Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Apa Itu Kampung Bahari Jakarta? Fakta di Balik Julukan Kampung Narkoba

Apa Itu Kampung Bahari Jakarta? Fakta di Balik Julukan Kampung Narkoba

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Nama Kampung Bahari kerap muncul di headline media. Setiap kali polisi atau BNN menggelar razia narkoba di Jakarta, kawasan ini jadi sorotan. Lokasinya berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Letaknya tidak jauh dari Terminal dan Stasiun Tanjung Priok. Bagi warga ibu kota, nama kampung ini identik dengan satu label: kampung narkoba.

Secara geografis, Kampung Bahari punya lima ruas jalan utama. Jalan-jalan itu diberi nama Jalan Bahari I sampai Jalan Bahari V. Jalan utamanya sempit, hanya muat satu mobil. Gang-gang kecil di sekitarnya cuma bisa dilewati sepeda motor. Kepadatan penduduk di sini cukup tinggi. Rumah-rumah semipermanen berderet rapat di sepanjang rel kereta yang melintasi kawasan tersebut.

Kenapa Disebut Kampung Narkoba?

Label “kampung narkoba” bukan tanpa alasan. Kawasan ini menjadi target operasi berulang dari kepolisian dan BNN sejak bertahun-tahun lalu. Salah satu operasi besar terjadi pada awal November 2025. Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, turun langsung memimpin razia gabungan. Sebanyak 700 personel dari BNN, Polda Metro Jaya, Brimob, dan Polres Jakarta Utara ikut dalam operasi ini.

Hasil operasi itu cukup mengejutkan. Petugas menemukan hampir 90 kilogram sabu dan ratusan pil ekstasi. Mereka juga menyita ganja, uang tunai lebih dari Rp1,4 miliar, senjata api, dan senjata tajam. Razia serupa pernah terjadi sebelumnya. Pada Juli 2024, polisi menggelar Operasi Nila Jaya di kampung ini. Puluhan warga sempat diamankan saat itu. Sebagian dari mereka terbukti positif narkoba lewat tes urine.

Kondisi Sosial di Dalam Kampung

Di balik reputasi buruknya, Kampung Bahari tetap jadi rumah bagi ribuan keluarga. Mereka menjalani hidup normal sehari-hari seperti warga kota lainnya. Sebagian warga berjualan di pasar. Sebagian lain membuka warung kecil atau bekerja serabutan di sekitar pelabuhan. Pindah dari kampung ini bukan pilihan mudah bagi mereka. Sumber penghasilan sudah terlanjur menyatu dengan lingkungan tempat tinggal.

Kompas pernah mengangkat situasi ini dalam sebuah liputan mendalam. Pengunjung dari luar kerap mendapat pengawasan ketat begitu memasuki gang-gang sempit kampung ini. Petugas bahkan sudah memetakan kawasan ke dalam beberapa titik pengawasan, dari A1 sampai A10. Pemetaan ini memudahkan pemantauan aktivitas peredaran narkoba di lapangan.

Upaya Pemulihan yang Terus Berjalan

Aparat tidak hanya mengandalkan penindakan hukum di Kampung Bahari. Mereka juga menggalakkan pendekatan sosial lewat sosialisasi P4GN, singkatan dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Kombes Pol Mukti Juharsa, mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, pernah menyambangi kampung ini secara langsung. Ia mengajak warga bersama-sama membasmi narkoba lewat edukasi keluarga sejak dini.

Meski begitu, stigma “kampung narkoba” belum sepenuhnya hilang. Razia demi razia terus berulang dari tahun ke tahun. Kondisi ini menandakan persoalan di kawasan tersebut jauh lebih kompleks daripada sekadar penegakan hukum. Faktor ekonomi, kepadatan penduduk, dan lemahnya pengawasan jadi akar masalah utama. Ketiga faktor ini membuat peredaran narkoba sulit diberantas tuntas dari wilayah tersebut.

Intinya

Kampung Bahari bukan sekadar nama kawasan biasa di peta Jakarta Utara. Kawasan ini mencerminkan kompleksitas masalah sosial di kota besar. Penegakan hukum, kondisi ekonomi warga, dan stigma publik saling berkelindan di sini. Banyak orang penasaran soal asal-usul labelnya sebagai kampung narkoba. Jawabannya ada pada rentetan razia panjang yang terus terjadi hingga hari ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • iPhone 18 Series Kabarnya Meluncur 9 September, iPhone Ultra Paling Dinanti

    iPhone 18 Series Kabarnya Meluncur 9 September, iPhone Ultra Paling Dinanti

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Penggemar Apple sudah bisa mulai menandai kalender. Rabu, 9 September 2026 waktu Amerika Serikat, kabarnya jadi hari besar peluncuran generasi terbaru iPhone 18. Lokasinya kemungkinan besar tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni Steve Jobs Theater di Cupertino, California, pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar tengah malam WIB menjelang Kamis. Kenapa 9 September Jadi Tanggal Favorit […]

  • Kabar Duka BTN Jakarta International Marathon 2026: Peserta Meninggal Dunia

    Kabar Duka BTN Jakarta International Marathon 2026: Peserta Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gelaran BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 yang seharusnya penuh sukacita kini menyisakan duka mendalam bagi dunia olahraga lari tanah air. Kabar duka ini muncul setelah sejumlah peserta dilaporkan tumbang di sepanjang lintasan lomba. Bahkan, satu orang peserta dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Pihak penyelenggara menyampaikan rasa belasungkawa resmi atas wafatnya Agus Putranadi, […]

  • Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mendekati jadwal interview psikolog, wajar kalau perut mendadak mules dan pikiran penuh berbagai skenario. Padahal, sesi ini sebenarnya nggak seseram bayangan kebanyakan orang. Yuk, kenali dulu pertanyaan yang biasa muncul plus cara menjawabnya biar kamu tampil lebih percaya diri. Kenapa Interview Psikolog Bikin Deg-degan Berbeda dari wawancara HRD atau user biasa, sesi interview psikolog […]

  • 5 Truk Dirusak Massa di Kemanggisan, Polisi Sudah Evakuasi Semuanya

    5 Truk Dirusak Massa di Kemanggisan, Polisi Sudah Evakuasi Semuanya

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peristiwa truk dirusak massa menjadi sorotan warganet usai video kondisi lima truk yang terguling dengan kaca pecah dan pintu jebol beredar luas di media sosial. Lokasi kejadian berada di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, sementara truk-truk tersebut sendiri dikabarkan dibawa serombongan simpatisan yang terlibat kericuhan di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8) malam. Lima truk colt […]

  • Sinopsis Terikat Janji Episode 80 Selasa 23 Juni 2026: Sena Marah, Jihan Mulai Susun Rencana Balas

    Sinopsis Terikat Janji Episode 80 Selasa 23 Juni 2026: Sena Marah, Jihan Mulai Susun Rencana Balas

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sinetron Terikat Janji kembali hadir dengan konflik yang makin sulit diprediksi. Episode 80 tayang Selasa, 23 Juni 2026 pukul 19.00 WIB di RCTI — dan berdasarkan trailer resmi yang sudah beredar luas di media sosial, malam ini bukan malam yang tenang. Segitiga Sena, Jihan, dan Davin meledak. Bukan pelan-pelan. Langsung di awal. Satu Panggilan, […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp20.000 Hari Ini, Kini Dibanderol Rp2,713 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Turun Rp20.000 Hari Ini, Kini Dibanderol Rp2,713 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu pagi (10/6/2026). Berdasarkan data terbaru dari PT Antam Tbk melalui layanan Logam Mulia Antam, harga emas batangan turun Rp20.000 per gram. Saat ini, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp2.713.000. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang mencapai Rp2.733.000 per gram. […]

expand_less