Korban Kapal Virgo Transport 8: Update Terbaru Pencarian dan Identifikasi Jenazah
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Operasi pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 memasuki hari keempat. Tim gabungan Basarnas, TNI AL, dan kepolisian terus menyisir perairan Masalembo, Laut Jawa, sejak kapal itu kehilangan kontak pada Minggu (13/9) dini hari.
Kronologi Singkat Insiden
KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) malam. Kapal roro berbobot 8.540 GT itu mengangkut 243 orang, terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak. Cuaca buruk dengan gelombang setinggi tiga meter menghantam kapal di perairan Masalembo sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal miring, lalu terbalik, dan sinyalnya terputus.
Kapal itu belum tenggelam sepenuhnya. Tim SAR menemukannya mengapung dalam posisi terbalik, bergeser sekitar 1,6 mil laut dari titik terakhir kontak.
Data Korban Kapal Virgo Terbaru
Hingga Selasa (15/9) malam, tim SAR gabungan telah menemukan 114 orang. Basarnas mencatat 108 di antaranya selamat, sementara enam orang meninggal dunia. Artinya, 129 orang masih dalam proses pencarian dari total 243 penumpang dan awak kapal.
Sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin—85 selamat dan satu meninggal dunia. Dua puluh dua penumpang lain sempat tertahan di tengah laut karena gelombang tinggi menghalangi proses transfer dari KM Cahaya Bahari, kapal kayu yang lebih dulu mengevakuasi mereka. Rombongan ini akhirnya berhasil dipindahkan menggunakan KRI Nala-363.
Kapal tanker MT Mauhau milik Pertamina Patra Niaga turut membantu proses evakuasi, bersama belasan kapal dan lima helikopter yang dikerahkan Basarnas.
Identitas Enam Korban Meninggal
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah yang ditemukan. Keenamnya adalah Reyner Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Nurul Rian Hidayat asal Pamekasan, Deny Ridzal Saputra asal Kediri, Imam Soeparno asal Surabaya, serta Erick Maisul Latif dan Risyan Kurnia Putra yang sama-sama berasal dari Garut.
Jenazah Reyner sudah dipulangkan ke Malang dan dimakamkan keluarga. Lima jenazah lainnya dijadwalkan diterbangkan ke daerah asal masing-masing pada Rabu (16/9), didampingi kepolisian setempat hingga tiba di rumah duka.
Operasi Pencarian Berlanjut
Basarnas mengerahkan 1.097 personel pada hari ketiga operasi, termasuk penyelam Kopaska TNI AL. Cuaca buruk sempat menahan penyelaman bawah air, sehingga KRI Canopus diturunkan untuk memperluas jangkauan pencarian di sekitar lambung kapal. Pesawat Cessna 208 Caravan dan sejumlah helikopter juga dilibatkan untuk menyisir dari udara.
Salah satu penumpang selamat, Ahmad Saudi, menceritakan momen menegangkan saat kapal mulai miring. Ia tengah tidur di sofa ketika mendengar orang-orang berlarian panik. Ahmad berpegangan pada jendela sebelum akhirnya naik ke bagian atas kapal dan menunggu perahu karet datang menjemputnya.
Di Banjarmasin, kepolisian membuka posko kesehatan sekaligus menyediakan pendampingan psikologis bagi keluarga yang masih menunggu kepastian nasib kerabat mereka.
Kementerian Perhubungan menyebut penyebab pasti insiden masih didalami, meski cuaca ekstrem menjadi faktor yang paling banyak disorot. Pencarian terhadap ratusan orang yang belum ditemukan akan terus berlanjut selama kondisi laut memungkinkan.
- Penulis: Firmansyah
