Warga Jakarta perlu menyiapkan rute perjalanan alternatif pada Senin, 17 Agustus 2026. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup dan mengalihkan arus di 18 ruas jalan sepanjang hari, menyesuaikan setiap tahapan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kawasan Monas hingga Dukuh Atas menjadi pusat kegiatan, sehingga pengaturan lalu lintas di sana berlangsung ketat sejak pagi hingga malam.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menerjunkan 500 petugas untuk mengawal jalannya rekayasa ini. Ia menegaskan bahwa penerapan aturan tidak berlaku sepanjang waktu, melainkan menyesuaikan jadwal masing-masing acara. Budi juga mengajak warga memakai transportasi umum ketika hendak menuju lokasi kegiatan, sekaligus mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar.
Daftar 18 Ruas Jalan yang Terdampak
Berikut titik-titik yang mengalami penyesuaian arus lalu lintas:
- Jalan Jenderal Sudirman, dari simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur III hingga Bundaran HI
- Jalan MH Thamrin, dari Bundaran HI hingga Bundaran Patung Kuda
- Jalan Kuningan BNI 46
- Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja
- Jalan Teluk Betung
- Jalan Kebon Kacang
- Jalan Sunda
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Medan Merdeka Utara
- Jalan Veteran I
- Jalan Veteran II
- Jalan Veteran III
- Jalan Majapahit sisi timur, arah utara ke selatan
- Jalan Medan Merdeka Selatan
- Jalan Budi Kemuliaan
- Simpang Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara
- Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan M.I Ridwan Rais
Jadwal Kirab Bendera dan Upacara Kenegaraan
Rangkaian dimulai dengan Kirab Pengantaran Bendera Pusaka pukul 07.30–09.30 WIB, lalu Upacara Detik-detik Proklamasi berlangsung pukul 09.30–11.30 WIB. Sore harinya, giliran Upacara Penurunan Bendera Merah Putih digelar pukul 16.30–17.45 WIB, disusul Kirab Pengembalian Bendera Pusaka pukul 17.45–18.30 WIB.
Selama dua sesi tersebut, petugas mengalihkan arus di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran I, II, III, hingga Jalan Majapahit sisi timur.
Rute alternatif yang bisa dicoba:
- Harmoni ke Tugu Tani: lewat Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Taman Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan M.I. Ridwan Rais
- Harmoni ke Karet: lewat Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Suryopranoto – Jalan Balikpapan – Jalan Cideng Timur – Jalan K.H. Mas Mansyur
- Tugu Tani ke Harmoni: lewat Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Katedral – Jalan Ir. H. Juanda
- Tugu Tani ke Tanah Abang: lewat Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan Budi Kemuliaan
- Bundaran HI ke Harmoni: lewat Jalan M.H. Thamrin – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit
- Karet ke Harmoni: lewat Jalan K.H. Mas Mansyur – Jalan Cideng Barat – Jalan Balikpapan – Jalan Suryopranoto
- Tanah Abang ke Tugu Tani: lewat Jalan Jati Baru Raya – Jalan Kebon Sirih, atau lewat Jalan Abdul Muis – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan M.I. Ridwan Rais
Pesta Rakyat Berlangsung Nyaris Seharian Penuh
Pesta Rakyat digelar cukup panjang, mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, dan otomatis membuat pengalihan arus di sekitar Monas berlangsung lebih lama dibanding sesi upacara. Beberapa rute tambahan disiapkan agar warga tetap punya opsi jalan memutar.
Dari Bundaran HI menuju Harmoni, pengendara bisa memilih Jalan M.H. Thamrin – Jalan Kebon Sirih – Jalan H. Fachrudin – Jalan Jati Baru Raya – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit. Sementara warga yang bergerak dari Jalan Agus Salim menuju Senen dapat memakai Jalan Agus Salim – Jalan Kebon Sirih – Jalan Arief Rachman Hakim.
Rute Harmoni–Tugu Tani, Harmoni–Karet, Tugu Tani–Harmoni, Karet–Harmoni, serta Tanah Abang–Tugu Tani/Harmoni pada sesi ini pada dasarnya mengikuti pola yang sama dengan sesi kirab bendera pagi hari.
Malam Puncak: Karnaval Kendaraan Hias
Puncak perayaan jatuh pada malam hari, pukul 19.00–23.00 WIB, ditandai dengan Karnaval Kendaraan Hias yang start dari Jalan Silang Merdeka Daya Barat di area Monas. Rombongan kendaraan hias kemudian bergerak melintasi sisi timur Jalan M.H. Thamrin, memutari Bundaran Hotel Indonesia, terus ke sisi timur Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di kawasan Taman Dukuh Atas Skatepark, tepatnya di Jalan Galunggung.
Karena rute karnaval memanjang dari Monas sampai Dukuh Atas, dampak lalu lintas pun meluas ke Tanah Abang, Menteng, Kebon Kacang, dan sekitarnya. Warga yang beraktivitas malam hari di area-area tersebut sebaiknya memantau kondisi jalan lebih dulu sebelum berangkat.
Opsi jalan alternatif malam hari:
- Harmoni ke Tugu Tani: Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Taman Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan M.I. Ridwan Rais
- Harmoni ke Kuningan: Jalan Suryopranoto – Jalan Balikpapan – Jalan Cideng Timur – Jalan K.H. Mas Mansyur – Jalan Prof. Dr. Satrio
- Tugu Tani ke Harmoni: Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Ir. H. Juanda
- Menteng ke Tanah Abang: Jalan Imam Bonjol – Jalan H. Agus Salim – Jalan K.H. Wahid Hasyim – Jalan K.H. Mas Mansyur
- Kuningan/Senayan ke Harmoni: Jalan K.H. Mas Mansyur – Jalan Cideng Barat – Jalan Balikpapan – Jalan Suryopranoto
- Tanah Abang ke Tugu Tani: Jalan Jati Baru Raya – Jalan Kebon Sirih
- Tanah Abang ke Harmoni: Jalan Jati Baru Raya – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit
Tips Praktis Buat yang Mau Lewat Area Monas Hari Ini
Kalau kamu tinggal atau bekerja di sekitar Sudirman-Thamrin-Monas, ada baiknya cek dulu jam kegiatan sebelum keluar rumah. Empat sesi utama—kirab pagi, upacara detik-detik proklamasi, pesta rakyat, dan karnaval malam—punya jam mulai dan selesai yang berbeda, jadi jendela waktu aman untuk lewat pun ikut berubah-ubah sepanjang hari.
Naik transportasi umum jelas jadi pilihan paling praktis hari ini, mengingat banyak ruas ditutup situasional dan parkir di sekitar Monas kemungkinan besar penuh. Kalau terpaksa pakai kendaraan pribadi, siapkan minimal dua rute cadangan karena petugas bisa saja menyesuaikan penutupan sesuai kepadatan real-time di lapangan.
