Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Alphard Terobos Lampu Merah HI Pakai Pelat Palsu, Sopirnya Anggota Polda Jabar

Alphard Terobos Lampu Merah HI Pakai Pelat Palsu, Sopirnya Anggota Polda Jabar

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Toyota Alphard yang viral menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman, kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, ternyata memakai pelat nomor palsu. Anggota Polda Jabar mengungkap motif di balik penggunaan pelat palsu tersebut: menghindari aturan ganjil genap.

Modus Pelat Nomor Palsu Terbongkar

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengungkap detail temuan penyidik. Alphard itu memakai pelat nomor D 1828 XHQ saat kejadian, padahal nomor tersebut seharusnya terpasang pada kendaraan Daihatsu Gran Max.

“(Untuk) menghindari gage,” kata Ojo kepada wartawan, Senin (27/7).

Penyidik akhirnya menjatuhkan sanksi tilang kepada sopir atas dua pelanggaran sekaligus. Pelanggaran tersebut meliputi tindakan menerobos lampu merah dan penggunaan pelat nomor tidak sesuai peruntukannya.

“Melakukan penindakan dengan tilang dua pasal Pasal 287 ayat 2 dan Pasal 280 UU LLAJ,” ucapnya.

Kronologi Cekcok dengan Satpam

Kasus ini pertama kali mencuat lewat video yang beredar di media sosial melalui akun Instagram @jakpus24jam.id. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah pejalan kaki tengah menyeberang di pelican crossing setelah lampu lalu lintas menyala merah untuk kendaraan. Alphard itu justru tetap melaju dan menerobos penyeberangan.

Satpam MRT bernama Fiktor Harefa (27) yang ikut menyeberang langsung menegur sopir. Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan kronologi lengkap perselisihan tersebut.

“Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan security tersebut dan terjadi cekcok mulut,” jelas Braiel.

Petugas kepolisian akhirnya memediasi keduanya di Pos Polisi Thamrin hingga mencapai kesepakatan damai. Belakangan, publik menduga Fiktor justru mengalami intimidasi selama proses mediasi berlangsung.

Sopir Ternyata Anggota Polda Jabar

Identitas sopir dan dua penumpang Alphard tersebut akhirnya terungkap. Ketiganya merupakan anggota Polda Jawa Barat, yakni Ipda DG, Bripka BS, dan Briptu RPW.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Fiktor atas kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada saudara Fiktor, seorang satpam di kawasan Bundaran HI, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh tiga anggota Polda Jawa Barat,” ujar Hendra, Sabtu (25/7).

Proses Kode Etik Tetap Berjalan

Bid Propam Polda Jabar sudah memeriksa ketiga anggota tersebut terkait dugaan pelanggaran disiplin. Hendra menegaskan kesepakatan damai dengan Fiktor tidak serta-merta menghapus sanksi etik yang menanti ketiganya.

“Ditemukan cukup bukti melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri sebagaimana Perpol nomor 7 tahun 2022 dan hasilnya akan dilanjutkan melalui proses kode etik dan sidang kode etik profesi Polri,” kata Hendra, dikutip dari Instagram @propam_jabar.

Kenapa Kasus Ini Penting Anda Ketahui

Kasus Alphard Bundaran HI ini menunjukkan satu hal penting: penggunaan pelat nomor palsu demi menyiasati aturan ganjil genap bukan pelanggaran ringan. Tindakan ini justru menambah beban hukum bagi pelakunya, apalagi jika berujung pada pelanggaran lalu lintas lain seperti menerobos lampu merah di area penyeberangan pejalan kaki.

Bagi Anda pengguna jalan di Jakarta, insiden ini juga jadi pengingat penting soal keselamatan pejalan kaki di pelican crossing. Sekali lampu menyala merah untuk kendaraan, pejalan kaki berhak menyeberang tanpa gangguan—terlepas dari identitas atau status sosial pengendara yang melintas.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026, Bisa Lewat HP Tanpa Antre

    Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026, Bisa Lewat HP Tanpa Antre

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Cara mencairkan JHT sebenarnya cukup sederhana. Peserta hanya perlu melengkapi dokumen dan memastikan statusnya sesuai ketentuan. Setelah itu, dana Jaminan Hari Tua bisa cair dalam hitungan hari, bahkan tanpa harus datang ke kantor cabang. Banyak orang mengira JHT baru bisa dicairkan saat pensiun. Faktanya, aturannya jauh lebih fleksibel. Pekerja yang resign, kena PHK, atau […]

  • Hasil Birmingham Open 2026: Janice Tjen Lolos ke 16 Besar Usai Tekuk Wakil Jepang

    Hasil Birmingham Open 2026: Janice Tjen Lolos ke 16 Besar Usai Tekuk Wakil Jepang

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar membanggakan kembali datang dari panggung tenis internasional berkat performa impresif wakil tunggal putri Indonesia. Srikandi olahraga tanah air sukses mengamankan tiket penting saat mengawali kiprahnya di turnamen lapangan rumput bergengsi musim ini. Keberhasilan dalam ajang Birmingham Open 2026 menjadi bukti nyata bahwa kualitas atlet nasional kian berkembang pesat di level dunia. Atmosfer ketat […]

  • Tiket Westlife Jakarta 2027 Resmi Dijual Mulai Hari Ini

    Tiket Westlife Jakarta 2027 Resmi Dijual Mulai Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pemburu konser musik internasional di tanah air sedang bersiap menghadapi persaingan ketat untuk mengamankan slot menonton idola mereka. Promotor resmi telah membuka penjualan tiket Westlife untuk umum secara serentak mulai Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 10.00 WIB pagi ini. Grup vokal legendaris asal Irlandia tersebut bakal menggelar konser spektakuler bertajuk The Anniversary World […]

  • Waspada Ancaman Hantavirus: Gejala, Penyebaran, dan Langkah Preventif Paling Efektif Tahun 2026

    Waspada Ancaman Hantavirus: Gejala, Penyebaran, dan Langkah Preventif Paling Efektif Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia medis kini kembali memberikan perhatian ekstra terhadap ancaman hantavirus yang sering kali muncul secara tiba-tiba di area permukiman maupun perkebunan. Infeksi hantavirus merupakan penyakit pernapasan yang cukup serius dan berpotensi mematikan jika kita tidak menanganinya dengan cepat. Munculnya laporan kasus baru hantavirus di beberapa wilayah menunjukkan bahwa virus ini masih menjadi risiko nyata, […]

  • BMKG Percepat Pengisian 240 Waduk Antisipasi Puncak El Nino Kuat 2026

    BMKG Percepat Pengisian 240 Waduk Antisipasi Puncak El Nino Kuat 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Musim kemarau tahun ini terasa berbeda. BMKG mencatat indeks anomali suhu permukaan laut di kawasan Nino 3.4 sudah menyentuh angka +1,59. Angka ini menandakan El Nino 2026 sudah masuk kategori kuat dan berpeluang naik jadi sangat kuat. Puncaknya diperkirakan jatuh pada Agustus hingga September 2026, dan pemerintah tidak mau kecolongan seperti tahun-tahun sebelumnya. Ratusan […]

  • Nafas Dunia di Ujung Selat: Menakar Logika Blokade dan Masa Depan Stabilitas Global

    Nafas Dunia di Ujung Selat: Menakar Logika Blokade dan Masa Depan Stabilitas Global

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kalimat yang dilontarkan Donald Trump mengenai blokade total pelabuhan Iran bukan sekadar gertakan di atas kertas. Pernyataan ini adalah sebuah getaran hebat yang merambat hingga ke jantung ekonomi dunia. Dalam kacamata hukum internasional, blokade adalah “bahasa fisik” dari sebuah perang. Ketika diplomasi mulai kehilangan suaranya, kekuatan militer maju untuk menutup ruang gerak sebuah bangsa, […]

expand_less