10 Kereta Tercepat di Dunia: Kecepatan Tertingginya Tercatat hingga 603 km/jam

Daftar kereta tercepat di dunia ini disusun berdasarkan kecepatan tertinggi yang pernah dicapai, diuji, atau ditetapkan dalam spesifikasi teknis. Karena itu, angka di bawah tidak selalu menunjukkan kecepatan saat kereta melayani penumpang setiap hari.

Dunia perkeretaapian terus mengejar batas baru. Jepang, Prancis, China, Jerman, Italia, dan Spanyol menjadi beberapa negara yang menonjol dalam pengembangan kereta berkecepatan tinggi.

Satu hal penting perlu dipahami. Kecepatan uji, kecepatan desain, dan kecepatan operasional merupakan tiga hal berbeda. Perbedaan ini membuat daftar kereta tercepat terlihat lebih menarik sekaligus lebih kompleks.

1. L0 Series SCMaglev — 603 km/jam

Central Japan Railway Company mengembangkan L0 Series untuk teknologi superconducting maglev di Jepang.

Pada 2015, rangkaian L0 mencapai 603 km/jam dalam pengujian di Yamanashi Maglev Line. Angka tersebut masih menjadi rekor dunia untuk kereta maglev.

Kereta ini menggunakan teknologi levitasi magnetik. Sistem tersebut membuat rangkaian tidak bergantung pada kontak roda dan rel seperti kereta konvensional.

JR Central terus mengembangkan teknologi ini untuk rencana Chuo Shinkansen. Jadi, L0 bukan sekadar kendaraan pemecah rekor.

2. TGV V150 — 574,8 km/jam

Prancis punya salah satu rekor paling terkenal dalam sejarah kereta cepat. TGV V150 mencapai 574,8 km/jam pada 3 April 2007.

Pengujian itu menggunakan rangkaian yang telah dimodifikasi untuk kebutuhan rekor. Karena itu, angka tersebut tidak sama dengan kecepatan perjalanan TGV dalam layanan reguler.

SNCF masih mencatat 574,8 km/jam sebagai rekor kecepatan dunia di atas rel.

Rekor tersebut memperlihatkan betapa besar peran aerodinamika, sistem traksi, jalur khusus, dan pengujian terkontrol dalam mengejar kecepatan ekstrem.

3. CRH380BL — 487,3 km/jam

China masuk dalam daftar melalui CRH380BL. Kereta ini mencapai 487,3 km/jam dalam pengujian pada 9 Januari 2011.

Guinness World Records mencatat pencapaian tersebut sebagai kecepatan tertinggi yang dicapai kereta produksi tanpa modifikasi. Dalam layanan penumpang, angka kecepatannya jauh lebih rendah.

Pencapaian CRH380BL menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan jaringan kereta cepat China.

4. CR450 — 450 km/jam

CR450 merupakan generasi baru kereta cepat China yang masih masuk tahap pengembangan dan pengujian.

Prototipenya mampu mencapai 450 km/jam dalam pengujian. China menargetkan kecepatan operasional sekitar 400 km/jam setelah kereta memenuhi seluruh persyaratan teknis.

CR450 dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus efisiensi. China Railway juga mengurangi bobot dan hambatan gerak dibandingkan generasi CR400.

Poin pentingnya, CR450 belum boleh disamakan dengan kereta yang sudah beroperasi secara komersial pada 400 km/jam.

5. Shanghai Maglev — 431 km/jam

Shanghai Maglev menjadi salah satu kereta tercepat yang menarik karena menggunakan sistem levitasi magnetik.

Kereta ini menghubungkan kawasan Longyang Road dengan Bandara Internasional Pudong. Lintasannya memiliki panjang sekitar 30 kilometer.

Operator Shanghai Maglev mencantumkan 431 km/jam sebagai kecepatan maksimum jalurnya. Perjalanan penuh dapat ditempuh dalam waktu sekitar delapan menit.

Berbeda dari L0 dan TGV V150, Shanghai Maglev punya nilai praktis yang sangat jelas. Teknologi maglev sudah digunakan untuk layanan komersial.

6. Velaro Novo — sekitar 405 km/jam

Siemens terus mengembangkan keluarga Velaro untuk kebutuhan kereta cepat di berbagai negara.

Pada Juni 2025, rangkaian uji yang berkaitan dengan pengembangan Velaro Novo mencapai sekitar 405 km/jam di jalur cepat Erfurt–Leipzig/Halle, Jerman. Pengujian tersebut bertujuan mengumpulkan data mengenai aerodinamika, akustik, serta perilaku kereta pada kecepatan tinggi.

Velaro sendiri memiliki sejarah panjang dalam layanan kereta cepat. Versi Velaro E di Spanyol pernah mencapai 403,7 km/jam dalam pengujian. Siemens menyebut platform tersebut mampu mendukung kecepatan hingga 360 km/jam untuk penggunaan tertentu.

7. Frecciarossa 1000 — hingga 400 km/jam

Italia menghadirkan Frecciarossa 1000, salah satu kereta cepat paling modern di Eropa.

Laman Trenitalia mencantumkan kemampuan teknis hingga 400 km/jam pada Frecciarossa 1000. Namun, generasi terbaru yang diperkenalkan Trenitalia memiliki kecepatan maksimum layanan 300 km/jam dan homologasi hingga 360 km/jam.

Perbedaan tersebut penting bagi pembaca. Angka 400 km/jam menggambarkan kemampuan teknis yang tercantum pada platform, bukan berarti kereta selalu melaju pada angka tersebut saat membawa penumpang.

Frecciarossa 1000 juga menonjol dari sisi efisiensi energi, kenyamanan, dan interoperabilitas jaringan Eropa.

8. AGV — 360 km/jam

AGV dari Alstom masuk jajaran kereta cepat dengan kemampuan komersial yang tinggi.

Alstom menyebut AGV mampu beroperasi hingga 360 km/jam. Kereta ini menggunakan sistem traksi terdistribusi sehingga motor tidak hanya bergantung pada satu atau dua lokomotif di ujung rangkaian.

Teknologi AGV juga memiliki hubungan dengan rekor TGV 574,8 km/jam. Sistem traksinya ikut digunakan dalam pengembangan rangkaian yang memecahkan rekor tersebut.

9. Renfe AVE S-103 — 350 km/jam

Spanyol memiliki Renfe AVE S-103, kereta cepat berbasis teknologi Siemens Velaro.

Renfe menyebut S-103 dirancang untuk melaju hingga 350 km/jam. Sistem traksi terdistribusi menjadi salah satu karakter utama rangkaian ini.

Kereta tersebut beroperasi pada jaringan AVE yang menghubungkan sejumlah kota besar di Spanyol.

Keunggulannya tidak hanya terletak pada angka kecepatan. Tata ruang interior juga memanfaatkan sistem traksi terdistribusi untuk menyediakan ruang penumpang yang lebih luas.

10. CR400 Fuxing — 350 km/jam

China kembali muncul melalui CR400 Fuxing.

Kereta ini memiliki kecepatan operasional hingga 350 km/jam pada jalur tertentu. Pada 2024, layanan Fuxing di koridor Wuhan–Guangzhou mulai menjalankan operasi normal pada angka tersebut.

CR400 menjadi contoh penting bahwa kereta cepat tidak hanya mengejar rekor. Fokus utamanya juga mencakup keselamatan, kapasitas, efisiensi, dan penggunaan rutin dalam jaringan besar.

Daftar Singkat 10 Kereta Tercepat

Peringkat Kereta Negara Kecepatan tertinggi
1 L0 Series SCMaglev Jepang 603 km/jam
2 TGV V150 Prancis 574,8 km/jam
3 CRH380BL China 487,3 km/jam
4 CR450 China 450 km/jam
5 Shanghai Maglev China 431 km/jam
6 Velaro Novo Jerman ±405 km/jam
7 Frecciarossa 1000 Italia hingga 400 km/jam*
8 AGV Prancis/Italia 360 km/jam
9 Renfe AVE S-103 Spanyol 350 km/jam
10 CR400 Fuxing China 350 km/jam

* Angka Frecciarossa 1000 perlu dibaca sebagai kemampuan teknis platform. Generasi terbaru memiliki kecepatan maksimum layanan 300 km/jam dan homologasi hingga 360 km/jam.

Mana yang Benar-Benar Paling Cepat?

Jika ukurannya rekor kecepatan di rel, L0 Series menjadi juaranya dengan 603 km/jam.

Jika hanya melihat kereta konvensional yang menggunakan roda dan rel, TGV V150 masih memegang rekor 574,8 km/jam. Rekor itu dicapai dalam pengujian khusus, bukan layanan penumpang harian.

Sementara itu, jika pembaca mencari kereta yang benar-benar digunakan untuk layanan komersial, perbandingannya menjadi berbeda. Shanghai Maglev menawarkan salah satu angka tertinggi, sedangkan CR400 Fuxing telah menjalankan layanan reguler pada 350 km/jam di sejumlah koridor China.

Kenapa Kereta Bisa Melaju Sangat Cepat?

Kecepatan tinggi tidak hanya bergantung pada tenaga motor.

Produsen harus menghitung bentuk hidung, hambatan udara, sistem pengereman, stabilitas bogie, kualitas rel, sinyal, serta karakteristik terowongan.

Pada maglev, sistem levitasi mengubah pendekatan tersebut. Keret melayang di atas jalur sehingga gesekan mekanis roda dan rel tidak menjadi faktor utama.

Namun, kecepatan ekstrem membutuhkan infrastruktur yang sangat presisi. Jalur, sistem persinyalan, catu daya, dan prosedur keselamatan harus bekerja sebagai satu kesatuan.

Kesimpulan

Kereta tercepat di dunia tidak selalu menjadi keret tercepat dalam perjalanan sehari-hari.

L0 Series SCMaglev memimpin daftar berdasarkan rekor 603 km/jam. TGV V150 menyusul dengan 574,8 km/jam, sedangkan CRH380BL mencatat 487,3 km/jam dalam pengujian.

China kini terus mendorong batas baru melalui CR450. Di sisi lain, Jepang mengembangkan maglev, sementara Eropa mempertahankan keunggulan lewat TGV, Velaro, AGV, Frecciarossa, dan AVE.

Bagi penumpang, angka kecepatan memang menarik. Namun, kualitas keret cepat juga ditentukan oleh keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, efisiensi energi, serta kemampuan jaringan melayani perjalanan dalam skala besar.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi