Gunung Tertinggi di Dunia: 20 Puncak Teratas dan Faktanya
- account_circle firmansyah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Gunung tertinggi di dunia selalu memancing rasa penasaran, baik bagi pendaki profesional maupun orang yang sekadar suka geografi. Everest memang juara utama, tapi daftar gunung tertinggi di dunia menyimpan banyak nama lain yang tak kalah menantang. Berikut rangkuman 20 puncak tertinggi berdasarkan ketinggian dari permukaan laut, lengkap dengan lokasi dan fakta singkatnya.
1. Everest (8.849 m) — Nepal/Tiongkok
Everest berdiri di jajaran Himalaya dan menjadi target impian ribuan pendaki setiap tahun. Namun, zona kematian di atas 8.000 meter menuntut persiapan fisik dan mental bertahun-tahun sebelum seseorang berani mencoba puncak ini.
2. K2 (8.611 m) — Pakistan/Tiongkok
Pendaki menjuluki K2 sebagai “Savage Mountain” karena tingkat risikonya jauh melampaui Everest. Selain itu, jalur curam dan cuaca yang berubah cepat membuat gunung ini menuntut jam terbang tinggi.
3. Kangchenjunga (8.586 m) — Nepal/India
Penduduk lokal memandang gunung ini sebagai tempat sakral. Karena itu, banyak pendaki memilih berhenti beberapa meter sebelum titik tertinggi sebagai bentuk penghormatan.
4. Lhotse (8.516 m) — Nepal/Tiongkok
Lhotse berbagi jalur pendakian dengan Everest hingga ketinggian tertentu. Setelah itu, jalur memisahkan diri menuju punggungan curam bernama Lhotse Face.
5. Makalu (8.485 m) — Nepal/Tiongkok
Bentuk piramida tajam membedakan Makalu dari gunung-gunung Himalaya lain. Bahkan, karakter batuannya yang licin menambah tingkat kesulitan teknis bagi siapa pun yang mendakinya.
6. Cho Oyu (8.188 m) — Nepal/Tiongkok
Pendaki sering menyebut Cho Oyu sebagai gunung 8.000 meter paling bersahabat. Sebab, jalurnya relatif landai dibanding tetangga-tetangganya di jajaran Himalaya.
7. Dhaulagiri I (8.167 m) — Nepal
Nama Dhaulagiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “gunung putih”. Menariknya, ilmuwan sempat menganggap puncak ini sebagai titik tertinggi Bumi sebelum pengukuran ulang menempatkan Everest di posisi pertama.
8. Manaslu (8.163 m) — Nepal
Nama Manaslu berarti “gunung roh”. Sayangnya, longsoran salju yang sering terjadi membuat gunung ini punya catatan kecelakaan pendakian yang cukup tinggi.
9. Nanga Parbat (8.126 m) — Pakistan
Nanga Parbat menyandang julukan “Killer Mountain” sejak awal abad ke-20. Pasalnya, banyak nyawa melayang pada masa-masa eksplorasi awal gunung ini.
10. Annapurna I (8.091 m) — Nepal
Annapurna mencatat rasio kematian per pendakian tertinggi di antara semua puncak 8.000 meter. Alhasil, gunung tertinggi di dunia versi Annapurna ini dikenal sebagai salah satu yang paling berbahaya untuk didaki.
11. Gasherbrum I (8.080 m) — Pakistan/Tiongkok
Dalam bahasa Balti, Gasherbrum berarti “dinding indah”. Sebutan ini merujuk pada warna batuan yang berkilau saat terkena cahaya matahari.
12. Broad Peak (8.051 m) — Pakistan/Tiongkok
Punggungan memanjang membuat pendaki butuh waktu ekstra untuk mencapai titik tertinggi Broad Peak. Dibanding gunung sejenis di Karakoram, medan ini jauh lebih menguras stamina.
13. Gasherbrum II (8.035 m) — Pakistan/Tiongkok
Gasherbrum II menawarkan jalur pendakian yang relatif stabil. Dibanding gunung 8.000 meter lainnya, risiko teknis ekstrem di sini jauh lebih minim.
14. Shishapangma (8.027 m) — Tiongkok
Shishapangma berdiri sebagai satu-satunya puncak 8.000 meter yang seluruhnya berada di wilayah Tiongkok. Oleh sebab itu, akses pendakiannya bergantung penuh pada regulasi setempat.
15. Gyachung Kang (7.952 m) — Nepal/Tiongkok
Gyachung Kang memegang status puncak non-8.000 tertinggi di dunia. Meski begitu, gunung ini jarang menarik minat pendaki dibanding tetangganya yang lebih populer.
16. Annapurna II (7.937 m) — Nepal
Annapurna II merupakan bagian dari massif Annapurna. Akan tetapi, jalurnya menawarkan karakter medan yang berbeda dari saudaranya, Annapurna I.
17. Gasherbrum III (7.952 m) — Pakistan
Ahli geografi sempat memperdebatkan status Gasherbrum III sebagai puncak tersendiri atau bagian dari Gasherbrum II. Pada akhirnya, mereka mengakuinya sebagai gunung independen.
18. Himalchuli (7.893 m) — Nepal
Himalchuli berdiri tak jauh dari Manaslu. Di sisi selatannya, tebing es dan jurang curam menawarkan pemandangan yang dramatis.
19. Distaghil Sar (7.884 m) — Pakistan
Distaghil Sar menempati jajaran Karakoram. Pendaki baru berhasil menaklukkan puncaknya pada 1960, jauh lebih lambat dibanding puncak-puncak tinggi lainnya.
20. Ngadi Chuli (7.871 m) — Nepal
Orang juga menyebut Ngadi Chuli dengan nama Peak 29. Puncak ini menutup daftar gunung tertinggi di dunia versi ini, sebab aksesnya yang sulit membuat sedikit pendaki menjamahnya.
Bukan Sekadar Angka
Himalaya dan Karakoram jelas mendominasi daftar gunung tertinggi di dunia di atas. Meski demikian, memahami karakter tiap puncak — jalur, cuaca, hingga tingkat risiko — jauh lebih penting bagi pendaki ketimbang sekadar mengejar angka ketinggian semata.
- Penulis: firmansyah
