Pabrik Sandal di Cipondoh Tangerang Terbakar 12 Jam, Tiga Gedung Hangus

Kebaruan.com Senin, 22 Juni 2026 — Kebakaran besar melanda pabrik sandal dan karet milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Cipondoh, Kota Tangerang. Api mulai berkobar sejak Minggu malam dan bertahan lebih dari 12 jam penuh.

Asap hitam pekat terus membumbung tinggi. Butiran debu sisa pembakaran karet beterbangan ke permukiman warga di sekitar lokasi. Banyak warga berhamburan keluar rumah karena sesak napas akibat asap yang menyebar luas.

Tiga Bangunan Produksi Habis Terbakar

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman, langsung turun ke lokasi sesaat setelah mendapat laporan. Kondisi api sudah membesar saat petugas tiba.

“Setelah kami sampai di sini, kondisi api sudah besar. Ada tiga lokasi terbakar yang terdiri dari bahan baku karet, sandal yang sudah jadi, serta cairan kimia untuk bahan baku,” kata Andia.

Bahan-bahan produksi sandal jepit memang tergolong mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan hal itu langsung di lokasi kejadian.

“Bahan yang terbakar itu cukup banyak dan agak sulit untuk dipadamkan. Butuh waktu yang cukup lama,” ujar Mahdiar.

95 Personel Dikerahkan, 19 Mobil Pemadam Diterjunkan

BPBD Kota Tangerang menerima laporan awal kebakaran pada pukul 22.31 WIB. Lima menit kemudian, sekitar pukul 22.35 WIB, petugas bergerak menuju lokasi dan tiba pada 22.45 WIB.

Total 95 personel pemadam bergerak di lapangan, dibantu unsur TNI, Polri, serta Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Sebanyak 19 unit mobil pemadam ikut diterjunkan untuk mengatasi kobaran api.

Sumber air bahkan harus ditarik dari berbagai titik. Mahdiar menyebutkan pihaknya memanfaatkan tandon di area terminal, dibantu Koramil, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PDAM setempat.

“Suplai air ini benar-benar kami butuhkan,” tegasnya.

Pegawai Pabrik Ikut Berjibaku Tanpa Alat Pemadam

Bukan hanya petugas resmi yang berjuang di garis terdepan. Sejumlah pegawai pabrik juga turun tangan membantu dengan selang air yang ada di dalam pabrik — tanpa alat pemadam profesional.

“Sudah 10 jam kami coba memadamkan,” teriak salah satu pegawai di lokasi, Senin siang.

Api sempat muncul kembali di beberapa titik setelah nyaris padam. Petugas terus melakukan pendinginan area agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar pabrik.

Polri dan TNI Evakuasi Warga, Bagikan Masker

Dampak kebakaran tidak hanya terasa di dalam pabrik. Asap tebal menyebar ke kawasan permukiman sekitar. Personel Polri dan TNI bergerak cepat mengevakuasi warga dan membagikan masker agar mereka terhindar dari paparan debu bekas bakaran karet.

Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Tangerang Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum berhasil diidentifikasi. Penyelidikan masih berjalan.

“Sementara belum bisa kami simpulkan karena masih dalam proses. Nanti akan ditindaklanjuti melalui penyelidikan oleh pihak yang berwenang,” kata Andia.

Prioritas utama saat ini tetap satu: pastikan api tidak meluas dan seluruh warga di sekitar lokasi aman.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi