Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » BMKG Percepat Pengisian 240 Waduk Antisipasi Puncak El Nino Kuat 2026

BMKG Percepat Pengisian 240 Waduk Antisipasi Puncak El Nino Kuat 2026

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Musim kemarau tahun ini terasa berbeda. BMKG mencatat indeks anomali suhu permukaan laut di kawasan Nino 3.4 sudah menyentuh angka +1,59. Angka ini menandakan El Nino 2026 sudah masuk kategori kuat dan berpeluang naik jadi sangat kuat. Puncaknya diperkirakan jatuh pada Agustus hingga September 2026, dan pemerintah tidak mau kecolongan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ratusan Waduk Jadi Prioritas

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, pihaknya sudah duduk bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU. Keduanya mempercepat pengisian sekitar 240 bendungan di seluruh Indonesia sebelum dampak kekeringan makin melebar ke berbagai sektor.

Bukan semua waduk kebagian prioritas yang sama. Faisal menjelaskan, tim mendahulukan wilayah dengan potensi kekeringan paling parah. Sektor energi ikut terancam saat pasokan air ke PLTA menipis dan berimbas pada suplai listrik. Operasi modifikasi cuaca pun jadi jawaban BMKG untuk menahan penurunan itu.

Sejumlah lokasi sudah lebih dulu merasakan operasi ini, mulai dari Danau Toba, PLTA Poso di Sulawesi, hingga Daerah Aliran Sungai Citarum di Jawa Barat. Menurut Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, tim sedang menjalankan operasi di Citarum agar pasokan air untuk energi, pertanian, dan kebutuhan warga tetap aman.

Wilayah Selatan Khatulistiwa Paling Terdampak

Tidak semua daerah kena imbas yang sama. BMKG memprediksi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, dan Sumatera bagian selatan bakal mengalami penurunan curah hujan paling tajam. Kategorinya rendah sampai sangat rendah saat puncak kemarau tiba. Kondisi ini jelas berbeda dengan La Nina 2025 yang justru membuat kemarau terasa basah.

Pemerintah juga menyiapkan langkah di sektor pangan selain menjaga volume air waduk. Tim mulai menyebar varietas tanaman tahan kekeringan dan menyesuaikan kalender tanam. Tujuannya supaya produksi pangan tidak anjlok selama musim kering berlangsung.

Antisipasi Karhutla Lebih Dini dari 2015

Ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan gambut, juga jadi perhatian serius. Faisal menyebut pendekatannya kali ini berbeda dari penanganan El Nino 2015 yang baru bergerak setelah api membesar. Sekarang, tim membasahi lahan gambut lebih dulu sebagai langkah pencegahan.

Kementerian Lingkungan Hidup memantau tinggi muka air gambut secara rutin. Begitu muka air turun di bawah satu meter, BMKG dan BNPB langsung menjalankan operasi modifikasi cuaca untuk mendongkrak kelembapan lahan. Kalau penyemaian awan tidak berhasil karena awan tidak tersedia, BNPB mengambil alih lewat water bombing, penyemprotan, dan pembangunan kanal. Mereka juga menggandeng TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah setempat.

Kemarau Bukan Cuma Bawa Petaka

Menariknya, El Nino tidak melulu membawa dampak buruk. BMKG melihat peluang di sektor energi terbarukan berbasis surya dan angin. Faisal menerangkan, tutupan awan yang berkurang justru membuat penyinaran matahari lebih maksimal. Kondisi ini mendongkrak performa pembangkit listrik tenaga surya. Beda cerita dengan PLTA yang justru butuh suntikan air lewat pengisian waduk agar pasokan listrik tetap stabil.

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi sependapat. Ia melihat berkurangnya tutupan awan selama El Nino sebagai momentum untuk menggenjot produksi listrik dari PLTS. Sebab, intensitas sinar matahari yang diterima jadi jauh lebih tinggi dari biasanya.

Dengan kombinasi strategi ini, pemerintah berharap dampak El Nino kuat tahun ini bisa mengecil tanpa harus menunggu krisis air benar-benar terjadi. Strategi itu mencakup pengisian waduk, penyesuaian pola tanam, pencegahan karhutla lebih awal, sampai pemanfaatan energi surya.

[wpcode id=”2237″

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseruan Festivaaal Marapthon: Momen Nostalgia Bersama Maki Otsuki

    Keseruan Festivaaal Marapthon: Momen Nostalgia Bersama Maki Otsuki

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gelaran Marapthon yang bertajuk The Last Tale sukses menciptakan atmosfer magis di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Ribuan pengunjung memadati arena Marapthon untuk menikmati deretan penampil papan atas yang telah dinanti sejak lama. Puncak keseruan Marapthon terjadi ketika penyanyi asal Jepang, Maki Otsuki, muncul sebagai bintang tamu kejutan di atas panggung. Kehadiran sosok […]

  • Persib Bandung Juara Super League, Cetak Rekor Hat-trick Beruntun

    Persib Bandung Juara Super League, Cetak Rekor Hat-trick Beruntun

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pesta pora suporter setia membiru memenuhi seluruh sudut tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada akhir pekan ini. Pasukan Persib Bandung sukses mengunci gelar juara kasta tertinggi sepak bola nasional setelah melakoni laga pekan terakhir yang menegangkan. Menjamu Persijap Jepara pada Sabtu (23/5), tim tuan rumah menyudahi pertandingan sengit ini dengan skor kacamata 0-0. […]

  • Persija Jakarta Siap Sambut Persib di Duel El Clasico Pekan Kedua

    Persija Jakarta Siap Sambut Persib di Duel El Clasico Pekan Kedua

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kebaruan. Persija Jakarta bersiap menjamu rival abadinya, Persib Bandung, dalam duel yang selalu dinanti publik sepak bola Tanah Air. Laga bertajuk El Clasico Indonesia ini berlangsung Sabtu, 12 September 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 15.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Panggung Pekan Kedua yang Ditunggu Pertandingan ini masuk agenda pekan kedua BRI Super League […]

  • Mengenang Richard Scolyer: Sosok Ilmuwan Pemberani yang Mengubah Harapan Pasien Kanker

    Mengenang Richard Scolyer: Sosok Ilmuwan Pemberani yang Mengubah Harapan Pasien Kanker

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Richard Scolyer telah meninggalkan warisan abadi bagi dunia medis melalui dedikasi luar biasa hingga akhir hayatnya. Profesor asal Australia ini wafat pada usia 59 tahun setelah berjuang melawan glioblastoma, jenis kanker otak yang dikenal sangat agresif. Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh keluarga serta kolega dekatnya pada 8 Juni 2026. Meskipun menghadapi kondisi […]

  • Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki episode 40 terikat janji, tensi cerita semakin memanas seiring dengan terbukanya tabir kejahatan yang selama ini tersimpan rapi. Sinetron unggulan RCTI ini berhasil membawa penonton masuk ke dalam dilema emosional antara Davina Rosalia Kusuma dan Sena Airlangga Abraham. Sebagai pewaris tunggal Kusuma Food, Davina tidak menyangka bahwa pria yang selama ini berpura-pura menjadi […]

  • Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini terus memperkuat barisan pertahanan nasional untuk merespons munculnya kasus Ebola yang kembali mewabah di Republik Demokratik (RD) Kongo. Meskipun hingga detik ini belum terdeteksi adanya penularan di dalam negeri, pemerintah tetap mengambil langkah preventif yang sangat serius. Status darurat kesehatan internasional yang ditetapkan oleh WHO menjadi alarm bagi seluruh […]

expand_less