Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak ke Barat Daya, BMKG Coret Jakarta dari Daerah Terdampak

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak ke Barat Daya, BMKG Coret Jakarta dari Daerah Terdampak

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui data sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Jakarta kini tidak lagi masuk dalam daftar wilayah terdampak, berbeda dari laporan sebelumnya.

Citra satelit Himawari-9 pada Senin (7/9/2026) pukul 15.00 WIB menangkap dua klaster sebaran abu vulkanik dengan arah berbeda. BMKG menjelaskan, angin mendorong material vulkanik itu menjauh dari puncak gunung menuju barat daya.

Dua Lapisan, Dua Arah Berbeda

BMKG mencatat abu vulkanik bergerak pada dua ketinggian dengan pola arah yang tidak sama.

Lapisan rendah (permukaan hingga 15.000 kaki atau 4,57 km) mengarah ke barat daya-barat laut. Sebaran ini menjangkau Banten bagian barat, Lampung, Bengkulu, hingga Samudra Hindia di sisi barat ketiga wilayah tersebut. Pada ketinggian ini, kualitas udara dan jarak pandang warga berpotensi terganggu.

Lapisan tinggi (permukaan hingga 50.000 kaki atau 15,24 km) bergerak ke barat daya-barat, menjauhi wilayah Indonesia menuju Samudra Hindia. Karena berada di jalur lintasan pesawat, sebaran pada ketinggian ini justru lebih mengkhawatirkan dunia penerbangan dibanding permukiman.

Angin Jadi Penentu Arah Sebaran

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyebut pola angin menjadi faktor utama yang mengarahkan abu vulkanik. Data 6 September 2026 pukul 16.00 WIB menunjukkan angin di sekitar Anak Krakatau bertiup ke tenggara-selatan pada lapisan bawah, ke barat laut-utara pada lapisan menengah, dan ke utara-timur laut pada lapisan atas.

Kombinasi arah angin itulah yang sempat membawa abu vulkanik hingga ke Jakarta dan sekitarnya. Namun, perubahan pola angin membuat sebaran kini bergeser ke arah barat daya, menjauh dari ibu kota.

BMKG akan terus memantau perkembangan sebaran melalui citra satelit terbaru dan mengeluarkan pembaruan informasi jika terjadi perubahan arah yang signifikan.

M
Mahsya Putri ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Reporter Kebaruan.com · Menyajikan berita ekonomi, politik, dan isu terkini secara aktual, akurat, dan berimbang.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Gol Kanada vs Qatar: Hat-trick Jonathan David Warnai Kemenangan 6-0

    Pesta Gol Kanada vs Qatar: Hat-trick Jonathan David Warnai Kemenangan 6-0

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Timnas Kanada berpesta gol saat menjamu Qatar dalam lanjutan laga Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di BC Place, Vancouver, Kanada, tampil dominan dan mengunci kemenangan telak dengan skor akhir 6-0. Laga ini berjalan cukup keras karena wasit harus mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain Qatar […]

  • 10 Tempat Tertua di Indonesia, Umurnya Ribuan Tahun

    10 Tempat Tertua di Indonesia, Umurnya Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kebaruan. Indonesia menyimpan jejak sejarah panjang, jauh sebelum negara ini berdiri. Sejumlah tempat tertua di Indonesia bahkan sudah berdiri sejak zaman prasejarah, ribuan tahun sebelum masehi. Sisanya lahir dari kerajaan besar yang pernah menguasai jalur perdagangan Nusantara. Artikel ini membahas sepuluh lokasi bersejarah tersebut, lengkap dengan bukti dan konteks arkeologisnya. 1. Gua Harimau, Sumatra Selatan […]

  • Tragedi di Pasar Grogol: Seorang Pria di Jakbar Tewas Usai Dikeroyok dan Jatuh dari Lantai 2

    Tragedi di Pasar Grogol: Seorang Pria di Jakbar Tewas Usai Dikeroyok dan Jatuh dari Lantai 2

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Aksi kekerasan jalanan kembali menelan korban jiwa dan memicu keprihatinan mendalam mengenai situasi keamanan kota pada dini hari. Seorang pria di Jakbar tewas mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden maut ini berlangsung pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan […]

  • Sosok Pitung Betawi, Jawara Legendaris yang Jadi Ikon Perlawanan Rakyat Jakarta

    Sosok Pitung Betawi, Jawara Legendaris yang Jadi Ikon Perlawanan Rakyat Jakarta

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pitung Betawi bukan sekadar dongeng pengantar tidur anak-anak Jakarta. Sosok ini berasal dari kisah nyata seorang pemuda kampung Rawa Belong. Ia tumbuh jadi simbol perlawanan rakyat kecil melawan ketidakadilan zaman kolonial. Nama aslinya Salihoen, tapi masyarakat lebih akrab menyebutnya si Pitung. Jawara silat ini namanya melekat kuat dalam ingatan warga Betawi hingga sekarang. Latar […]

  • Penyebab Tabrakan jet tempur F-15K Korea Selatan Terungkap: Akibat Selfie dan Rekaman Video Pilot

    Penyebab Tabrakan jet tempur F-15K Korea Selatan Terungkap: Akibat Selfie dan Rekaman Video Pilot

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Lama bungkam, Angkatan Udara (AU) Korea Selatan akhirnya mengungkap tabir di balik insiden kecelakaan udara yang melibatkan dua jet tempur mereka pada tahun 2021 silam. Fakta mengejutkan muncul ke permukaan; kecerobohan pilot yang asyik berswafoto (selfie) dan merekam video di tengah misi penerbangan menjadi pemicu utama benturan tersebut. Dalam keterangan resminya pada Kamis (23/4/2026), […]

  • Bergerak Melawan Kanker: Panduan Latihan Fisik untuk Pemulihan dan Kualitas Hidup Pasien di Tahun 2026

    Bergerak Melawan Kanker: Panduan Latihan Fisik untuk Pemulihan dan Kualitas Hidup Pasien di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Selama bertahun-tahun, saran medis bagi pasien kanker adalah “istirahat total”. Namun, data terbaru yang kami rangkum hingga April 2026 menunjukkan hal sebaliknya: bergerak adalah obat. Sebagai praktisi yang mengamati perjalanan banyak pejuang kanker, saya melihat bagaimana aktivitas fisik yang terukur mampu mengembalikan kontrol atas tubuh yang sempat “hilang” akibat efek samping pengobatan. Data & […]

expand_less