Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Tarif Pajak UMKM Terbaru: 0,5% Berlaku untuk Siapa dan Berapa Lama?

Tarif Pajak UMKM Terbaru: 0,5% Berlaku untuk Siapa dan Berapa Lama?

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Banyak pelaku usaha kecil masih bingung soal pajak. Wajar, karena aturannya terus berkembang. Tapi justru di sinilah pentingnya kamu memahami tarif pajak UMKM terbaru — agar tidak salah hitung dan tidak kena sanksi yang tidak perlu.

Tarif PPh Final UMKM 0,5% sesuai PP 55/2022, lengkap dengan contoh perhitungannya.

Tidak Semua Usaha Masuk Kategori UMKM

Sebelum bicara tarif, penting untuk tahu dulu apakah usaha kamu memang tergolong UMKM. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, penggolongan UMKM mengacu pada jumlah aset dan total omzet penjualan per tahun.

Kategori ini penting karena langsung memengaruhi kewajiban pajaknya. UMKM dan non-UMKM punya skema perpajakan yang berbeda.

Tarif PPh Final UMKM: 0,5% dari Omzet Bruto

Sesuai PP No. 23/2018 yang kemudian digantikan PP No. 55/2022, UMKM dengan omzet bruto di bawah Rp4,8 miliar per tahun berhak menggunakan tarif PPh Final sebesar 0,5% dari penghasilan bruto.

Tapi ada batasnya. Tarif ini tidak berlaku selamanya. Masa penggunaannya tergantung bentuk usaha:

  • WP Orang Pribadi → maksimal 7 tahun
  • Koperasi, CV, atau Firma → maksimal 4 tahun
  • Perseroan Terbatas (PT) → maksimal 3 tahun

Setelah masa itu habis, kamu wajib beralih ke tarif normal PPh Pasal 17 atau menggunakan metode NPPN.

Contoh Kasus Nyata

Kasus 1 — WP Pribadi:

Tuan A mendirikan usaha pada 2018 dengan omzet Rp3,5 miliar per tahun. Sebagai WP Pribadi, ia bisa menikmati tarif 0,5% hingga 2024. Mulai 2025, ia wajib beralih ke tarif Pasal 17.

Kasus 2 — CV:

CV BBB berdiri tahun 2024 dengan omzet Rp4,8 miliar. Karena berbentuk CV, tarif 0,5% hanya berlaku sampai 2028. Tahun 2029, CV ini harus menggunakan tarif normal.

Kasus 3 — PT:

PT AAA didirikan 2023 dengan omzet yang sama. Karena berbentuk PT, masa berlaku tarif finalnya hanya 3 tahun — artinya berakhir di 2026. Tahun 2027 sudah harus memakai tarif PPh Badan normal.

Cara Menghitung PPh Final UMKM

Rumusnya sederhana:

PPh Final = 0,5% × Peredaran Bruto

Contoh: Tuan B punya usaha katering dengan omzet Rp40 juta per bulan, sehingga total setahun Rp480 juta.

PPh Final = 0,5% × Rp480.000.000 = Rp2.400.000 per tahun atau Rp200.000 per bulan

Namun berdasarkan UU HPP, omzet hingga Rp500 juta per tahun bebas PPh Final. Artinya Tuan B tidak perlu membayar pajak tersebut.

Pajak apa saja yang wajib dibayar UMKM?

Selain PPh Final, ada beberapa pajak lain yang perlu kamu perhatikan:

Pajak Bulanan (Pajak Masa):

PPh 21 untuk usaha yang punya karyawan, PPh 23 untuk transaksi jasa domestik, PPh 26 untuk transaksi jasa lintas negara, dan PPN bagi yang sudah berstatus PKP.

Pajak Tahunan:

PPh Badan — dibayar sekali setahun atau melalui angsuran PPh Pasal 25 setiap bulan.

Kapan dan bagaimana cara membayarnya?

PPh Final UMKM 0,5% disetor paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya menggunakan Kode Akun Pajak 411128 dan Kode Jenis Setoran (KJS) 420.

Untuk pelaporan, SPT Masa PPh wajib disampaikan paling lambat 20 hari setelah masa pajak berakhir. Kalau kamu tidak punya peredaran usaha di bulan tertentu, tidak perlu melaporkan SPT Masa PPh untuk bulan itu.

Kenapa skema ini menguntungkan UMKM?

Skema PPh Final 0,5% memang dirancang agar pelaku usaha kecil bisa memenuhi kewajiban pajak tanpa pusing dengan administrasi yang rumit. Beberapa keunggulannya:

Pertama, administrasi lebih ringkas — tidak perlu datang ke kantor pajak untuk mengurus penggunaan tarif ini. Kedua, ada kepastian hukum yang jelas soal kapan harus beralih ke tarif normal. Ketiga, tarif final ini bersifat opsional — kamu cukup mengirim surat pemberitahuan ke KPP terdaftar untuk mulai menggunakannya.

Kesimpulan

Tarif PPh Final Pajak UMKM sebesar 0,5% berlaku terbatas sesuai bentuk usaha — 7 tahun untuk WP Pribadi, 4 tahun untuk CV/Firma/Koperasi, dan 3 tahun untuk PT. Setelah masa itu habis, wajib beralih ke tarif normal.

Pahami batas waktu ini sejak awal. Dengan begitu, kamu bisa merencanakan keuangan usaha lebih matang dan tidak kaget saat tarif pajakmu berubah.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persyaratan Iran ke AS: 5 Jaminan Minimum untuk Melanjutkan Negosiasi Damai

    Persyaratan Iran ke AS: 5 Jaminan Minimum untuk Melanjutkan Negosiasi Damai

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah Iran secara tegas menolak untuk melanjutkan putaran kedua perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS) sebelum lima tuntutan utama mereka terpenuhi. Teheran menganggap persyaratan Iran ke AS tersebut sebagai jaminan minimum untuk memulihkan kepercayaan yang sempat hancur akibat blokade laut AS yang terus berlanjut di Laut Arab dan Teluk Oman. Melalui mediator Pakistan, Iran […]

  • Sekolah Gratis Ala Prabowo: Seberapa Besar Dukungan Masyarakat?

    Sekolah Gratis Ala Prabowo: Seberapa Besar Dukungan Masyarakat?

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan. Dukungan masyarakat terhadap sekolah gratis bikinan Prabowo Subianto tercatat tinggi di sejumlah survei nasional. Program bernama Sekolah Rakyat ini menyediakan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Programnya mencakup seragam, buku, dan makan minum tanpa biaya. Berbagai lembaga survei sudah menguji persepsi publik terhadap program ini sejak awal peluncurannya hingga pertengahan 2026. […]

  • Muhamad Haniv Ditahan KPK, Anaknya Diperiksa soal Gratifikasi Rp20,7 M

    Muhamad Haniv Ditahan KPK, Anaknya Diperiksa soal Gratifikasi Rp20,7 M

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kebaruan. KPK memanggil Feby Paramita, anak eks pejabat pajak Muhamad Haniv, sebagai saksi pada Senin (28/9/2026). Penyidik memeriksanya di Gedung Merah Putih, Jakarta. Namun, juru bicara KPK Budi Prasetyo belum merinci materi pemeriksaan. Sementara itu, sejumlah media mengeja nama tersangka dengan “Muhammad” atau “Mohamad”. Siapa Muhamad Haniv? Haniv memimpin Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) […]

  • 5 Pantai dan Pulau di Papua yang Keindahannya Susah Dicari Tandingan

    5 Pantai dan Pulau di Papua yang Keindahannya Susah Dicari Tandingan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Papua sering dianggap sebagai destinasi yang jauh dan sulit dijangkau, padahal justru di situlah letak pesonanya. Sebagai pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland, wilayah ini menyimpan pantai dan gugusan pulau yang keindahannya belum banyak terjamah tangan manusia. Berikut 5 pilihan yang layak masuk daftar liburan Anda berikutnya. 1. Raja Ampat Nama Raja Ampat […]

  • Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai dengan Iran untuk Akhiri Perang Timur Tengah

    Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai dengan Iran untuk Akhiri Perang Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja membawa kabar mengejutkan dunia. Beliau secara resmi mengumumkan keberhasilan pencapaian kesepakatan besar dengan pihak Iran. Tujuan utama dari perjanjian ini adalah mengakhiri konflik panjang yang selama ini menyelimuti kawasan Timur Tengah. Proses perampungan dokumen kesepakatan tersebut diprediksi selesai dalam beberapa hari ke depan. Detail Penandatanganan dan Perwakilan […]

  • Waktu Paling Tepat Melakukan pemeriksaan kesehatan Tubuh Maksimal

    Waktu Paling Tepat Melakukan pemeriksaan kesehatan Tubuh Maksimal

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Anda sebaiknya memandang pemeriksaan kesehatan rutin sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas hidup di masa depan. Banyak orang sering mengabaikan deteksi dini karena merasa tubuh mereka baik-baik saja tanpa keluhan berarti. Padahal, melakukan pemeriksaan secara berkala membantu Anda menemukan potensi masalah kesehatan sebelum kondisinya memburuk. Kami menyarankan Anda menjadwalkan kunjungan rutin ke fasilitas kesehatan […]

expand_less