Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menumpuknya 10.000 Kontainer di Tanjung Priok: Mengapa Importir Enggan Segera Mengambil Barang?

Menumpuknya 10.000 Kontainer di Tanjung Priok: Mengapa Importir Enggan Segera Mengambil Barang?

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com 10.000 kontainer saat ini dilaporkan menumpuk di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Fenomena ini memicu perhatian banyak pihak terkait efisiensi arus logistik nasional. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, memberikan klarifikasi penting dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (15/6/2026). Ia menegaskan bahwa masalah ini bukan bersumber dari lambatnya proses administrasi kepabeanan. Sebaliknya, penumpukan justru terjadi karena perilaku para pelaku usaha importir sendiri.

Mengapa Importir Menunda Pengambilan Barang?

Banyak perusahaan importir sengaja membiarkan barang mereka tertahan di area pelabuhan dalam jangka waktu yang sangat lama. Mereka telah menyelesaikan semua urusan administrasi, namun tidak segera mengeluarkan kontainer tersebut setelah mendapat izin keluar. Beberapa pelaku usaha bahkan memanfaatkan fasilitas pelabuhan sebagai gudang penyimpanan sementara.

Praktik ini membuat barang tidak langsung keluar dari area pelabuhan dalam tiga hari setelah dokumen SPPB diterbitkan. Bahkan, beberapa importir menahan barangnya hingga lebih dari dua minggu di lokasi tersebut. Djaka secara khusus menyoroti perusahaan otomotif besar seperti BYD dan Wuling yang memanfaatkan fasilitas pelabuhan dengan durasi waktu yang sangat panjang.

Faktor Biaya Menjadi Alasan Utama

Alasan utama di balik perilaku ini sangat sederhana, yaitu masalah efisiensi biaya operasional bagi perusahaan. Importir merasa jauh lebih murah menyimpan barang di dalam area pelabuhan daripada menyewa lahan gudang di luar pelabuhan. Hal inilah yang membuat mereka enggan segera memindahkan kontainer ke lokasi lain setelah proses kepabeanan selesai. Akibatnya, durasi masa inap barang atau dwelling time di pelabuhan menjadi terganggu secara signifikan.

Langkah Tegas Direktorat Jenderal Bea Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan tersebut. Pihaknya terus melakukan penekanan agar importir tidak membiarkan barang tertumpuk terlalu lama di pelabuhan. Ketertiban ini sangat penting untuk menjaga kelancaran arus barang masuk dan keluar di pintu perdagangan utama Indonesia tersebut.

Ke depannya, pihak Bea Cukai akan mendorong setiap perusahaan untuk memindahkan barang kiriman mereka ke tempat penimbunan di luar pelabuhan. Rencana ini melibatkan penggunaan lini dua agar ruang gerak di pelabuhan tetap terjaga dengan baik. DJBC akan terus berupaya mencari solusi logistik agar para pelaku usaha tetap efisien tanpa mengorbankan kapasitas pelabuhan. Pengawasan ketat diharapkan dapat mengurangi angka penumpukan di masa mendatang demi menciptakan iklim perdagangan yang sehat.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki episode 40 terikat janji, tensi cerita semakin memanas seiring dengan terbukanya tabir kejahatan yang selama ini tersimpan rapi. Sinetron unggulan RCTI ini berhasil membawa penonton masuk ke dalam dilema emosional antara Davina Rosalia Kusuma dan Sena Airlangga Abraham. Sebagai pewaris tunggal Kusuma Food, Davina tidak menyangka bahwa pria yang selama ini berpura-pura menjadi […]

  • 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

    5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kabar 5 jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda menyita perhatian publik sejak Selasa, 8 September 2026. Rombongan itu berangkat untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, namun speedboat yang mereka tumpangi tak kunjung kembali ke daratan. Kronologi Keberangkatan Rombongan Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin 7 September 2026 sekitar […]

  • Penggerebekan Markas Judi Online di Hayam Wuruk

    Penggerebekan Markas Judi Online di Hayam Wuruk: Ratusan WNA Terjaring Operasi Besar Polri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kepolisian Republik Indonesia (Polri) baru saja mengungkap praktik judi online skala besar yang beroperasi di sebuah gedung perkantoran kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan ratusan warga negara asing yang mengelola puluhan situs judi online terlarang. Brigjen Untung Widyatmoko menyebut bahwa lokasi ini sangat sulit terdeteksi dari luar karena bangunannya […]

  • IHSG Menguat 0,37% ke 6.525, Investor Cermati Rebalancing MSCI Akhir Bulan

    IHSG Menguat 0,37% ke 6.525, Investor Cermati Rebalancing MSCI Akhir Bulan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    IHSG menutup perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan kenaikan 0,37% atau 24,10 poin, bertengger di level 6.525,69. Dalam sepekan, indeks ini sudah melesat 3,55%, sebuah capaian yang cukup solid di tengah dinamika pasar global yang masih penuh ketidakpastian. Dana Asing Kembali Masuk, Komoditas Ikut Menopang Head of Research KGI Sekuritas Rovandi menyebut tiga faktor utama di balik […]

  • Daftar Barang Sitaan Kantor BGN Pasca Penggeledahan Kejaksaan Agung Terkait Kasus Makan Bergizi Gratis

    Daftar Barang Sitaan Kantor BGN Pasca Penggeledahan Kejaksaan Agung Terkait Kasus Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pihak Kejaksaan Agung baru saja menyita sejumlah barang sitaan Kantor BGN setelah melakukan penggeledahan selama belasan jam. Tim penyidik mengamankan berbagai benda penting seperti dokumen, telepon genggam, hingga jam tangan sebagai alat bukti. Tindakan hukum ini berlangsung di lingkungan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) guna menindaklanjuti laporan dugaan korupsi. Publik kini memberikan perhatian besar […]

  • Solusi Program MBG — Dihentikan atau Diperbaiki Dulu?

    Solusi Program MBG — Dihentikan atau Diperbaiki Dulu?

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program MBG sejak awal 2025. Tujuannya satu — anak sekolah, ibu hamil, dan balita mendapat gizi cukup setiap hari. Lapangan bercerita berbeda. Kendala datang bertubi-tubi. Kualitas makanan tidak konsisten, distribusi timpang antara kota dan pelosok, dan anggaran jumbo terus memantik perdebatan publik. Banyak orang pun bertanya: haruskah Program MBG berhenti, […]

expand_less