Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Orang Utan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Ketapang Akhirnya Mati

Orang Utan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Ketapang Akhirnya Mati

  • account_circle Mahsya
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.  Kasus orang utan pingsan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ketapang, Kalimantan Barat, berujung duka. Sempurna, orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang sempat ditemukan tak sadarkan diri karena gangguan pernapasan, dinyatakan mati. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kabar tersebut pada Kamis (3/9/2026).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengungkapkan rasa kehilangan atas kematian Sempurna. Tim BKSDA bergerak cepat begitu menerima laporan warga dan langsung berkoordinasi dengan Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) untuk mengevakuasi serta menangani Sempurna sesuai kondisinya saat itu.

Kronologi Penemuan Orang Utan Pingsan di Ketapang

Warga sekitar Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, menemukan Sempurna dalam kondisi lemas pada pukul 07.00 WIB, Minggu (30/8/2026). Napasnya tersengal-sengal dan tubuhnya nyaris tak berdaya. Warga segera melapor ke petugas setempat.

Tim gabungan BKSDA Kalbar dan YIARI langsung turun ke lokasi. Mereka memberi pertolongan pertama berupa terapi oksigen dan cairan infus sebelum membawa Sempurna ke pusat rehabilitasi YIARI sekitar pukul 11.30 WIB untuk penanganan medis lanjutan.

Kondisi Sempurna justru terus memburuk. Pukul 14.00 WIB, napasnya kian dangkal dan saturasi oksigennya tak lagi terdeteksi alat. Dokter hewan sempat melakukan resusitasi jantung paru (CPR) begitu tanda-tanda henti napas muncul, namun nyawa Sempurna tak tertolong. Ia dinyatakan mati pukul 15.20 WIB.

Hasil Nekropsi Ungkap Dampak Asap Karhutla

Tim medis melakukan nekropsi pada 1 September 2026 untuk memastikan penyebab kematian. Hasilnya menunjukkan perubahan patologis pada beberapa organ vital Sempurna, terutama paru-paru, jantung, dan ginjal.

Berdasarkan riwayat klinis serta temuan pemeriksaan, gangguan pada paru-paru diduga kuat berkaitan dengan paparan asap yang mengganggu fungsi pernapasan. Kondisi ini memicu hipoksia akut, yakni kekurangan oksigen parah dalam tubuh, yang kemudian merembet ke gangguan fungsi jantung hingga berujung fatal.

Kasus orang utan pingsan seperti yang dialami Sempurna bukan kejadian terisolasi. Kabut asap karhutla di Kalimantan kerap mengancam satwa liar, termasuk orang utan yang habitatnya berdekatan dengan area terdampak kebakaran.

Imbauan BKSDA untuk Masyarakat

Murlan menegaskan bahwa laporan cepat dari masyarakat sangat menentukan peluang penyelamatan satwa liar, terutama dalam situasi darurat seperti kebakaran hutan. Ia berharap warga tak ragu melapor jika menjumpai satwa yang sakit, terluka, atau terdampak asap.

“Peran masyarakat sangat penting. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan satwa liar yang membutuhkan pertolongan,” ujar Murlan.

Kematian Sempurna menjadi pengingat betapa besar dampak karhutla terhadap ekosistem dan satwa dilindungi. BKSDA Kalbar bersama YIARI berkomitmen memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa tak lagi berulang di musim kemarau mendatang.

M
Mahsya Putri ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Reporter Kebaruan.com · Menyajikan berita ekonomi, politik, dan isu terkini secara aktual, akurat, dan berimbang.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan

  • Penulis: Mahsya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Dana PI Rp271 Miliar: Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati Lampung di Rutan Way Hui

    Korupsi Dana PI Rp271 Miliar: Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati Lampung di Rutan Way Hui

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Lampung menetapkan Arinal Djunaidi sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan intensif selama 15 jam. Dugaan korupsi ini berakar pada pengelolaan dana Participating Interest (PI) sebesar 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB). Dana tersebut seharusnya menjadi hak daerah untuk pembangunan, namun diduga diselewengkan dengan total nilai mencapai USD 17,2 […]

  • Tiket Westlife Jakarta 2027 Resmi Dijual Mulai Hari Ini

    Tiket Westlife Jakarta 2027 Resmi Dijual Mulai Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pemburu konser musik internasional di tanah air sedang bersiap menghadapi persaingan ketat untuk mengamankan slot menonton idola mereka. Promotor resmi telah membuka penjualan tiket Westlife untuk umum secara serentak mulai Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 10.00 WIB pagi ini. Grup vokal legendaris asal Irlandia tersebut bakal menggelar konser spektakuler bertajuk The Anniversary World […]

  • Persija Rekrut Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Kontrak Lima Tahun

    Persija Rekrut Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Kontrak Lima Tahun

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Persija Jakarta terus memperkuat skuad di setiap lini demi mengejar target juara Liga Indonesia musim depan. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini resmi mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, dari Borneo FC. Kontrak Lima Tahun hingga 2031 Nadeo Argawinata resmi terikat kontrak berdurasi lima tahun bersama Persija. Kesepakatan ini membuatnya akan membela Macan Kemayoran hingga […]

  • Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Absen

    Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Absen

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pengamat sepakbola Ronny Pangemanan membocorkan susunan 26 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Kabar mengejutkan datang dari daftar tersebut: nama Rizky Ridho tidak masuk dalam pilihan pelatih John Herdman. FIFA ASEAN Cup 2026 bergulir mulai 26 September hingga 3 Oktober mendatang di Jakarta. PSSI sudah menetapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan […]

  • Panduan Investasi Saham Blue Chip untuk Pemula: Aman dan Menguntungkan di 2026

    Panduan Investasi Saham Blue Chip untuk Pemula: Aman dan Menguntungkan di 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak investor pemula kini mulai melirik saham blue chip sebagai instrumen utama dalam mengamankan aset finansial mereka. Memahami fundamental saham blue chip sangat krusial agar Anda tidak terjebak dalam fluktuasi pasar yang sering kali tidak menentu. Dengan menempatkan modal pada saham blue chip, Anda sebenarnya sedang membeli bagian dari perusahaan raksasa yang memiliki rekam […]

  • Pemulihan Aset Edy Tansil: Langkah Strategis Kejaksaan Agung Mengembalikan Hak Negara

    Pemulihan Aset Edy Tansil: Langkah Strategis Kejaksaan Agung Mengembalikan Hak Negara

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Edy Tansil kembali menjadi sorotan publik setelah Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan aset miliknya. Terpidana kasus pembobolan uang negara ini menyerahkan aset senilai total Rp82,6 miliar kepada negara. Prosesi penyerahan hasil lelang ini berlangsung di gedung BPA Kejaksaan pada Senin (15/6). Acara ini dihadiri langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin serta […]

expand_less