Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Sampai Jateng-Jatim, Ini Kata BMKG

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Sampai Jateng-Jatim, Ini Kata BMKG

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau sudah menyelimuti Jakarta dan wilayah sekitarnya. Pertanyaan yang kini muncul di benak banyak orang: bisakah abu vulkanik itu merambah lebih jauh lagi hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur? BMKG punya jawabannya.

Semua Bergantung pada Arah Angin

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa potensi abu vulkanik mencapai Jateng dan Jatim tidak bisa dipastikan secara pasti. Faktor penentunya adalah pergerakan angin di berbagai lapisan atmosfer, yang sifatnya dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Ia menegaskan pergerakan angin di berbagai lapisan atmosfer menentukan apakah abu vulkanik akan meluas ke wilayah timur Pulau Jawa. Artinya, prediksi arah sebaran abu tidak bisa dilepaskan dari kondisi cuaca yang terus berubah dari hari ke hari.

Sebaran Abu Saat Ini Masih di Barat

Sejauh ini, pantauan BMKG menunjukkan abu vulkanik Anak Krakatau lebih dominan bergerak ke wilayah Jawa bagian barat dan Sumatra bagian selatan. Jakarta dan sekitarnya jadi salah satu area yang paling terdampak dari sebaran tersebut.

Meski begitu, Andri mengingatkan situasi ini bisa berubah kapan saja. Ia menyebut sebaran abu berpeluang meluas ke area yang lebih jauh apabila pola angin mendukung pergerakan ke arah tersebut.

Kapan Sebaran Abu Berakhir? Belum Ada Kepastian

Soal durasi sebaran abu vulkanik di Jakarta, BMKG belum bisa memberi jawaban pasti. Alasannya sederhana: aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sendiri masih berlangsung dan sulit diprediksi kapan akan mereda.

Andri memaparkan bahwa lama tidaknya sebaran abu di Jakarta sangat terkait dengan tingkat aktivitas erupsi, ditambah arah serta kecepatan angin yang berperan besar dalam membawa partikel abu ke berbagai penjuru.

Data Angin di Sekitar Anak Krakatau

Berdasarkan pengamatan atmosfer pada 6 September 2026 pukul 16.00 WIB, BMKG mencatat pola angin di sekitar Anak Krakatau ternyata cukup kompleks. Di lapisan bawah, angin bertiup dari arah tenggara-selatan. Beranjak ke lapisan menengah, arahnya berganti menjadi barat laut-utara. Sementara di lapisan atas, angin justru datang dari utara-timur laut, dengan kecepatan bervariasi antara 2 hingga 30 knot.

Kombinasi arah angin yang berlapis-lapis inilah yang membuat abu vulkanik terdorong ke Jawa bagian barat sekaligus Sumatra bagian selatan. Pola atmosfer seperti ini memang lazim terjadi di wilayah tropis, terutama saat masa transisi musim.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau warga di wilayah terdampak maupun yang berpotensi terdampak abu vulkanik agar tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini penting dilakukan selama paparan abu vulkanik masih terdeteksi di udara.

Bagi masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, sebaiknya lebih waspada dan membatasi aktivitas di luar rumah. Memantau informasi resmi dari BMKG secara berkala juga jadi langkah bijak agar tetap update dengan perkembangan situasi terkini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa M4,5 Guncang Ruteng-Manggarai Lagi, BMKG Ingatkan Waspada Susulan

    Gempa M4,5 Guncang Ruteng-Manggarai Lagi, BMKG Ingatkan Waspada Susulan

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Warga Ruteng dan sekitarnya kembali merasakan guncangan pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 10.36.45 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,5 dengan pusat berada di darat. Lokasinya sekitar 44 kilometer timur laut Ruteng-Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan data resmi BMKG, gempa ini terjadi pada kedalaman 5 kilometer, di koordinat […]

  • Transformasi Semangat Hari Kartini 2026: Memimpin Perubahan di Era Ekonomi Hijau dan Digital

    Transformasi Semangat Hari Kartini 2026: Memimpin Perubahan di Era Ekonomi Hijau dan Digital

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setiap tanggal 21 April Hari Kartini, ingatan kita kembali pada sosok Raden Ajeng Kartini. Namun, di tahun 2026 ini, potret emansipasi telah melampaui seremoni busana adat. Kita menyaksikan lahirnya generasi perempuan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam sektor-sektor strategis seperti ekonomi hijau dan teknologi digital. Data & Statistik: […]

  • Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sudaryono buka suara soal deretan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis sejak dirinya menjabat Kepala Badan Gizi Nasional. Ia menggantikan Nanik S Deyang di posisi tersebut. Sudaryono mengakui kasus gangguan kesehatan akibat MBG terjadi sangat banyak selama 50 hari masa kepemimpinannya. Pengakuan ini ia sampaikan langsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Menurut […]

  • Harga Minyak Dunia Akhir Pekan Naik Tipis, Pasar Masih Waspada Kondisi Timur Tengah

    Harga Minyak Dunia Akhir Pekan Naik Tipis, Pasar Masih Waspada Kondisi Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar energi global menutup pekan pertama Juli 2026 dengan pergerakan yang cenderung berhati-hati. Harga minyak mentah dunia bergerak naik tipis pada perdagangan Jumat (3/7/2026) — sebuah pemulihan yang tidak besar tapi cukup berarti setelah harga sempat merosot dalam pada pekan sebelumnya. Mengacu data Refinitiv, harga minyak acuan Brent ditutup menguat 0,45% ke level USD72,12 […]

  • 5 Pantai dan Pulau di Papua yang Keindahannya Susah Dicari Tandingan

    5 Pantai dan Pulau di Papua yang Keindahannya Susah Dicari Tandingan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Papua sering dianggap sebagai destinasi yang jauh dan sulit dijangkau, padahal justru di situlah letak pesonanya. Sebagai pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland, wilayah ini menyimpan pantai dan gugusan pulau yang keindahannya belum banyak terjamah tangan manusia. Berikut 5 pilihan yang layak masuk daftar liburan Anda berikutnya. 1. Raja Ampat Nama Raja Ampat […]

  • Dave Laksono Minta Publik Tenang soal Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia

    Dave Laksono Minta Publik Tenang soal Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dave Laksono buka suara terkait dugaan delapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Rusia. Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu meminta masyarakat tetap tenang. Ia juga meminta publik menunggu kepastian informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. Dave Minta Publik Tidak Buru-buru Berspekulasi “Informasi mengenai dugaan delapan WNI yang direkrut untuk […]

expand_less