Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Perangkat Audio Nirkabel: Benarkah TWS Berbahaya bagi Otak?

Perangkat Audio Nirkabel: Benarkah TWS Berbahaya bagi Otak?

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Sumbat telinga nirkabel menempel di kepala Anda berjam-jam setiap hari. Wajar kalau muncul pertanyaan: apakah perangkat audio Bluetooth seperti TWS dan headset berbahaya bagi otak? Jawaban ilmiah saat ini cukup tegas. Bukti yang menghubungkannya dengan kanker belum ada. Namun, perangkat ini punya risiko lain yang jauh lebih nyata, yaitu pendengaran.

Radiasi di perangkat audio Bluetooth

Bluetooth bekerja lewat gelombang radio, dan gelombang itu memang membawa radiasi. Jenisnya non-pengion. Energinya cukup untuk menggerakkan atom, tetapi tidak cukup untuk melepas elektron dari atom. Sinar-X, sebaliknya, termasuk radiasi pengion yang bisa merusak sel.

Gelombang radio juga datang dari ponsel, televisi, dan radio di sekitar Anda. Menurut Ken Foster, profesor emeritus bioteknologi di Universitas Pennsylvania, TWS memancarkan radiasi sedikit lebih rendah dari ponsel. Karena itu, menempelkan ponsel ke telinga memberi paparan lebih besar daripada memakai earbud.

Apa kata lembaga kesehatan

National Cancer Institute (NCI) di Amerika Serikat belum menemukan bukti konsisten bahwa radiasi non-pengion meningkatkan risiko kanker. Menurut lembaga itu, efek biologis yang diketahui dari energi radiofrekuensi hanya pemanasan.

Gambarannya tidak sepenuhnya hitam-putih. Pada 2011, badan kanker WHO, IARC, mengklasifikasikan medan elektromagnetik radiofrekuensi sebagai “mungkin karsinogenik” (Grup 2B). Penilaian itu bertumpu pada bukti terbatas soal glioma pada pengguna ponsel berat. American Cancer Society menjelaskan, klasifikasi 2B tidak membuktikan sebab-akibat. Kopi dan gas buang bensin pun masuk kelompok yang sama.

Dengan kata lain, para ilmuwan masih mengamati. Penelitian jangka panjang belum memberi jawaban yang meyakinkan.

Bahaya perangkat audio yang lebih nyata

Pendengaran, bukan otak, yang paling terancam. WHO menilai suara di atas 85 desibel selama delapan jam, atau 100 desibel selama 15 menit, tidak aman. Badan itu memperkirakan sekitar 1,1 miliar anak muda berisiko kehilangan pendengaran karena kebiasaan mendengar yang buruk.

Volume maksimum earphone bisa mencapai sekitar 110 desibel menurut NIH. Angka itu jauh di atas batas aman. Karena kerusakan sel rambut telinga bersifat permanen, mencegahnya jauh lebih mudah daripada memulihkannya.

Ada bahaya kedua. Headphone yang terlalu keras membuat pemakainya tidak awas terhadap sekitar. Di jalan raya, hal itu bisa berujung celaka.

Cara memakai perangkat audio dengan aman

Mulai dari kebiasaan sederhana. Lepas earbud saat tidak dipakai. Turunkan volume, dan beri jeda teratur. Kompas menyarankan batas 60-90 menit per hari dengan volume tidak lebih dari 60-80%. WHO lebih ketat dan menganjurkan kurang dari satu jam per hari, jadi pilih batas yang lebih rendah bila ragu.

Aktifkan peredam bising (noise cancelling) bila tersedia. Fitur ini membantu Anda mendengar jelas di tempat ramai tanpa menaikkan volume. Kalau Anda tetap khawatir soal radiasi, Foster menyarankan beralih ke headphone berkabel.

Gejala seperti telinga berdenging atau suara terdengar teredam adalah tanda bahaya. Periksakan ke dokter THT bila muncul.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Cek Nama Penerima Bansos PKH 2026: Panduan Mandiri Melalui Aplikasi Resmi Cek Bansos

    Cara Cek Nama Penerima Bansos PKH 2026: Panduan Mandiri Melalui Aplikasi Resmi Cek Bansos

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program Bansos PKH 2026 guna menjaga daya beli dan kesejahteraan keluarga prasejahtera. Mengetahui cara cek nama penerima Bansos PKH secara mandiri sangatlah penting agar Anda tidak ketinggalan informasi mengenai jadwal pencairan dana bantuan tersebut. Program Bansos PKH tahun ini tetap menyasar kategori keluarga inti, mulai dari ibu […]

  • Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

    Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah mulai berjalan di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, program ini masih terus bergulir menuju target nasional. Program besutan pemerintah ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi tingkat desa lewat pengelolaan sembako, apotek desa, gudang, sampai layanan simpan pinjam dalam satu wadah. Kalau kamu penasaran di daerah mana saja Koperasi Desa […]

  • Groundbreaking Blok Masela: Prabowo Resmikan Proyek Gas Raksasa Rp355 Triliun di Maluku

    Groundbreaking Blok Masela: Prabowo Resmikan Proyek Gas Raksasa Rp355 Triliun di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setelah nyaris tiga dekade tertunda, proyek gas Blok Masela akhirnya memasuki tahap konstruksi. Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking Lapangan Abadi, Blok Masela, pada Kamis (16/7/2026). Peresmian ini berlangsung lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, karena agenda kenegaraan lain tidak memungkinkan Presiden hadir langsung ke lokasi di Kepulauan Tanimbar, Maluku. […]

  • Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

    Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kompetisi tidur di Jepang kembali menarik perhatian publik lewat gelaran bertajuk “Matt Race” yang digagas Koala Japan, perusahaan furnitur dan kasur asal Australia. Ajang unik ini akan digelar pada Oktober 2026, mengundang para peserta untuk berlomba mencari siapa yang bisa tidur paling nyenyak di atas kasur. Berbeda dari lomba tidur biasa, Matt Race justru […]

  • Investor Wajib Tahu! Harga Antam Logam Mulia Anjlok Rp50.000 Hari Ini akibat Tekanan Sentimen Global

    Investor Wajib Tahu! Harga Antam Logam Mulia Anjlok Rp50.000 Hari Ini akibat Tekanan Sentimen Global

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pelaku pasar dan investor emas batangan harus menerima kenyataan pahit pada akhir pekan ini karena harga Antam mengalami penurunan yang sangat drastis. Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia pada Sabtu (16/5/2026), harga emas ukuran 1 gram kini bertengger di angka Rp2.769.000 per batang di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung. Penurunan […]

  • Update Operasi Gabungan Hari Ini: Ada Razia Pajak Kendaraan di Graha Fortune Tangsel

    Update Operasi Gabungan Hari Ini: Ada Razia Pajak Kendaraan di Graha Fortune Tangsel

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pemerintah daerah bersama kepolisian terus berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menuntaskan kewajiban finansial sektor transportasi. Langkah tegas aparat penegak hukum lewat agenda Razia Pajak kendaraan hari ini menyasar para pengguna jalan yang lalai mematangkan administrasi tahunan mereka. Pelaksanaan razia pajak kendaraan ini menguji kesiapan dokumen para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi jalur […]

expand_less