Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Investor China dan Rusia Lirik Proyek Trans Kalimantan Railway, Kemenhub Masih Godok Trase

Investor China dan Rusia Lirik Proyek Trans Kalimantan Railway, Kemenhub Masih Godok Trase

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Rencana pembangunan jaringan kereta api di Pulau Kalimantan mulai menunjukkan titik terang. Kemenhub Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa dua investor asing, yakni dari China dan Rusia, telah menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam proyek Trans Kalimantan Railway ini.

Kendati minat investor sudah muncul, pemerintah belum bisa bergerak cepat. Kementerian Perhubungan bersama Kementerian PPN/Bappenas masih merumuskan trase atau jalur pasti yang akan dilalui rel kereta tersebut. Proses ini disebut Dudy sebagai tahap krusial sebelum pembicaraan lebih lanjut dengan para calon investor bisa dilakukan.

“Ini kita sedang bahas nanti dengan Bappenas, nanti kita akan duduk bersama dengan para investor. Trase-trase mana saja yang bisa kita kembangkan, baik itu di Sumatra maupun di Kalimantan,” kata Dudy usai meluncurkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement HUB (ETLE HUB) di Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).

Satu hal yang menarik perhatian publik, jalur kereta di Kalimantan ini berpotensi terhubung langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sayangnya, Dudy belum berani memastikan hal tersebut mengingat perencanaan proyek masih berjalan. Begitu pula soal kebutuhan dana investasi, angka pastinya belum bisa diungkap karena banyak variabel yang harus dihitung lebih dulu.

“Nah itu harus kita lihat juga berapa panjangnya, kemudian jenis keretanya yang akan digunakan, itu semuanya terkait. Kemudian trasenya juga harus dihitung secara detail ya,” ujarnya menegaskan.

Pemerintah pun tidak menutup pintu bagi negara lain yang berminat ikut berinvestasi. Selain China dan Rusia yang sudah lebih dulu menunjukkan minat, Kemenhub membuka ruang kerja sama seluas-luasnya.

“Kita terbuka karena memang kita tahu dulu Rusia sudah menyatakan minat, kemudian juga China. Kalau ada negara lain yang berminat, kami sangat dengan senang hati dan terbuka,” ungkap Dudy.

Sumatra Fokus Angkutan Logistik

Berbeda dengan Kalimantan yang masih dalam tahap perencanaan trase, proyek Trans Sumatera Railway sudah punya calon pengembang yang lebih jelas. PT Kereta Api Indonesia (Persero) tercatat sebagai satu-satunya BUMN yang secara resmi menyampaikan minatnya menggarap jalur ini.

Keuntungan bagi PT KAI, sebagian jalur di Sumatra sebenarnya sudah tersedia sehingga pengembangan bisa lebih efisien. Perusahaan pelat merah ini akan memprioritaskan optimalisasi lintasan yang sudah ada, terutama untuk mendukung angkutan barang dan logistik antar wilayah.

“Sementara KAI akan melanjutkan dari lintasan-lintasan yang sudah ada. Itu yang akan dikembangkan, namun yang lebih difokuskan adalah untuk angkutan logistik,” jelas Dudy.

Reaktivasi 2.200 Km Jalur Nonaktif

Selain dua proyek besar tersebut, Kemenhub juga tengah mengupayakan reaktivasi jalur kereta nonaktif sepanjang 2.200 kilometer yang tersebar di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan transportasi kereta api hingga ke kota-kota kecil, tidak hanya berpusat di kota besar.

“Kita memang punya program untuk reaktivasi jalur-jalur yang dulu sudah pernah ada, agar supaya perkeretaapian ini bisa tidak hanya melewati kota besar tapi juga kota-kota kecil, sebagaimana yang disampaikan Presiden terakhir,” pungkas Dudy.

Dengan tiga agenda besar yang berjalan beriringan itu, sektor perkeretaapian nasional tampak sedang bersiap memasuki babak baru pengembangan yang lebih masif dalam beberapa tahun mendatang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liverpool Tundukkan Atletico Madrid 2-1 di Liga Champions

    Liverpool Tundukkan Atletico Madrid 2-1 di Liga Champions

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kebaruan. Liverpool berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 dalam laga panas Liga Champions UEFA. Kemenangan ini menegaskan dominasi The Reds atas wakil Spanyol tersebut, meski Los Rojiblancos sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Laga yang berlangsung di kandang Liverpool ini menyajikan drama sepak bola khas kompetisi elite Eropa, lengkap dengan tiga gol yang […]

  • Kasus 9 WNI Ditangkap Israel Berakhir Damai, Seluruh Relawan Bebas Menuju Turki

    Kasus 9 WNI Ditangkap Israel Berakhir Damai, Seluruh Relawan Bebas Menuju Turki

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membawa kabar baik yang sangat melegakan bagi seluruh lapisan masyarakat tanah air hari ini. Pemerintah mengumumkan bahwa sembilan aktivis kemanusiaan dalam insiden WNI ditangkap Israel saat ini sudah berhasil keluar dari wilayah penahanan otoritas setempat pada Kamis (21/5/2026). Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjelaskan bahwa seluruh relawan tersebut kini […]

  • Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

    Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebagian besar wilayah Indonesia bakal tetap kering sepanjang September mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peta prediksi curah hujan terbaru. Tim BMKG memperbarui data ini pada 1 Agustus 2026 menggunakan model ECMWF-cor. Warna cokelat gelap mendominasi peta, membentang dari Sumatra bagian timur, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Warna ini menandai kategori curah hujan […]

  • Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Leuser berdiri megah sebagai benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati paling memukau di dunia. Berada di dalam kawasan Taman Nasional Ekosistem Leuser yang membentang dari Aceh hingga Sumatra Utara, puncak ini menawarkan petualangan mentah yang sangat menantang bagi para penjelajah sejati. Data registrasi dari balai taman nasional sepanjang paruh pertama 2026 menunjukkan peningkatan minat […]

  • Apa Itu Aplikasi WeTV? Ini Fitur Unggulan dan Cara Pakainya

    Apa Itu Aplikasi WeTV? Ini Fitur Unggulan dan Cara Pakainya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Buat kamu penggemar drama Asia, nama aplikasi WeTV pasti sudah nggak asing lagi di telinga. Platform streaming besutan Tencent ini jadi rumah buat ribuan judul drama China, Korea, Thailand, sampai serial Original Indonesia garapan rumah produksi ternama. Yuk, kenalan lebih dekat sama fitur-fitur andalannya. Apa Itu Aplikasi WeTV WeTV adalah layanan video streaming yang […]

  • Tingkatkan Keamanan Akun Anda dengan Fitur WhatsApp Lawan Spyware: Panduan Lengkap Melindungi Privasi dari Serangan Zero-Click

    Tingkatkan Keamanan Akun Anda dengan Fitur WhatsApp Lawan Spyware: Panduan Lengkap Melindungi Privasi dari Serangan Zero-Click

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penting bagi kita untuk segera mengaktifkan Fitur WhatsApp Lawan Spyware yang dikenal sebagai Strict Account Settings guna mengamankan data pribadi dari ancaman peretasan modern. Serangan siber kini berkembang sangat pesat, bahkan mencakup metode zero-click yang memungkinkan peretas masuk ke ponsel tanpa korban perlu menekan tautan apa pun. Meta, sebagai induk perusahaan WhatsApp, akhirnya merespons […]

expand_less