Dua Demo Guncang Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 755 Personel

Warga yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat perlu ekstra waspada hari ini. Dua aksi Demo bakal berlangsung di wilayah tersebut, Jumat (14/8/2026). Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengonfirmasi jadwal dan lokasi kedua aksi tersebut lewat keterangan resmi.

Demo Pertama: Mahasiswa Berkumpul di Kawasan Gambir

Aksi pertama berlangsung pukul 08.00 WIB di Pos Polisi Merah Barat (Merbar), Gambir. Massa yang turun ke jalan berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Selain itu, ada juga Koordinator Representasi UPI Kampus Serang serta sejumlah kelompok massa lainnya.

“Aksi unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Koordinator Representasi UPI Kampus Serang, dan sejumlah massa lainnya,” jelas Erlyn dalam keterangannya.

Demo Kedua: MBG Watch Sasar Kantor Badan Gizi Nasional

Aksi kedua menyusul pukul 14.00 WIB di Kantor Badan Gizi Nasional, Kebon Sirih, Menteng. Kali ini, massa yang turun berasal dari kelompok MBG Watch.

“Aksi unjuk rasa dari MBG Watch,” tutur Erlyn singkat soal identitas massa aksi kedua ini.

Polisi Siagakan 755 Personel Gabungan

Menghadapi dua agenda aksi sekaligus, kepolisian tidak main-main soal pengamanan. Kepolisian menurunkan 755 personel gabungan untuk mengamankan jalannya kedua demonstrasi ini. Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek jajaran, hingga tim pelayanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat.

Selain kesiapan personel, polisi juga mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar dua titik lokasi aksi. Erlyn menjelaskan, polisi bakal menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Penerapannya menyesuaikan kondisi riil di lapangan, termasuk jumlah massa yang hadir.

Imbauan untuk Masyarakat yang Beraktivitas di Sekitar Lokasi

Bagi warga yang punya keperluan melintas di kawasan Gambir maupun Kebon Sirih hari ini, ada baiknya mempertimbangkan rute alternatif sejak awal. Erlyn menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra selama kedua aksi berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” kata Erlyn.

Mengingat lokasi kedua aksi berdekatan dengan pusat perkantoran dan area publik yang ramai, potensi kemacetan cukup besar terjadi sepanjang hari. Situasi ini terutama terasa menjelang dan saat jam-jam unjuk rasa berlangsung.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi