Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri P2MI: Pernikahan, Bukan Susah Kerja, Jadi Alasan Utama WNI Pindah Kewarganegaraan

Menteri P2MI: Pernikahan, Bukan Susah Kerja, Jadi Alasan Utama WNI Pindah Kewarganegaraan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Isu WNI beramai-ramai melepas kewarganegaraan ternyata selama ini disalahpahami publik. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, angkat bicara meluruskan persepsi keliru tersebut. Ia mengungkap fakta mengejutkan: pernikahan, bukan kesulitan mencari kerja, menjadi penyebab dominan di balik fenomena ini.

Rujukan Datanya Langsung dari Kementerian Imigrasi

Klarifikasi ini bukan asal bicara. Mukhtarudin menelusuri sendiri data resmi ke Kementerian Imigrasi sebelum menyampaikan pernyataannya ke publik. Baginya, isu ini terlanjur digiring ke arah yang tidak sesuai fakta.

“Sebenarnya, isunya di-blow up ke lain gitu, padahal dari data yang saya tanya dari Kementerian Imigrasi, yang mau lepas warga negara itu justru oleh karena nikah,” ungkap Mukhtarudin saat berkunjung ke Kota Sukabumi, Senin (27/7/2026) siang.

Pelurusan fakta ini muncul di tengah gencarnya narasi yang mengaitkan pelepasan status WNI dengan minimnya kesempatan kerja di tanah air.

Bantah Tudingan Lapangan Kerja Domestik yang Sempit

Mukhtarudin tak segan membantah secara langsung tuduhan bahwa keterbatasan lapangan pekerjaan di Indonesia mendorong warganya hengkang sekaligus melepas status kewarganegaraan. Ia menyebut tudingan tersebut kental nuansa politis dan bertolak belakang dengan temuan data sesungguhnya.

“Jadi, bukan oleh karena faktor karena enggak ada pekerjaan di sini ataupun apa, enggak. Cuma ini ya namanya politis ya, padahal datanya tidak begitu,” tegasnya.

Publik pun ia ajak lebih cermat membaca data sebelum terburu-buru menyimpulkan. Kesimpulan tanpa dasar data yang kuat, menurutnya, hanya akan melahirkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Membedah Angka 80.000 WNI

Mukhtarudin menyoroti angka besar yang selama ini jadi sorotan: 80.000 WNI berencana pindah kewarganegaraan. Namun ia menekankan pentingnya memilah angka tersebut berdasarkan motif sebenarnya, bukan sekadar dibiarkan jadi angka mentah tanpa konteks.

“Jadi kalau dilihat, 80.000 orang Indonesia mau pindah, dari 80.000 itu mungkin dilihat berapa sih yang sebenarnya yang cari pekerjaan, berapa sih yang pindah warga negara oleh karena pernikahan,” paparnya.

Pemilahan data semacam ini krusial dilakukan. Sebagian besar dari mereka nyatanya memilih melepas status WNI demi mengikuti pasangan hidup berkewarganegaraan asing—bukan murni terdesak faktor ekonomi seperti anggapan selama ini.

Dampaknya ke Kebijakan Pemerintah Selanjutnya

Motif sebenarnya di balik keputusan melepas kewarganegaraan ini rupanya sangat menentukan langkah pemerintah ke depan. Bayangkan saja, penanganannya jelas berbeda antara kasus pernikahan campuran dengan persoalan sempitnya lapangan kerja di dalam negeri.

Kalau Anda penasaran dengan tren migrasi WNI belakangan ini, ada baiknya langsung merujuk ke data resmi kementerian terkait, bukan sekadar percaya isu yang beredar di linimasa media sosial. Kejernihan data seperti ini pada akhirnya membantu pemerintah menyusun kebijakan perlindungan pekerja migran yang lebih tepat sasaran, sekaligus meredam kesimpangsiuran informasi yang kerap muncul belakangan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Kebakaran TNBTS Kian Dekati Puncak B29, Dua Helikopter Diterjunkan

    Api Kebakaran TNBTS Kian Dekati Puncak B29, Dua Helikopter Diterjunkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Api masih terus merambat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jaraknya kini tinggal sekitar 2 kilometer dari Puncak B29, destinasi wisata populer di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Petugas gabungan bergerak cepat membentuk garis sekat agar api tidak semakin mendekat ke area wisata. Tim Gabungan Turun ke Lapangan Kepala BPBD Kabupaten […]

  • Hasil Argentina vs Mesir 3-2: Comeback Gila dari 0-2, Enzo Fernandez Cetak Gol Bersejarah

    Hasil Argentina vs Mesir 3-2: Comeback Gila dari 0-2, Enzo Fernandez Cetak Gol Bersejarah

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Argentina mengamankan tiket perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir 3-2 di Atlanta Stadium — dan cara mereka melakukannya membuat seluruh dunia sepak bola tidak bisa berkedip. Tim berjuluk La Albiceleste mengalahkan Mesir 3-2. Tim asuhan Lionel Scaloni sempat berada di ambang kekalahan setelah Mesir unggul 2-0 saat pertandingan tersisa 15 menit. Namun […]

  • Kelas BPJS Kesehatan Dihapus, Ini yang Perlu Peserta Tahu soal KRIS dan Iuran Terbaru

    Kelas BPJS Kesehatan Dihapus, Ini yang Perlu Peserta Tahu soal KRIS dan Iuran Terbaru

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sistem kelas 1, 2, dan 3 di BPJS Kesehatan resmi ditinggalkan. Sejak Agustus 2026, seluruh peserta beralih ke Kelas Rawat Inap Standar, atau yang biasa disingkat KRIS. Buat kamu yang selama ini bingung kelasnya mau naik atau turun, sekarang urusannya jadi lebih sederhana — semua peserta dapat standar layanan yang sama. Kenapa Kelas 1, […]

  • Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan yang menyeret nama mereka dengan dugaan pemeriksaan pegawai PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (15/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perusahaan belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak Maybank. Ketidakjelasan status informasi ini membuat perseroan […]

  • Polemik Anggaran MBG: Menkeu Sebut Ada Pemangkasan, BGN Bantah

    Polemik Anggaran MBG: Menkeu Sebut Ada Pemangkasan, BGN Bantah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Anggaran MBG kini menjadi pusat perhatian publik setelah muncul pernyataan yang tidak selaras antara Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya langkah efisiensi berupa pemotongan dana sebesar Rp67 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Menurut penjelasan Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA, proyeksi […]

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Mantan Istri Andre Taulany, Erin, dan Laporan Balik

    Kasus Dugaan Penganiayaan Mantan Istri Andre Taulany, Erin, dan Laporan Balik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kebaruan.comPerkembangan hukum yang melibatkan mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin, kini menjadi sorotan publik. Pihak Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan resmi terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial H. Sebagai mantan istri Andre Taulany, kasus ini tentu menarik perhatian banyak pihak, terutama mengenai bagaimana […]

expand_less