Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mengenal Guiding Block, Garis Kuning di Trotoar yang Sangat Penting

Mengenal Guiding Block, Garis Kuning di Trotoar yang Sangat Penting

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Banyak orang sering melihat garis kuning yang menonjol di atas trotoar namun jarang memahami fungsi sebenarnya. Garis ini bernama guiding block atau ubin pemandu. Infrastruktur ini merupakan elemen vital bagi aksesibilitas di ruang publik bagi penyandang disabilitas netra.

Memahami Tekstur Garis Kuning

Setiap desain pada ubin pemandu memiliki pesan khusus yang harus dipahami oleh penggunanya. Mari kita bedah makna di balik tekstur tersebut:

  • Pola Garis Lurus: Pola ini menunjukkan jalur utama atau arah perjalanan yang aman bagi pengguna. Garis ini memberi tahu mereka bahwa jalan di depan lurus dan tidak ada hambatan berarti.
  • Pola Titik atau Bulat: Pola ini berfungsi sebagai tanda berhenti atau peringatan keras. Biasanya, pola ini diletakkan di depan persimpangan, pintu masuk, atau area yang memiliki potensi risiko tinggi bagi pengguna.

Mengapa Garis Ini Sangat Penting?

Bagi teman-teman tunanetra, guiding block adalah kompas yang memandu mereka saat beraktivitas di luar rumah. Tanpa panduan ini, mereka akan kesulitan menentukan arah saat berjalan kaki di area ramai. Garis ini membantu mereka bergerak dengan lebih percaya diri tanpa harus terus-menerus bertanya kepada orang lain.

Pemerintah sudah mewajibkan pemasangan guiding block ini pada fasilitas umum. Sayangnya, kita masih sering melihat fungsi jalur ini terhambat oleh benda-benda yang tidak semestinya. Masih banyak pengendara motor yang memarkir kendaraan di trotoar, atau pedagang kaki lima yang meletakkan barang dagangannya tepat di atas garis kuning tersebut.

Mari Saling Menghargai Ruang Publik

Perilaku ini sangat membahayakan keselamatan penyandang disabilitas yang sedang melintas. Kita wajib menjaga agar jalur ini tetap bersih dan bebas dari hambatan apapun setiap saat. Jika jalur tertutup, pengguna kehilangan akses panduan dan berisiko menabrak objek atau bahkan jatuh ke jalan raya.

Menjaga ruang publik agar ramah disabilitas merupakan bentuk nyata kepedulian sesama warga kota. Mari kita mulai kebiasaan baik dengan tidak menghalangi guiding block saat berjalan atau berkendara. Kedisiplinan kita sangat berarti bagi kemandirian dan keamanan saudara-saudara kita di jalan raya. Dengan saling menghargai, Jakarta dan kota lain bisa menjadi tempat yang lebih inklusif dan nyaman bagi semua kalangan.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia vs Australia: Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026, Garuda Muda Bidik Tiket Final

    Indonesia vs Australia: Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026, Garuda Muda Bidik Tiket Final

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Indonesia vs Australia menjadi laga yang paling dinantikan pada babak semifinal Piala AFF U19 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Kamis (11/6/2026) pukul 20.15 WIB. Timnas Indonesia U19 datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil sempurna sepanjang fase grup. Namun, Australia U19 bukan lawan yang bisa dianggap […]

  • Kerajaan di Indonesia, dari Era Hindu-Buddha sampai Islam

    Kerajaan di Indonesia, dari Era Hindu-Buddha sampai Islam

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nusantara pernah jadi rumah bagi puluhan kerajaan besar, jauh sebelum Republik Indonesia berdiri. Setiap kerajaan di Indonesia punya cerita sendiri, mulai dari perang perebutan takhta sampai jalur dagang yang menghubungkan Asia dan Eropa. Artikel ini merangkum kerajaan-kerajaan penting itu, lengkap dengan periode dan warisannya. Kerajaan Bercorak Hindu-Buddha Kerajaan Kutai Martadipura berdiri di Kalimantan Timur […]

  • Laga Sengit Iran vs Selandia Baru Berakhir Imbang 2-2 di Piala Dunia 2026

    Laga Sengit Iran vs Selandia Baru Berakhir Imbang 2-2 di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Iran vs Selandia Baru menyuguhkan duel dramatis dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Selasa (16/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan skor sama kuat 2-2. Meski menghadapi kendala non-teknis sebelum laga, anak asuh Amir Ghalenoei tampil sangat gigih sepanjang 90 menit. Hasil ini membuat persaingan di grup […]

  • Update kasus febrie adriansyah

    Kasus Febrie Adriansyah: Sudah Sampai Sidang Eksepsi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kasus Febrie Adriansyah kini memasuki sidang eksepsi. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjadwalkan pembacaan eksepsi pada Rabu (14/10/2026) pukul 09.30 WIB. Jaksa mendakwa eks Jampidsus itu memeras pengusaha Rp55 miliar dan mencuci uang hasil kejahatan. Namun, Febrie dan tim hukumnya membantah semua tuduhan itu. Posisi Perkara Saat Ini Perkara sudah masuk persidangan. Sidang perdana […]

  • dapur-mbg-bisa-dibisniskan

    Benarkah Dapur MBG Bisa Dibisniskan? Ini Fakta Terbaru 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kebaruan. Dapur MBG memang sempat jadi peluang usaha yang ramai diburu pelaku katering di seluruh Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis membuka jalur kemitraan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, atau yang biasa disingkat SPPG. Tapi status “bisa dibisniskan” ini butuh penjelasan lebih detail, karena aturannya sudah berubah sepanjang 2026. Skema Kemitraan, Bukan Kepemilikan Penuh Badan Gizi […]

  • Pola Tidur Ideal: Jam Berapa Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun?

    Pola Tidur Ideal: Jam Berapa Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pola tidur yang baik idealnya dimulai antara pukul 21.00 hingga 23.00 malam, dengan durasi tidur tujuh sampai sembilan jam bagi orang dewasa. Jam ini bukan angka sembarangan — ia mengikuti ritme sirkadian, jam biologis tubuh yang mengatur kapan seseorang merasa mengantuk dan kapan terjaga. Banyak orang mengira tidur larut malam tidak masalah asal totalnya […]

expand_less