Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp 20 Juta Diduga dari Oknum Polisi untuk Geser Lokasi Demo

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp 20 Juta Diduga dari Oknum Polisi untuk Geser Lokasi Demo

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Ketua BEM FH UBK menerima Rp 20 juta, diduga dari oknum polisi. Kampus langsung menonaktifkan.Eks Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdimaludin, mengaku secara resmi kepada pihak kampus bahwa ia menerima uang sebesar Rp 20 juta. Uang itu diduga berasal dari oknum aparat kepolisian — dan diserahkan melalui perantara seorang alumni Fakultas Hukum UBK.

Pengakuan ini mencuat ke permukaan lewat konferensi pers yang digelar Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, di kampus UBK Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Uang Masuk Sebelum Demo, Tujuannya Jelas

Kronologinya cukup terang. Uang itu masuk pada Senin dini hari, tepat sebelum aksi demonstrasi mahasiswa bergulir pada 15 Juni 2026.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, uang tersebut diserahkan pada Senin dini hari menjelang aksi mahasiswa dari beberapa BEM di UBK dengan catatan agar mereka tidak melakukan demonstrasi ke Istana,” kata Daniel.

Tujuannya satu: menggeser lokasi demo dari kawasan Istana ke Gedung DPR RI.

Tapi rencana itu gagal total. Abdimaludin menolak arahan tersebut. Mahasiswa tetap bergerak ke Istana — meski uang sudah telanjur diterima.

Dana Rp 20 Juta Tidak Dinikmati Sendiri

Hasil penelusuran internal kampus mengungkap fakta menarik. Abdimaludin tidak menyimpan seluruh dana itu untuk dirinya sendiri.

Sebagian uang diduga mengalir ke sejumlah pengurus dan anggota BEM Fakultas Hukum serta BEM Fakultas Ekonomi UBK yang ikut terlibat dalam persiapan aksi.

Artinya, dugaan penerimaan dana ini bukan hanya menyentuh satu nama — tapi menyebar ke lingkaran yang lebih luas di dalam struktur organisasi kemahasiswaan UBK.

Mahasiswa Marah, Delapan Tuntutan Dilayangkan

Terungkapnya kasus ini langsung memantik amarah dari kalangan mahasiswa UBK sendiri.

Dalam forum internal kampus pada Senin (22/6/2026), para mahasiswa menyuarakan kekecewaan mereka secara tegas. Mereka menilai tindakan ini merusak kepercayaan terhadap organisasi kemahasiswaan dan mencoreng marwah gerakan mahasiswa.

“Kami meminta mereka mundur dari jabatan BEM dan jabatan organisasi lainnya di kampus,” kata mahasiswa UBK, Na’ilah Panrita Hartono.

Forum itu menghasilkan delapan tuntutan kepada rektorat dengan tenggat 10 hari kerja — terhitung sejak 22 Juni hingga 6 Juli 2026. Beberapa poin tuntutan utamanya:

  • Semua pihak yang terlibat wajib membuat pernyataan video yang mengakui penerimaan suap
  • Lima nama pengurus BEM masuk daftar petisi untuk ditindak tegas, termasuk Abdimaludin, Rafly Maulana Akbar, Mubarak Tuasamu, Pujiono, dan Muhammad Rafi Bastian
  • Seluruh pihak yang terlibat wajib mengundurkan diri dari semua jabatan internal kampus
  • Nilai mata kuliah Ajaran Bung Karno (ABK) 1–4 dituntut dianulir dan diganti nilai E
  • Mahasiswa penerima KIP-K yang terlibat wajib mengembalikan dana negara
  • Pembentukan badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa

Tuntutan ini bukan sekadar formalitas. Deadline jelas. Ada nama yang disebut. Ada konsekuensi konkret yang diminta.

Kampus Bergerak Cepat, Abdimaludin Langsung Dinonaktifkan

Rektorat UBK tidak tinggal diam. Abdimaludin langsung dinonaktifkan dari jabatan Ketua BEM Fakultas Hukum sejak pengakuannya resmi diterima kampus.

“Kami sudah menonaktifkan yang bersangkutan. Sehingga yang bersangkutan tidak lagi dapat mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua BEM sampai proses investigasi ini selesai,” tegas Daniel.

Kampus juga membuka kemungkinan sanksi akademik maupun organisasi jika investigasi membuktikan adanya pelanggaran nyata.

“Kami ingin persoalan ini terang-benderang sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan di lingkungan kampus,” ujar Daniel.

BEM SI Angkat Bicara: Ini Tamparan bagi Gerakan Mahasiswa

Kasus ini tidak luput dari perhatian BEM Seluruh Indonesia (BEM SI). Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus berdiri di atas integritas moral dan intelektual — bukan atas dasar imbalan dari pihak manapun.

Muzammil menilai, jika dugaan ini terbukti, itu sangat disayangkan karena tidak mencerminkan semangat perjuangan mahasiswa yang independen dan berpihak pada rakyat. Namun ia juga mengingatkan satu hal penting: jangan generalisasi. Kasus satu oknum tidak mewakili seluruh gerakan mahasiswa Indonesia.

“Momentum ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar gerakan mahasiswa semakin transparan, akuntabel, dan menjaga marwah perjuangan,” kata Muzammil.

Pelajaran Besar dari Kasus BEM FH UBK

Kasus ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar uang Rp 20 juta. Gerakan mahasiswa selalu punya modal utama: kepercayaan publik. Ketika modal itu dipertaruhkan demi amplop dari oknum aparat, yang runtuh bukan hanya satu jabatan — tapi seluruh legitimasi perjuangan.

Investigasi menyeluruh dari pihak kampus, tuntutan dari sesama mahasiswa, dan perhatian dari BEM SI jadi sinyal bahwa ekosistem mahasiswa masih punya mekanisme koreksi diri yang sehat.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Como Akan Bermain di Liga Champions Musim Depan, Cetak Sejarah Baru

    Como Akan Bermain di Liga Champions Musim Depan, Cetak Sejarah Baru

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pencinta sepak bola tanah air menyaksikan momen historis yang sangat luar biasa dari panggung kompetisi kasta tertinggi Liga Italia. Jurnalis olahraga memastikan bahwa Como akan bermain di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah panjang berdirinya klub tersebut. Keberhasilan fantastis ini menjadi kenyataan setelah tim asuhan Cesc Fabregas tersebut mengakhiri musim kompetisi Serie A […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Juni 2026: Stabil di Rp2.655.000 per Gram, Cek Semua Ukuran

    Harga Emas Antam Hari Ini 26 Juni 2026: Stabil di Rp2.655.000 per Gram, Cek Semua Ukuran

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat, 26 Juni 2026, dan harga emas Antam membuka hari dengan kondisi yang tenang. Logam Mulia mencatat harga dasar emas batangan reguler di angka Rp2.655.000 per gram — sama persis dengan posisi kemarin. Tidak ada pergerakan signifikan pagi ini, dan itu justru menjadi sinyal menarik bagi investor yang sedang mempertimbangkan waktu terbaik untuk masuk […]

  • Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 membawa angin segar sekaligus catatan penting bagi para pemilik kendaraan di Indonesia. Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) resmi menetapkan fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang bergerak secara variatif, di mana beberapa komoditas mengalami penurunan drastis sementara jenis lainnya justru merangkak naik. Mengamati grafik dan tabel harga […]

  • Wacana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Hanya Untuk Kelas Menengah ke Atas?

    Wacana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Hanya Untuk Kelas Menengah ke Atas?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Kabar mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2026 kembali mencuat setelah pemerintah memproyeksikan adanya jurang defisit pembiayaan yang cukup dalam, yakni berkisar antara Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun sepanjang tahun ini. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (BGS), menegaskan bahwa evaluasi tarif […]

  • Serangan Siber Kian Kompleks, Mengapa ISO/IEC 27001:2022 Kini Semakin Dibutuhkan?

    Serangan Siber Kian Kompleks, Mengapa ISO/IEC 27001:2022 Kini Semakin Dibutuhkan?

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta – Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor turut meningkatkan kebutuhan organisasi terhadap tata kelola keamanan informasi yang lebih baik. Di sisi lain, meningkatnya ancaman siber membuat pemahaman mengenai standar internasional seperti ISO/IEC 27001:2022 menjadi semakin penting, tidak hanya bagi praktisi teknologi informasi, tetapi juga mahasiswa, akademisi, auditor, dan pelaku bisnis. Melihat perkembangan tersebut, […]

  • Kontroversi Vonis Nadiem Makarim: Hakim Abaikan Kesempatan Tanggapan Terdakwa

    Kontroversi Vonis Nadiem Makarim: Hakim Abaikan Kesempatan Tanggapan Terdakwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, pada Selasa (30/6/2026). Setelah pembacaan putusan, majelis hakim yang dipimpin Purwanto S. Abdullah langsung bergegas meninggalkan ruang sidang. Hakim tidak memberikan kesempatan bagi terdakwa maupun penasihat hukumnya untuk menanggapi hasil putusan tersebut. Pihak pengacara Nadiem segera melakukan interupsi […]

expand_less