Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak lagi bersebelahan langsung menyita perhatian publik. Kejadian ini muncul dalam sidang kabinet paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Formasi Duduk yang Berubah

Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet yang dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga penasihat dan utusan khusus presiden. Meja Prabowo ditempatkan di bagian tengah, menghadap seluruh anggota kabinet yang duduk membentuk formasi huruf U.

Formasi inilah yang memicu sorotan. Gibran tidak lagi duduk tepat di samping Prabowo, melainkan berada di jajaran menteri. Publik langsung membandingkannya dengan sidang kabinet sebelumnya, di mana posisi Gibran sejajar dengan Prabowo.

Penjelasan Mensesneg Soal Kebutuhan Teleprompter

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung merespons spekulasi yang beredar. Ia menjelaskan Presiden memanfaatkan SKP semester pertama 2026 untuk mengevaluasi program-program prioritas pemerintah secara langsung.

“Tadi yang kami sampaikan bahwa ini sidang kabinet paripurna di semester pertama, memang Bapak Presiden mengambil kesempatan itu untuk yang pertama tentu melakukan evaluasi terhadap seluruh program-program prioritas yang tengah dijalankan oleh pemerintah,” kata Pras saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/7/2026).

Menurut Pras, Prabowo ingin menyampaikan pencapaian pemerintah selama kurang lebih 20-21 bulan masa jabatannya. Karena materi yang disampaikan sangat banyak dan perlu didukung data-data lengkap, Presiden menggunakan alat bantu teleprompter dalam sidang tersebut.

“Nah, di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau Saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter,” imbuhnya.

Bukan Soal Subordinasi, Tegas Pras

Pras menegaskan kebutuhan teknis inilah yang membuat tata letak meja Prabowo Subianto dan Gibran berubah dari sidang-sidang sebelumnya. Ia memastikan tidak ada kepentingan lain di balik perubahan posisi tersebut.

“Nah, itulah yang kemudian menjawab pertanyaan yang secara layout, kalau Saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah. Dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan,” katanya.

Ia juga menepis narasi yang mengaitkan perubahan posisi duduk ini dengan isu subordinasi di internal pemerintahan. Menurutnya, seluruh jajaran kabinet justru kompak menyukseskan program kerja nasional.

“Tidak ada, sama sekali tidak ada, sama sekali tidak ada. Kami pada posisi kita sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden,” tegasnya.

Pras Ajak Publik Fokus ke Substansi

Di akhir penjelasannya, Pras meminta publik lebih memperhatikan pesan substantif yang disampaikan Presiden dalam sidang tersebut. Ia menyebut evaluasi dan penilaian terhadap kinerja Kabinet Merah Putih jadi fokus utama pertemuan itu.

“Yang paling penting justru bagaimana secara substantif apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kepada seluruh jajaran adalah memberikan penilaian, memberikan evaluasi, menyampaikan prestasi-prestasi Kabinet Merah Putih yang selama kurang lebih 21 bulan diberikan kepercayaan di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.

Kenapa Isu Ini Cepat Menyebar?

Perubahan posisi duduk pejabat tinggi negara memang selalu jadi bahan pembacaan simbolik di ranah politik. Publik dan pengamat kerap membaca tata letak seperti ini sebagai sinyal relasi kekuasaan, meski penjelasan resminya murni bersifat teknis.

Momen ini menunjukkan betapa detail kecil dalam protokoler kenegaraan bisa memicu diskusi luas, apalagi di tengah sorotan publik terhadap dinamika hubungan Presiden dan Wakil Presiden menjelang dua tahun masa pemerintahan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga BBM 1 Mei 2026: Cek Daftar Lengkap Pertamina Seluruh Indonesia

    Harga BBM 1 Mei 2026: Cek Daftar Lengkap Pertamina Seluruh Indonesia

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki awal bulan Mei 2026, harga BBM dari PT Pertamina Patra Niaga dipastikan belum mengalami perubahan. Keputusan ini masih mengacu pada penyesuaian yang telah diumumkan pada 18 April 2026 lalu. Dari sudut pandang saya sebagai pengamat ekonomi dan transportasi, pemantauan terhadap harga BBM sangat penting bagi setiap pengendara. Mengetahui rincian harga BBM lebih awal […]

  • Gunung Agung Bali: Panduan Lengkap Pendakian, Rute, Budget, dan Rekomendasi Penginapan Terbaik 2026

    Gunung Agung Bali: Panduan Lengkap Pendakian, Rute, Budget, dan Rekomendasi Penginapan Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Agung bukan sekadar gunung tertinggi di Bali. Bagi masyarakat Bali, gunung ini adalah pusat spiritual — tempat para dewa bersemayam, tempat arah rumah dan pura ditentukan, dan tempat yang membentuk identitas budaya Pulau Dewata selama berabad-abad. Berdiri setinggi 3.031 meter di atas permukaan laut, Gunung Agung menawarkan pengalaman pendakian yang tidak bisa kamu […]

  • Klasemen Premier League Memanas, Chelsea dan MU Sama-sama Pesta Gol

    Klasemen Premier League Memanas, Chelsea dan MU Sama-sama Pesta Gol

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Malam yang penuh kejutan terjadi di dua sudut Inggris. Chelsea dan Manchester United sukses membawa pulang tiga poin, dan keduanya melakukannya dengan cara yang sama sekali tidak membosankan: pesta gol dan drama hingga menit akhir. Alhasil, hasil ini langsung mengubah wajah klasemen Premier League musim 2026/27. Stamford Bridge Bergetar, Chelsea Nyaris Terpeleset Awalnya semua […]

  • Alphard Terobos Lampu Merah HI Pakai Pelat Palsu, Sopirnya Anggota Polda Jabar

    Alphard Terobos Lampu Merah HI Pakai Pelat Palsu, Sopirnya Anggota Polda Jabar

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Toyota Alphard yang viral menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman, kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, ternyata memakai pelat nomor palsu. Anggota Polda Jabar mengungkap motif di balik penggunaan pelat palsu tersebut: menghindari aturan ganjil genap. Modus Pelat Nomor Palsu Terbongkar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengungkap detail […]

  • Harga Emas Antam 30 Juli 2026 Naik Tipis Rp3.000 Jadi Rp2.616.000 — Sinyal Stabilisasi

    Harga Emas Antam 30 Juli 2026 Naik Tipis Rp3.000 Jadi Rp2.616.000 — Sinyal Stabilisasi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dua hari koreksi berturut-turut akhirnya berhenti hari ini. Harga emas Antam pada Kamis, 30 Juli 2026 pukul 08.30 WIB naik Rp3.000 dari posisi kemarin Rp2.613.000 menjadi Rp2.616.000 per gram. Kenaikannya memang kecil — tapi artinya cukup berarti. Tekanan jual yang mendominasi sejak Senin mulai mereda dan harga mencari titik pijak baru. Ini hari terakhir […]

  • Rekomendasi Sinetron yang Mirip dengan Istri Paruh Waktu: Drama Pernikahan Penuh Intrik

    Rekomendasi Sinetron yang Mirip dengan Istri Paruh Waktu: Drama Pernikahan Penuh Intrik

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Fenomena sinetron Istri Paruh Waktu sukses mencuri perhatian publik belakangan ini karena mengangkat isu yang sangat dekat dengan realitas sosial. Banyak penonton merasa terhubung dengan konflik yang tersaji, mulai dari dilema peran ganda hingga intrik kesetiaan. Ketertarikan yang tinggi terhadap alur cerita Istri Paruh Waktu membuat masyarakat mulai mencari tontonan lain yang memiliki kedalaman […]

expand_less