Cara Praktis Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI Tanpa Kartu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar gembira bagi Anda pengguna setia dompet digital GoPay. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kini telah membuka akses layanan tarik tunai saldo tanpa memerlukan kartu fisik. Kolaborasi strategis ini tentu sangat memudahkan Anda saat mendesak membutuhkan uang tunai, terutama jika berada di wilayah yang jauh dari pusat kota. Akses Luas di […]

  • Krisis Selat Hormuz Memanas: Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Akibat Kebuntuan Damai AS-Iran

    Krisis Selat Hormuz Memanas: Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Akibat Kebuntuan Damai AS-Iran

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar komoditas global kembali berguncang hebat seiring lonjakan drastis pada sektor energi primer. Pergerakan harga minyak mentah dunia mencatatkan rekor tertinggi baru setelah ketegangan militer di sekitar Selat Hormuz semakin tidak terkendali. Berdasarkan data terkini Refinitiv pada penutupan perdagangan Jumat (15/5/2026), minyak mentah jenis Brent meroket 3,35% ke posisi US $109,26 per barel. Secara […]

expand_less