Kabar gembira buat warga Bandung dan sekitarnya yang rindu naik pesawat tanpa harus jauh-jauh ke Kertajati. Bandara Husein Sastranegara resmi kembali melayani penerbangan komersial setelah bertahun-tahun sepi aktivitas jet. Prosesnya berjalan bertahap, dan beberapa rute sudah mulai beroperasi sejak Agustus 2026.
Perjalanan Reaktivasi yang Berjalan Bertahap
Bandara yang terletak di pusat Kota Bandung ini sempat kehilangan peran utamanya sejak Bandara Kertajati resmi beroperasi penuh pada akhir Oktober 2023. Semua penerbangan reguler pindah ke sana, membuat Husein Sastranegara nyaris sepi dari hiruk-pikuk penumpang.
Situasi berubah drastis tahun ini. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan pemerintah pusat mempercepat jadwal reaktivasi, dari rencana awal September menjadi Agustus 2026. Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan izin untuk 20 sampai 24 rute penerbangan domestik. Selain itu, kementerian juga mengakomodasi permintaan pemerintah daerah soal rute internasional level regional.
Jet Narrow Body Mulai Mendarat 14 Agustus
Momentum besar terjadi tepat 14 Agustus 2026. Bandara ini resmi mendapat izin melayani pesawat jet komersial berbadan sedang atau narrow body. Izin ini turun setelah InJourney Airports mengantongi persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi, menyebut persetujuan ini turun setelah pihaknya memenuhi seluruh aspek kesiapan operasional. Aspek ini merujuk pada standar yang Kemenhub tetapkan. Garuda Indonesia tercatat jadi maskapai pertama yang mendaratkan Boeing 737-800 di landasan Bandara Husein Sastranegara pasca reaktivasi ini.
Enam Maskapai Sudah Ajukan Minat Buka Rute
Geliat bisnis penerbangan di Bandara Husein Sastranegara terlihat dari antusiasme maskapai. Lewat akun Instagram resminya, pengelola bandara mengonfirmasi enam maskapai sudah mengajukan minat membuka rute dari dan menuju Bandung.
Beberapa rute yang pengelola konfirmasi antara lain Citilink menuju Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu. Wings Air lewat Lion Group juga memastikan penerbangan perdana ke Lampung dan Palembang mulai 6 Agustus 2026. Tarifnya dibanderol mulai Rp1,2 juta. Super Air Jet pun tengah memproses izin untuk menghubungkan Bandung dengan delapan kota favorit lainnya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menambahkan proyeksi delapan rute utama bakal beroperasi begitu bandara ini benar-benar aktif penuh. Daftarnya mencakup Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru.
Operasional Penuh Ditargetkan 17 September
Meski beberapa penerbangan sudah mulai berjalan sejak awal Agustus, pengelola mematok target operasional penuh baru pada 17 September 2026. Rentang waktu ini berfungsi memastikan seluruh infrastruktur, koordinasi maskapai, dan kesiapan teknis benar-benar matang. Semuanya harus siap sebelum bandara benar-benar ramai kembali.
Pemerintah Kota Bandung pun tidak tinggal diam. Farhan memaparkan langkah perbaikan infrastruktur di luar area bandara, mulai dari akses jalan, kebersihan lingkungan sekitar, sampai pembenahan titik-titik krusial menuju pintu masuk kota.
Rute Internasional Menyusul Oktober 2026
Buat yang menantikan penerbangan langsung ke luar negeri dari Bandung, kabarnya juga sudah ada. InJourney Airports menargetkan rute internasional mulai aktif kembali secara berkelanjutan pada Oktober 2026.
“Sekarang sedang dalam persiapan. Tentunya Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura telah berkoordinasi,” kata Rizal soal progres persiapan ini.
Rute yang saat ini pemerintah dan maskapai bahas mencakup Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bahru di Malaysia. Rizal menegaskan pihaknya ingin reaktivasi rute internasional ini berjalan konsisten jangka panjang, bukan cuma sementara lalu tutup lagi.
Kenapa Reaktivasi Ini Penting Buat Warga Jabar
Kembalinya Bandara Husein Sastranegara bukan cuma soal kemudahan transportasi. Lokasinya persis di pusat kota, jelas jauh lebih praktis. Bandingkan dengan Kertajati yang jaraknya cukup jauh dari pusat Bandung.
Optimalisasi penerbangan di sini berpotensi mendukung konektivitas sekaligus menyambut lebih banyak wisatawan ke Bandung dan Jawa Barat secara umum. Buat kamu yang berencana bepergian dari Bandung dalam beberapa bulan ke depan, ada baiknya mulai pantau maskapai pilihan dan jadwal rute yang paling sesuai kebutuhan.
