Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Olah Raga » Hasil Argentina vs Mesir 3-2: Comeback Gila dari 0-2, Enzo Fernandez Cetak Gol Bersejarah

Hasil Argentina vs Mesir 3-2: Comeback Gila dari 0-2, Enzo Fernandez Cetak Gol Bersejarah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Argentina mengamankan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir 3-2 di Atlanta Stadium — dan cara mereka melakukannya membuat seluruh dunia sepak bola tidak bisa berkedip.

Tim berjuluk La Albiceleste mengalahkan Mesir 3-2. Tim asuhan Lionel Scaloni sempat berada di ambang kekalahan setelah Mesir unggul 2-0 saat pertandingan tersisa 15 menit. Namun tiga gol pada 11 menit terakhir, termasuk gol kemenangan Enzo Fernandez pada masa injury time, membuat Argentina membalikkan keadaan.

Mesir Buka Skor Lebih Dulu — Argentina Tertinggal Sejak Menit 15

Mesir tidak datang untuk kalah. Mereka datang dengan rencana yang matang dan nyaris sempurna menjalankannya.

Mesir membuka keunggulan pada menit 15 lewat gol yang dicetak Yasser Ibrahim. Ia memanfaatkan umpan silang Marwan Attia yang memberikan umpan silang ke dalam kotak penalti, dan ia mencetak gol ke sudut kanan bawah gawang.

Argentina langsung merespons dan mendapat peluang emas untuk menyamakan skor. Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan di kotak penalti. Messi maju sebagai algojo — tapi babak pertama diwarnai kegagalan penalti Lionel Messi yang dimentahkan Mostafa Shobeir.

Shobeir benar-benar tampil tangguh di bawah mistar gawang sepanjang babak pertama. Kiper 26 tahun itu berulang kali melakukan penyelamatan gemilang, termasuk mementahkan peluang emas dari Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez.

VAR Selamatkan Argentina — Sebelum Ziko Akhirnya Tembus

Babak kedua dimulai dengan drama langsung.

Pada menit ke-59, Mostafa Ziko sempat menggandakan keunggulan Mesir, tetapi gol tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR merekomendasikan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez terjadi sebelumnya.

Tapi Mesir tidak menyerah. Mostafa Zico menggandakan keunggulan Mesir pada menit 67. Ia menerima umpan dari Haissem Hassan melalui serangan balik dan melepaskan tembakan first-time yang bagus ke gawang dari jarak dekat.

Argentina tertinggal 0-2. Waktu terus berjalan. Dan tidak ada yang benar-benar yakin Tim Tango bisa bangkit dari situasi sesulit ini.

Romero Memulai Kebangkitan di Menit 79

Lionel Scaloni tidak tinggal diam. Ia memasukkan Gonzalo Montiel dan Lautaro Martinez sebagai pengganti — dan keputusan itu langsung mengubah dinamika laga.

Argentina memperkecil ketertinggalan lewat gol Cristian Romero pada menit 78. Ia memanfaatkan umpan lambung Lionel Messi dan mengalahkan duel udara dengan bek lawan. Sundulannya menyasar ke sisi kanan gawang dari jarak dekat.

Skor berubah 1-2. Stadion Atlanta yang tadinya sunyi untuk suporter Argentina tiba-tiba meledak. Dan satu gol itu mengubah seluruh atmosfer laga.

Messi Bayar Lunas Kegagalan Penalti — Skor Kembali Imbang

Lima menit setelah Romero memperkecil ketinggalan, giliran sang kapten tampil ke depan.

Berawal dari aksi Lautaro Martinez yang mengirim bola ke dalam kotak penalti, Messi yang berada dalam posisi bebas bersiap melahap peluang tersebut. Sang kapten langsung melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Shobeir kembali mampu menepisnya, tetapi bola membentur mistar dan memantul masuk ke gawang.

Skor 2-2. Argentina sudah menyamakan kedudukan dari posisi tertinggal dua gol. Dan momentum sepenuhnya beralih ke tangan Albiceleste.

Enzo Fernandez Tutup Drama dengan Gol Bersejarah

Ketika semua orang sudah menyiapkan diri untuk perpanjangan waktu, satu momen injury time mengubah segalanya.

Pada menit ketiga tambahan waktu, Enzo Fernandez mencetak gol yang memastikan lolosnya Argentina ke perempat final berkat umpan dari Lautaro Martinez yang baru masuk sebagai pemain pengganti.

Tapi bukan hanya kemenangan yang Enzo ukir malam itu. Gol penentu kemenangan yang dicetak oleh gelandang Chelsea itu bukan cuma meloloskan negaranya, tetapi juga tercatat resmi sebagai gol ke-3.000 dalam sejarah panjang Piala Dunia.

Gol bersejarah di momen paling dramatis. Tidak ada penulis fiksi yang berani menulis cerita seperti ini.

Kontroversi di Akhir Laga

Kemenangan Argentina tidak datang tanpa drama tambahan.

Gol itu memicu protes dari kubu Mesir yang menyebut ada pelanggaran pada Mohamed Salah dalam prosesnya. Wasit sampai mengeluarkan kartu merah untuk staf Mesir yang masuk ke lapangan. IDN Times

Suporter dan ofisial Mesir bereaksi keras terhadap keputusan wasit Francois Letexier. Tapi protes itu tidak mengubah apapun — skor tetap 3-2 untuk Argentina hingga peluit panjang berbunyi.

Shobeir — Kiper Terbaik yang Berada di Tim yang Kalah

Di balik kekalahan Mesir, ada satu nama yang layak mendapat tepuk tangan meriah.

Mostafa Shobeir tampil luar biasa sepanjang 90 menit. Ia menepis penalti Messi, memblok peluang Mac Allister dan Alvarez, dan membuat Argentina frustrasi selama lebih dari satu jam. Tanpa Shobeir, Mesir mungkin sudah kebobolan jauh lebih banyak gol di babak pertama.

Argentina Selanjutnya Hadapi Pemenang Kolombia vs Swiss

Kemenangan ini membuat Argentina melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Kolombia kontra Swiss.

Argentina lolos dengan cara yang tidak elegan — tertinggal 0-2, gagal penalti, lalu bangkit dalam 11 menit terakhir. Tapi dalam sepak bola, cara lolos tidak selalu penting. Yang penting adalah tiket ke babak berikutnya sudah di tangan.

Susunan Pemain

Argentina: Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel 73′), Cristian Romero (Nicolas Otamendi 90′), Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico (Nico Gonzalez 66′); Rodrigo De Paul (Lautaro Martinez 66′), Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez (Facundo Medina 90′).

Mesir: Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Emam Ashour (Hamdi Fathy 45′), Marwan Attia, Mohanad Lasheen (Zizo 90′), Haissem Hassan (Trezeguet 73′); Mohamed Salah, Mostafa Ziko (Omar Marmoush 80′).

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • tarif listrik

    Tagihan Listrik Awal Juni 2026 Melonjak? PLN Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik!

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Keluhan warganet mengenai pembengkakan tagihan listrik pascabayar pada awal bulan ini langsung memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak pelanggan merasa bingung karena besaran angka pada struk pembayaran mereka mendadak melonjak tanpa adanya pemberitahuan resmi sebelumnya. Isu mengenai penyesuaian tarif listrik secara sepihak pun sempat bergulir liar dan menimbulkan keresahan di kalangan […]

  • Buah Menaikkan Berat Badan

    Buah Menaikkan Berat Badan: Ini 7 Pilihan Terbaik untuk Anda yang Ingin Gemuk Sehat

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Buah menaikkan berat badan sebenarnya bukan mitos, asalkan Anda memilih jenis yang tepat. Tidak semua buah rendah kalori seperti anggapan kebanyakan orang, karena beberapa jenis justru menyimpan energi dan lemak sehat dalam jumlah signifikan. Berikut tujuh pilihan buah yang bisa membantu Anda menambah berat badan secara sehat, bukan sekadar menumpuk lemak sembarangan. 1. Alpukat […]

  • lamaran-nekat-puncak-empire-state

    Lamaran Dramatis di Puncak Empire State: Aksi Nekat Berujung Penangkapan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebuah pasangan viral karena memilih lokasi tidak biasa saat menyatakan cinta. Mereka nekat menggelar lamaran di puncak antena Empire State Building, New York, pada ketinggian 457 meter. Pasangan tersebut bernama Angela Nikolau (33) dan Ivan Beerkus (32). Mereka tampak mengenakan pakaian serba hitam serta penutup wajah saat beraksi di ketinggian. Sekitar pukul 12 siang, […]

  • benarkah-ai-menyerap-air-fakta-konsumsi-air-pusat-data

    Benarkah AI Menyerap Air? Ini Fakta Konsumsi Air Pusat Data

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kebaruan. Jawabannya benar, tetapi tidak langsung. AI menyerap air lewat pusat data yang menjalankannya, bukan lewat aplikasinya. Server AI menghasilkan panas besar, dan banyak fasilitas mendinginkannya dengan air yang sebagian menguap. Angkanya jauh lebih kecil per pertanyaan daripada klaim viral, tetapi menumpuk besar di tingkat pusat data. Berapa air yang terpakai setiap kali Anda bertanya […]

  • destinasi-jepang-kyoto

    Destinasi Jepang Terbaik 2026: Panduan Lengkap ke Kyoto untuk Pertama Kali

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kalau kamu tanya satu destinasi Jepang yang wajib dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup, jawaban paling sering muncul tetap sama: Kyoto. Bukan tanpa alasan. Kota ini menyimpan lebih dari 1.600 kuil Buddha dan 400 kuil Shinto — angka yang membuat Kyoto secara resmi masuk dalam daftar UNESCO World Heritage dengan 17 situs sekaligus. Data dari […]

  • Waspada Ancaman Hantavirus

    Waspada Ancaman Hantavirus di Tangerang: Kenali Gejala dan 10 Cara Jitu Mencegahnya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dinas Kesehatan Kota Tangerang menerbitkan imbauan resmi medis agar seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman patogen berbahaya. Otoritas kesehatan wilayah tersebut meminta warga mengantisipasi penyebaran agen infeksius Hantavirus dengan menjaga higienitas lingkungan secara ketat. Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa kelompok patogen ini memicu gangguan kesehatan yang sangat serius pada […]

expand_less