Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Keraguan Mahfud MD Terhadap Langkah Pemerintah dalam Reformasi Polri

Keraguan Mahfud MD Terhadap Langkah Pemerintah dalam Reformasi Polri

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Mahfud MD secara terbuka menyampaikan keraguan mendalam mengenai komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan di tubuh Polri. Mantan Menko Polhukam ini menilai pemerintah tidak menunjukkan langkah nyata dalam menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Ia menduga ketidakmampuan ini bukan sekadar karena keengganan, melainkan adanya rasa takut dalam menghadapi tantangan di depan mata. Ketegasan sikap ini ia ungkapkan saat menjadi narasumber dalam tayangan YouTube Gaspol Kompas.com, Selasa (16/6/2026).

Upaya Memberikan Solusi Konkret

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi ini sejatinya sempat terjun langsung untuk menyusun konsep perubahan bagi Korps Bhayangkara. Ia menerima ajakan pemerintah pada September 2025 dengan harapan bisa memberikan solusi konkret. Mahfud MD ingin membuktikan bahwa kritiknya selama ini bukan sekadar retorika belaka. Ia berusaha menyediakan kerangka kerja yang solid agar institusi kepolisian bisa menjadi lebih baik dan lebih transparan. Namun, harapan tersebut perlahan memudar seiring berjalannya waktu yang tidak pasti.

Proses yang Berbelit dan Lamban

Ia menceritakan bahwa proses pembentukan tim reformasi tersebut memakan waktu yang sangat panjang. Setelah dihubungi awal September 2025, kabar pembentukan komisi sempat menghilang tanpa kepastian. Desakan dari publik kemudian memaksa pemerintah untuk meresmikan komisi tersebut pada bulan November 2025. Meski komisi telah resmi bekerja dan menyusun draf reformasi, pemerintah dinilai tidak memberikan tindak lanjut yang memadai. Ia sempat diminta melapor setelah tiga bulan, namun setelah draf selesai, Mahfud MD melihat nihilnya pergerakan dari pihak pengambil kebijakan.

Ketiadaan Tindak Lanjut dari Pemerintah

Ketidakaktifan pemerintah dalam menggerakkan agenda besar ini membuat mantan Menko Polhukam tersebut merasa kecewa. Ia mengamati bahwa gejala stagnasi tampak sangat jelas sejak tim menyelesaikan tugas penyusunan konsep. Pemerintah seolah membiarkan draf reformasi yang telah dirancang dengan susah payah itu berakhir di atas kertas. Padahal, kebutuhan masyarakat akan Polri yang profesional dan bersih merupakan mandat yang sangat mendesak. Sikap pemerintah ini menimbulkan tanda tanya besar bagi banyak pihak mengenai arah perbaikan institusi kepolisian di Indonesia. Harapan untuk melihat transformasi besar bagi Polri kini kembali menyisakan tanya besar bagi publik tanah air.

Menurut Anda, apakah sikap pemerintah yang dianggap ragu dalam mereformasi Polri mencerminkan adanya hambatan politik yang besar di balik layar kebijakan nasional kita saat ini?

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mendekati jadwal interview psikolog, wajar kalau perut mendadak mules dan pikiran penuh berbagai skenario. Padahal, sesi ini sebenarnya nggak seseram bayangan kebanyakan orang. Yuk, kenali dulu pertanyaan yang biasa muncul plus cara menjawabnya biar kamu tampil lebih percaya diri. Kenapa Interview Psikolog Bikin Deg-degan Berbeda dari wawancara HRD atau user biasa, sesi interview psikolog […]

  • Sinopsis Terikat Janji Episode 48: Sena Bongkar Rahasia Dipa, Bimo Terlibat Pencurian

    Sinopsis Terikat Janji Episode 48: Sena Bongkar Rahasia Dipa, Bimo Terlibat Pencurian

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Tayangan drama unggulan RCTI terus memikat perhatian pemirsa melalui jalinan cerita yang semakin dinamis dan penuh kejutan. Memasuki penayangan Terikat Janji Episode 48 pada Jumat, 22 Mei 2026, ketegangan baru mulai menyelimuti agenda berkumpul bersama keluarga Kusuma. Kehadiran aktor Arya Saloka sebagai Sena terbukti sukses mempertahankan rating premium berkat kualitas aktingnya yang sangat karismatik. […]

  • Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan tantangan serius yang tengah dihadapi pemerintah daerah terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan penggajian PPPK hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, relaksasi belanja […]

  • 162 Calon Mahasiswa Gagal Masuk Universitas Negeri Korea Selatan Gara-Gara Catatan Pelanggaran Semasa Sekolah

    162 Calon Mahasiswa Gagal Masuk Universitas Negeri Korea Selatan Gara-Gara Catatan Pelanggaran Semasa Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai akademik ternyata bukan satu-satunya penentu masa depan di Korea Selatan. Sebanyak 162 calon mahasiswa gagal lolos ke 10 universitas negeri bergengsi di negeri ginseng itu — bukan karena nilai mereka buruk, melainkan karena rekam jejak perilaku mereka semasa sekolah ikut masuk dalam penilaian seleksi. Fakta ini bukan rumor. Data resmi yang terbit pada […]

  • Terobosan Medis Galaxy Watch6: Kini Mampu Prediksi Pingsan Mendadak dengan Akurasi Tinggi

    Terobosan Medis Galaxy Watch6: Kini Mampu Prediksi Pingsan Mendadak dengan Akurasi Tinggi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Samsung Electronics baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa melalui pemanfaatan sensor canggih pada Galaxy Watch6 untuk mendeteksi kondisi medis secara preventif. Melalui kolaborasi riset dengan Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital di Korea, perangkat Galaxy Watch6 terbukti mampu memvalidasi tanda-tanda vasovagal syncope (VVS) atau pingsan mendadak dengan tingkat akurasi yang impresif. Teknologi dalam Galaxy Watch6 ini […]

  • Eks Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Lawan Status Tersangka Korupsi MBG

    Eks Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Lawan Status Tersangka Korupsi MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mantan Wakil Kepala BGN Tempuh Jalur Hukum Lawan Kejaksaan Agung.  Dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru yang menarik. Lodewyk Pusung, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), resmi mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Langkah hukum ini ia tempuh untuk melawan penetapan dirinya sebagai tersangka dalam […]

expand_less