Gempa M4,5 Guncang Ruteng-Manggarai Lagi, BMKG Ingatkan Waspada Susulan

Kebaruan.com Warga Ruteng dan sekitarnya kembali merasakan guncangan pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 10.36.45 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,5 dengan pusat berada di darat. Lokasinya sekitar 44 kilometer timur laut Ruteng-Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan data resmi BMKG, gempa ini terjadi pada kedalaman 5 kilometer, di koordinat 8,25 Lintang Selatan dan 120,62 Bujur Timur. BMKG langsung mengeluarkan status “Gempa Dirasakan” untuk kejadian ini, menandakan getarannya cukup kuat sampai terasa oleh warga setempat.

Saran BMKG: Waspada Gempa Susulan

BMKG mengeluarkan imbauan khusus menyusul kejadian ini. Lembaga tersebut meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa bumi susulan dalam waktu dekat.

Kamu yang tinggal di wilayah Ruteng-Manggarai dan sekitarnya sebaiknya tidak mengabaikan imbauan ini. Gempa susulan memang lazim terjadi setelah gempa utama, terutama di kawasan yang secara historis aktif secara seismik seperti Flores dan sekitarnya.

Bukan Kejadian Tunggal, Ini Rangkaian Gempa Susulan

Gempa hari ini sebenarnya bukan peristiwa berdiri sendiri. Wilayah Flores dan Ruteng-Manggarai memang tengah mengalami rangkaian panjang gempa susulan (aftershock) sejak gempa besar bermagnitudo 7,7 mengguncang kawasan ini pada 15 Agustus 2026 lalu.

Data BMKG per pagi ini, 20 Agustus 2026, mencatat lebih dari 3.400 aktivitas gempa susulan sejak kejadian gempa utama tersebut. Magnitudo terbesar dari rangkaian ini mencapai 6,2. Bahkan pada dini hari yang sama, BMKG mencatat pula gempa dengan magnitudo 5,6 dan 5,8 di kawasan serupa. Angka ini menunjukkan aktivitas seismik di wilayah tersebut masih tergolong tinggi.

Rangkaian gempa susulan sebesar ini termasuk wajar terjadi pasca gempa besar. Namun, intensitas kejadian yang masih tinggi setelah lebih dari lima hari sejak gempa utama menunjukkan proses pelepasan energi di zona sesar masih berlangsung.

Kenapa Wilayah Ini Sering Diguncang Gempa?

Buat kamu yang penasaran kenapa Manggarai dan Flores jadi langganan gempa, jawabannya ada pada posisi geologis kawasan ini. Wilayah tersebut berada di jalur aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Struktur sesar naik ini memang dikenal aktif menghasilkan gempa tektonik dangkal.

Gempa dangkal seperti ini punya karakteristik khusus. Guncangannya terasa lebih kuat di permukaan dibanding gempa dengan kedalaman lebih besar, meski magnitudonya relatif sama. Itu sebabnya, gempa dengan magnitudo 4-5 di kawasan ini sering kali tetap terasa signifikan oleh warga sekitar.

Langkah yang Bisa Kamu Lakukan

Kalau kamu berada di wilayah terdampak, ada baiknya tetap tenang namun waspada. Pastikan jalur evakuasi di rumah atau tempat kerja tetap bebas hambatan, dan siapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan darurat seperti air minum, obat-obatan, dan dokumen penting.

Selalu pastikan informasi yang kamu terima berasal dari sumber resmi BMKG, baik lewat akun media sosial terverifikasi @infoBMKG maupun situs resmi bmkg.go.id. Di tengah situasi seperti ini, informasi yang tidak terverifikasi justru berpotensi menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Jika kamu atau orang terdekat mengalami kecemasan berlebih akibat rangkaian gempa yang terus terjadi, jangan ragu untuk berbicara dengan tenaga kesehatan atau psikolog terdekat. Banyak orang mengalami kondisi seperti ini secara wajar. Mencari dukungan bukan tanda kelemahan.