Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Standar Kemiskinan Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Miskin, Kok Beda dari BPS?

Standar Kemiskinan Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Miskin, Kok Beda dari BPS?

  • account_circle Nuafal
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Standar kemiskinan Bank Dunia baru saja bikin heboh jagat maya Indonesia. Angka 64,2% penduduk RI hidup di bawah garis kemiskinan sempat viral lewat infografis Kompas.com. Angka ini memicu pertanyaan besar: benarkah dua pertiga rakyat Indonesia miskin? Jawabannya tidak sesederhana itu, dan penjelasannya justru menarik untuk kita kupas.

Duduk perkaranya begini. Data itu berasal dari laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2026 milik Bank Dunia, bukan data resmi pemerintah Indonesia. Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat angka kemiskinan RI per Maret 2026 cuma di kisaran 8,07%, setara 22,93 juta orang. Selisihnya jauh banget, kan? Nah, di situlah letak kuncinya: dua lembaga ini pakai penggaris yang beda sama sekali.

Kenapa Angkanya Bisa Sejauh Itu?

Standar kemiskinan Bank Dunia untuk negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income) mematok garis USD8,30 per kapita per hari. Bank Dunia menghitungnya pakai metode Purchasing Power Parity (PPP) 2021. Nilai ini setara sekitar Rp35.000-40.000 per hari setelah menyesuaikan daya beli lokal. Masalahnya, angka USD8,30 ini bukan cerminan kebutuhan dasar spesifik orang Indonesia. Angka ini justru median garis kemiskinan dari kumpulan negara sekelas Indonesia di kategori pendapatan yang sama.

BPS sendiri punya pendekatan berbeda. BPS menyusun garis kemiskinan nasional berdasarkan kebutuhan kalori minimum plus kebutuhan non-pangan dasar. Mereka menyesuaikannya dengan kondisi riil masyarakat Indonesia. Jadi wajar kalau hasilnya jauh lebih rendah dibanding standar global yang Bank Dunia patok.

Indonesia Baru “Naik Kelas”, Tapi Ada Konsekuensinya

Poin menarik lain, posisi Indonesia baru saja bergeser ke kategori upper-middle income country. Gross National Income per kapita RI tercatat USD5.120 pada 2025. Angka ini cuma sedikit di atas ambang bawah kategori ini, yang berkisar USD 4.636 sampai USD 14.375.

Begitu status ekonomi naik kelas, standar kemiskinan yang Bank Dunia pakai buat mengukur Indonesia otomatis ikut naik jadi USD8,30. Angka ini jauh lebih tinggi dari standar sebelumnya untuk negara berpendapatan menengah ke bawah. Efeknya, penduduk yang sebenarnya sudah keluar dari kemiskinan versi standar lama tiba-tiba “masuk lagi” ke kategori miskin. Ini terjadi begitu kita mengukurnya pakai standar baru. Ironis memang, tapi begitulah cara kerja metodologi pembanding internasional.

Posisi Indonesia di ASEAN

Laporan yang sama menempatkan Indonesia di urutan keempat tertinggi di antara 11 negara ASEAN dan negara pembanding lain. Tiga negara di atasnya adalah Timor-Leste (71,7%), India (70,7%), dan Laos (68,6%). Filipina, Afrika Selatan, sampai Brasil justru mencatat angka lebih rendah dari Indonesia menurut standar yang sama. Thailand dan Malaysia ada di posisi paling bawah daftar itu, mencerminkan gap kesejahteraan yang cukup lebar di kawasan ini.

Jadi, mana yang harus dipercaya?

Bank Dunia sendiri sebenarnya sudah mengakui, pemerintah lebih tepat memakai garis kemiskinan nasional versi BPS untuk pengambilan kebijakan dalam negeri. Standar kemiskinan Bank Dunia lebih cocok buat perbandingan lintas negara, bukan acuan tunggal buat menilai kondisi riil di lapangan. Kedua angka ini sejatinya menjawab pertanyaan berbeda, jadi membandingkannya secara langsung justru menyesatkan.

Ada satu hal yang pasti buat pembaca yang penasaran soal makna angka ini bagi kebijakan sosial. Kelompok masyarakat yang berada di antara dua garis kemiskinan itu tetap perlu perhatian serius. Mereka rentan jatuh miskin lagi kalau ada guncangan ekonomi mendadak, mulai dari lonjakan harga pangan sampai PHK massal.

Data dan proyeksi di atas bersifat dinamis, mengikuti pembaruan laporan resmi dari Bank Dunia maupun rilis terbaru BPS. Selalu cek sumber data terkini sebelum menjadikannya rujukan analisis atau kebijakan.

N
Nuafal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Suka menelusuri angka di balik berita ekonomi, biar pembaca nggak cuma tahu "apa yang terjadi", tapi juga "kenapa itu penting" buat dompet mereka.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: Nuafal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Mandiri Krui 2026: Rute, Hotel, dan Budget 3 Hari 2 Orang

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Mandiri Krui 2026: Rute, Hotel, dan Budget 3 Hari 2 Orang

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Mandiri Krui menawarkan pesona alam yang luar biasa eksotis di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Menjadi salah satu destinasi selancar (surfing) paling populer pada pertengahan tahun 2026, pantai ini terkenal karena memiliki ombak konsisten tanpa batuan karang yang berbahaya. Data kunjungan dari dinas pariwisata setempat menunjukkan peningkatan kedatangan turis mancanegara secara signifikan sepanjang musim […]

  • Perang Ukraina: Kim Jong Un Puji Tentara Korut yang Bunuh Diri

    Perang Ukraina: Kim Jong Un Puji Tentara Korut yang Bunuh Diri

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Keterlibatan militer Korea Utara dalam Perang Ukraina kini memicu kontroversi besar setelah muncul laporan mengenai aksi bunuh diri para tentaranya di medan tempur. Kim Jong Un memuji para prajurit tersebut sebagai pahlawan karena memilih mengakhiri hidup daripada menyerah kepada musuh di Kursk. Pemimpin tertinggi Korut tersebut menganggap aksi nekad ini sebagai bentuk kesetiaan tertinggi […]

  • Keraguan Mahfud MD Terhadap Langkah Pemerintah dalam Reformasi Polri

    Keraguan Mahfud MD Terhadap Langkah Pemerintah dalam Reformasi Polri

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mahfud MD secara terbuka menyampaikan keraguan mendalam mengenai komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan di tubuh Polri. Mantan Menko Polhukam ini menilai pemerintah tidak menunjukkan langkah nyata dalam menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Ia menduga ketidakmampuan ini bukan sekadar karena keengganan, melainkan adanya rasa takut dalam menghadapi tantangan di depan mata. Ketegasan […]

  • Bolehkah Solat Tahajud Dikerjakan Tanpa Tidur Dulu?

    Bolehkah Solat Tahajud Dikerjakan Tanpa Tidur Dulu?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Banyak orang bertanya soal ini. Susah tidur, kerja shift malam, atau ingin beribadah lebih dulu sebelum istirahat — semua alasan itu membuat pertanyaan “sah nggak sih Solat Tahajud tanpa tidur dulu?” terus muncul. Jawabannya tidak sesederhana “boleh” atau “tidak boleh”. Ulama punya pendapat yang berbeda-beda soal ini, dan kita perlu memahami duduk perkaranya satu per […]

  • Bareskrim Periksa Asisten Pribadi Youtuber RA Terkait Pembelian Puluhan Tabung Gas Tawa

    Bareskrim Periksa Asisten Pribadi Youtuber RA Terkait Pembelian Puluhan Tabung Gas Tawa

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Berdasarkan data resmi dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, penyidik memeriksa seorang perempuan berinisial CD (29) yang berstatus sebagai asisten pribadi Youtuber RA pada Jumat (22/5). Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini berfokus pada kepemilikan, pembelian, dan pemakaian gas nitrous oxide (N2O) bermerek Whip Pink. Penyidik menemukan […]

  • Sekolah Rakyat: Program Pendidikan Gratis Prabowo untuk Anak Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat: Program Pendidikan Gratis Prabowo untuk Anak Keluarga Miskin

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sekolah Rakyat kini beroperasi di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Presiden Prabowo Subianto meresmikan program ini serentak pada 12 Januari 2026, dengan acara utama dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Untuk menjaring peserta, pemerintah memakai […]

expand_less