Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Karyawan Vilmei Diduga Kuras Saldo TikTok Rp1,28 Miliar Selama Setahun

Karyawan Vilmei Diduga Kuras Saldo TikTok Rp1,28 Miliar Selama Setahun

  • account_circle firmansyah
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Standar kemiskinan Bank Dunia baru saja bikin heboh jagat maya Indonesia. Angka 64,2% penduduk RI hidup di bawah garis kemiskinan sempat viral lewat infografis Kompas.com. Angka ini memicu pertanyaan besar: benarkah dua pertiga rakyat Indonesia miskin? Jawabannya tidak sesederhana itu, dan penjelasannya justru menarik untuk kita kupas.

Duduk perkaranya begini. Data itu berasal dari laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2026 milik Bank Dunia, bukan data resmi pemerintah Indonesia. Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat angka kemiskinan RI per Maret 2026 cuma di kisaran 8,07%, setara 22,93 juta orang. Selisihnya jauh banget, kan? Nah, di situlah letak kuncinya: dua lembaga ini pakai penggaris yang beda sama sekali.

Kenapa Angkanya Bisa Sejauh Itu?

Standar kemiskinan Bank Dunia untuk negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income) mematok garis USD8,30 per kapita per hari. Bank Dunia menghitungnya pakai metode Purchasing Power Parity (PPP) 2021. Nilai ini setara sekitar Rp35.000-40.000 per hari setelah menyesuaikan daya beli lokal. Masalahnya, angka USD8,30 ini bukan cerminan kebutuhan dasar spesifik orang Indonesia. Angka ini justru median garis kemiskinan dari kumpulan negara sekelas Indonesia di kategori pendapatan yang sama.

BPS sendiri punya pendekatan berbeda. BPS menyusun garis kemiskinan nasional berdasarkan kebutuhan kalori minimum plus kebutuhan non-pangan dasar. Mereka menyesuaikannya dengan kondisi riil masyarakat Indonesia. Jadi wajar kalau hasilnya jauh lebih rendah dibanding standar global yang Bank Dunia patok.

Indonesia Baru “Naik Kelas”, Tapi Ada Konsekuensinya

Poin menarik lain, posisi Indonesia baru saja bergeser ke kategori upper-middle income country. Gross National Income per kapita RI tercatat USD5.120 pada 2025. Angka ini cuma sedikit di atas ambang bawah kategori ini, yang berkisar USD4.636 sampai USD14.375.

Begitu status ekonomi naik kelas, standar kemiskinan yang Bank Dunia pakai buat mengukur Indonesia otomatis ikut naik jadi USD8,30. Angka ini jauh lebih tinggi dari standar sebelumnya untuk negara berpendapatan menengah bawah. Efeknya, penduduk yang sebenarnya sudah keluar dari kemiskinan versi standar lama tiba-tiba “masuk lagi” ke kategori miskin. Ini terjadi begitu kita mengukurnya pakai standar baru. Ironis memang, tapi begitulah cara kerja metodologi pembanding internasional.

Posisi Indonesia di ASEAN

Laporan yang sama menempatkan Indonesia di urutan keempat tertinggi di antara 11 negara ASEAN dan negara pembanding lain. Tiga negara di atasnya adalah Timor-Leste (71,7%), India (70,7%), dan Laos (68,6%). Filipina, Afrika Selatan, sampai Brasil justru mencatat angka lebih rendah dari Indonesia menurut standar yang sama. Thailand dan Malaysia ada di posisi paling bawah daftar itu, mencerminkan gap kesejahteraan yang cukup lebar di kawasan ini.

Jadi, Mana yang Harus Dipercaya?

Bank Dunia sendiri sebenarnya sudah mengakui, pemerintah lebih tepat memakai garis kemiskinan nasional versi BPS untuk pengambilan kebijakan dalam negeri. Standar kemiskinan Bank Dunia lebih cocok buat perbandingan lintas negara, bukan acuan tunggal buat menilai kondisi riil di lapangan. Kedua angka ini sejatinya menjawab pertanyaan berbeda, jadi membandingkannya secara langsung justru menyesatkan.

Ada satu hal yang pasti buat pembaca yang penasaran soal makna angka ini bagi kebijakan sosial. Kelompok masyarakat yang berada di antara dua garis kemiskinan itu tetap perlu perhatian serius. Mereka rentan jatuh miskin lagi kalau ada guncangan ekonomi mendadak, mulai dari lonjakan harga pangan sampai PHK massal.

Data dan proyeksi di atas bersifat dinamis, mengikuti pembaruan laporan resmi dari Bank Dunia maupun rilis terbaru BPS. Selalu cek sumber data terkini sebelum menjadikannya rujukan analisis atau kebijakan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini: Menguat ke Rp 17.928 per Dollar AS

    Update Kurs Rupiah Hari Ini: Menguat ke Rp 17.928 per Dollar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar keuangan tanah air menunjukkan geliat positif pada perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026). Hingga pukul 10.15 WIB, nilai tukar Rupiah berhasil menguat sebesar 0,34 persen dan bertengger di level Rp 17.928 per Dollar AS. Tidak hanya mata uang kita yang perkasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatatkan performa gemilang dengan kenaikan 2,07 persen […]

  • Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditunda, Tiga Poin Formil Jadi Sorotan

    Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditunda, Tiga Poin Formil Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perlawanan hukum Roy Suryo terhadap Polda Metro Jaya memasuki babak baru. Tim kuasa hukumnya mengajukan permohonan praperadilan keempat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Jumat (7/8/2026). Gugatan kali ini menyasar sisi formil dari proses penyidikan yang berjalan selama ini. Tiga Poin yang Digugat Kuasa hukum Roy Suryo, Yasena, membuka detail gugatan langsung di […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Gunung Payung 2026: Rute Tersembunyi, Penginapan, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Gunung Payung 2026: Rute Tersembunyi, Penginapan, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Gunung Payung menawarkan pesona alam yang sangat tenang dan asri di balik kemegahan tebing kapur Bali Selatan. Berlokasi di Desa Adat Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, destinasi ini menjadi tempat pelarian sempurna bagi Anda yang jenuh dengan hiruk-pikuk kawasan Kuta atau Seminyak. Data statistik dari pengelola kawasan wisata lokal pada pertengahan tahun […]

  • Harga PlayStation 6 Bisa Tembus Rp17,8 Juta, Biaya Produksi Hampir USD1.000

    Harga PlayStation 6 Bisa Tembus Rp17,8 Juta, Biaya Produksi Hampir USD1.000

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Buat kamu yang sudah lama menantikan PlayStation 6 — ada kabar yang perlu kamu siapkan mental untuk menerimanya. Rumor terbaru dari komunitas gaming menyebut biaya produksi PS6 terus melonjak. Penyebab utamanya adalah harga komponen kunci — terutama RAM dan media penyimpanan — yang naik signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kalau bocoran ini benar, PlayStation […]

  • 162 Calon Mahasiswa Gagal Masuk Universitas Negeri Korea Selatan Gara-Gara Catatan Pelanggaran Semasa Sekolah

    162 Calon Mahasiswa Gagal Masuk Universitas Negeri Korea Selatan Gara-Gara Catatan Pelanggaran Semasa Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai akademik ternyata bukan satu-satunya penentu masa depan di Korea Selatan. Sebanyak 162 calon mahasiswa gagal lolos ke 10 universitas negeri bergengsi di negeri ginseng itu — bukan karena nilai mereka buruk, melainkan karena rekam jejak perilaku mereka semasa sekolah ikut masuk dalam penilaian seleksi. Fakta ini bukan rumor. Data resmi yang terbit pada […]

  • Gempa M 5.2 Guncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara Hari Ini

    Gempa M 5.2 Guncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar kurang menyenangkan datang dari wilayah Sulawesi Utara pagi ini. Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5.2 baru saja mengguncang area sekitar Kepulauan Talaud pada Sabtu, 13 Juni 2026. Peristiwa alam ini tercatat terjadi tepat pada pukul 09.05.50 WIB. Warga setempat merasakan getaran yang cukup mengejutkan di awal akhir pekan ini. Detail Lokasi dan […]

expand_less