10 Rekomendasi Smartwatch Lari untuk Pemula, Mulai 400 Ribuan
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Smartwatch kini jadi perlengkapan wajib bagi siapa saja yang baru mulai hobi lari. Alat ini membantu memantau detak jantung, jarak tempuh, sampai kalori terbakar, tanpa perlu bawa ponsel ke mana-mana. Namun, bagi pelari pemula, memilih smartwatch yang tepat justru sering bikin bingung, karena pilihannya makin banyak dan rentang harganya juga jauh berbeda.
Kabar baiknya, smartwatch berkualitas untuk lari sekarang tidak melulu mahal. Berikut sepuluh rekomendasi yang cocok buat pelari pemula, lengkap dengan spesifikasi detailnya, disusun dari harga paling terjangkau sampai kelas menengah.
1. Xiaomi Mi Band 9
Smartband ini jadi pilihan paling aman buat pemula yang belum yakin mau serius di dunia lari. Selain itu, harganya juga paling ramah kantong di antara semua rekomendasi lain di daftar ini.
- Layar: AMOLED 1,62 inci, resolusi 490×192 piksel, kecerahan 1.200 nit
- Sensor: detak jantung, SpO2, pelacakan tidur sampai fase REM, stress monitoring, menstrual cycle tracker
- Baterai: tahan hingga 16 hari pemakaian normal
- Ketahanan air: 5ATM (IP68)
- Bobot: sekitar 27 gram
- Harga: Rp399.000 sampai Rp499.000
2. Amazfit Bip 5
Smartwatch ini fokus pada pelacakan kebugaran yang detail. Oleh karena itu, banyak pemula yang serius soal data latihan memilih model ini dibanding sekadar smartband biasa.
- Layar: TFT 1,91 inci
- Baterai: tahan sampai 11 hari
- Ketahanan air: 5ATM (IP68)
- Fitur: pelacakan lari, sepeda, renang, dan gym otomatis
- Harga: Rp799.000 sampai Rp999.000
3. Vivan VWF18
Buat budget paling minim, Vivan VWF18 layak dilirik. Meski begitu, fiturnya tetap lengkap untuk ukuran harga di kelasnya.
- Mode olahraga: lebih dari 140 mode, termasuk lari, berenang, dan mendayung
- Fitur panggilan: mendukung telepon langsung dengan reduksi noise
- Konektivitas: Bluetooth, notifikasi real-time
- Harga: sekitar Rp200.000-an
4. Jete FR12
Smartwatch ini cocok buat pelari yang ingin tetap terhubung tanpa perlu membawa ponsel. Dengan kata lain, jam ini berfungsi ganda sebagai pengganti ponsel saat sesi lari berlangsung.
- Konektivitas: Bluetooth 5.0, mendukung panggilan dan notifikasi langsung
- Mode olahraga: lebih dari 100 mode aktivitas
- Desain: kokoh dan tahan air dalam berbagai kondisi cuaca
5. Garmin Forerunner 70
Garmin menghadirkan seri entry-level ini khusus untuk pelari pemula sampai menengah. Bahkan, fitur latihannya setara jam tangan kelas menengah dari merek lain.
- Layar: AMOLED 1,2 inci, navigasi layar sentuh plus lima tombol fisik
- Fitur latihan: Garmin Coach, Daily Suggested Workouts, Running Dynamics, Running Power, Training Readiness, Race Predictor
- Baterai: tahan sampai 13 hari dalam mode smartwatch
- Target pengguna: pelari pemula sampai menengah
6. Garmin Forerunner 165
Seri ini sering direkomendasikan khusus buat pelari pemula yang butuh fitur lengkap tanpa harga selangit. Terlebih lagi, sistem GNSS bawaannya membuat pelacakan rute jauh lebih stabil dibanding smartwatch entry-level pada umumnya.
- GPS: built-in GNSS, terhubung ke beberapa sistem satelit sekaligus
- Fitur: pengukur pace, jarak tempuh, heart rate berbasis pergelangan tangan, adaptive training plans
- Baterai: tahan hingga 11 hari
- Harga: sekitar Rp2 jutaan
7. Garmin Forerunner 170
Seri terbaru Garmin kelas menengah ini rilis tahun 2026. Sebagai gambaran, bobotnya jauh lebih ringan dibanding generasi sebelumnya, sehingga cocok dipakai latihan harian maupun lomba resmi.
- Layar: AMOLED 1,2 inci, resolusi 390×390 piksel
- Bobot: sekitar 41 gram
- Target pengguna: pelari pemula yang mulai serius dan ingin upgrade dari smartband biasa
8. Huawei Watch GT Runner 2
Huawei menawarkan fitur khusus bertajuk analisis performa lari yang detail lewat seri ini. Sebagai alternatif, jam ini cocok bagi yang sudah familiar dengan ekosistem Huawei atau ingin opsi di luar Garmin.
- Fitur andalan: Intelligent Running analysis, analisis performa mendalam
- Target pengguna: pemula yang belum terlalu paham fitur teknis smartwatch olahraga
- Desain: ramah pengguna baru dengan navigasi sederhana
9. Garmin Forerunner 265
Bagi pemula yang punya budget lebih longgar, seri ini menawarkan fitur jauh lebih lengkap. Selain itu, fitur Training Readiness sangat membantu pemula yang baru belajar mengatur intensitas latihan.
- GPS: dual-band, akurat untuk aktivitas lari
- Layar: AMOLED terang
- Baterai: tahan hingga 13 hari
- Fitur: analisis performa dan pemulihan lengkap
- Bobot: ringan, nyaman dipakai saat lomba maupun latihan
- Harga: Rp4 juta sampai Rp5 juta
10. Garmin Forerunner 965
Buat pemula yang langsung ingin investasi jangka panjang, seri premium ini bisa jadi pilihan akhir. Meski harganya jauh lebih tinggi, daya tahan dan kelengkapan fiturnya membuat investasi ini tetap sepadan untuk jangka panjang.
- Desain: bezel titanium ringan
- Layar: AMOLED 1,4 inci, jernih di bawah sinar matahari
- GPS: built-in maps, multi-band GPS akurat untuk pelacakan rute
- Harga: mulai Rp16 juta
- Tips Memilih Smartwatch buat Pelari Pemula
Beberapa hal ini layak jadi pertimbangan sebelum membeli:
Pastikan baterai tahan minimal 5 sampai 10 jam dalam mode GPS aktif, cukup untuk lari jarak pendek sampai jarak menengah
Pilih smartwatch dengan sertifikasi tahan air, minimal setara 5ATM, supaya aman dipakai saat keringat atau hujan ringan
Jangan tergoda fitur berlebihan kalau baru mulai lari, fokus dulu ke fitur dasar seperti GPS, detak jantung, dan pelacakan jarak
Sesuaikan budget dengan komitmen Anda menjalani hobi lari, jangan langsung beli yang paling mahal kalau masih tahap coba-coba
Mulai dari yang Sesuai Kebutuhan
Smartwatch terbaik bukan berarti yang paling mahal, melainkan yang paling sesuai kebutuhan Anda sebagai pelari pemula. Kalau baru mau coba-coba, mulai saja dari smartband terjangkau macam Xiaomi Mi Band 9. Setelah itu, begitu konsistensi lari sudah terbentuk dan Anda mulai butuh data latihan lebih detail, barulah pertimbangkan upgrade ke seri Garmin Forerunner yang lebih lengkap fiturnya.
- Penulis: Firmansyah
