Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Harga Masker Melonjak Drastis Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Harga Masker Melonjak Drastis Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

  • account_circle naufal
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Harga masker melonjak tajam begitu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai menyelimuti Jakarta. Warganet ramai mengeluhkan kenaikan ini di media sosial. Banyak yang menilai lonjakannya jauh dari kata wajar.

Lonjakan hingga 10 Kali Lipat

Banyak pembeli kaget saat transaksi mereka di e-commerce tiba-tiba batal sepihak. Setelah itu, sistem memunculkan harga baru yang jauh lebih mahal. Tamara, salah satu pembeli, menceritakan harga masker yang semula Rp 1.650 per pcs berubah menjadi Rp 16.500 setelah pesanannya batal.

Kasus serupa dialami pembeli lain. Ia mendapati harga masker melonjak dari Rp200 ribu menjadi Rp1,3 juta saat proses checkout di toko daring. Curhatan semacam ini banyak beredar di Threads sepanjang Senin (7/9/2026).

Modus di Balik Kenaikan Harga

Pantauan di Shopee dan Tokopedia menunjukkan fakta menarik. Sejumlah penjual memanfaatkan momentum kepanikan warga untuk menaikkan harga masker. Kenaikannya berkisar dua hingga sepuluh kali lipat dari harga normal. Praktik semacam ini lazim disebut memanfaatkan kelangkaan barang di tengah situasi darurat.

Kondisi berbeda justru terlihat di lapak konvensional. Seorang pedagang masker di Andara Raya, Jakarta Selatan, menegaskan harganya tidak berubah sama sekali. Ia masih mematok harga Rp10.000 hingga Rp25.000 per kotak isi 50 lembar, tergantung merek.

Kemenkes Turun Tangan

Kementerian Kesehatan langsung merespons keluhan yang makin ramai ini. Kemenkes memanggil para pelaku usaha penjual masker untuk klarifikasi. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebut pemanggilan ini bertujuan memastikan pelaku usaha tidak menimbun atau menaikkan harga secara tidak wajar.

Pemerintah mengambil langkah cepat ini agar masyarakat tidak semakin dirugikan. Sebab, sebaran abu vulkanik masih berlangsung hingga kini.

Imbauan agar Tidak Panic Buying

Kenaikan harga masker yang tidak wajar ini memicu kekesalan warga. Kejadian ini sekaligus jadi pengingat penting: hindari aksi borong berlebihan atau panic buying. Saat permintaan melonjak drastis dalam waktu singkat, oknum penjual nakal kerap memanfaatkan celah ini untuk meraup untung sepihak.

Belilah masker sesuai kebutuhan wajar saja. Bandingkan dulu harga dari beberapa penjual sebelum membeli. Jika menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, segera laporkan ke pihak berwenang. Dengan begitu, ketersediaan masker tetap terjaga bagi semua orang yang benar-benar membutuhkan perlindungan dari paparan abu vulkanik.

N
Nuafal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Suka menelusuri angka di balik berita ekonomi, biar pembaca nggak cuma tahu "apa yang terjadi", tapi juga "kenapa itu penting" buat dompet mereka.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: naufal

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT KAI ke-81: Bayar 81 Persen, Cuma Hari Ini

    HUT KAI ke-81: Bayar 81 Persen, Cuma Hari Ini

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan program KAI Birthday Bash untuk merayakan HUT KAI ke-81, dengan tiket seharga 81 persen dari tarif normal. Kesempatan ini sangat singkat. Penjualan dibuka serentak di seluruh kanal resmi hanya pada Senin, 28 September 2026. Artinya, promo ini berlaku hari ini saja. Diskonnya 19 Persen, Bukan 81 Persen Sebagian pemberitaan […]

  • Kesultan Brunei Cabut Gelar Menantu, Ini Sosok Pengiran Raabi’atul

    Kesultan Brunei Cabut Gelar Menantu, Ini Sosok Pengiran Raabi’atul

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar mengejutkan datang dari Kesultanan Brunei Darussalam. Sultan Hassanal Bolkiah resmi mencabut gelar kerajaan milik menantu perempuannya, Pengiran Raabi’atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah. Banyak pihak mengaitkan keputusan ini dengan perilaku yang mereka nilai tidak pantas, meski pihak kerajaan belum membuka detail lengkapnya. Kronologi Pencabutan Gelar Kantor Kepala Protokol Kerajaan mengumumkan keputusan ini pada 8 […]

  • Stasiun Karet Resmi Terintegrasi dengan BNI City, Penggabungan Ditargetkan Rampung Akhir 2026

    Stasiun Karet Resmi Terintegrasi dengan BNI City, Penggabungan Ditargetkan Rampung Akhir 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Stasiun Karet kembali menjadi sorotan setelah PT Kereta Api Indonesia memastikan proses integrasi dengan Stasiun BNI City terus berjalan. Proyek ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang mengenai kemungkinan penutupan stasiun yang berada di kawasan pusat Jakarta tersebut. Sebelumnya, keberadaan Stasiun Karet sempat menjadi bahan diskusi setelah muncul usulan penataan jaringan transportasi di ibu […]

  • Kopdes Merah Putih Serap 18.000 Pekerja, Prabowo Genjot Sektor Formal Desa

    Kopdes Merah Putih Serap 18.000 Pekerja, Prabowo Genjot Sektor Formal Desa

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah pusat terus memprioritaskan penguatan ekonomi sektor rupa domestik melalui jalur pemberdayaan masyarakat pedesaan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran lembaga ekonomi mikro seperti Kopdes Merah Putih sukses membawa dampak positif bagi pengurangan angka pengangguran. Dalam pidato resminya mengenai kebijakan fiskal 2027 di Gedung DPR RI pada Rabu (20/5/2026), kepala negara memaparkan pencapaian masif […]

  • Eks Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Lawan Status Tersangka Korupsi MBG

    Eks Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Lawan Status Tersangka Korupsi MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mantan Wakil Kepala BGN Tempuh Jalur Hukum Lawan Kejaksaan Agung.  Dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru yang menarik. Lodewyk Pusung, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), resmi mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Langkah hukum ini ia tempuh untuk melawan penetapan dirinya sebagai tersangka dalam […]

  • Emas 74 Kg Jadi Teka-teki, Kejagung Simpan Jawaban untuk Sidang

    Emas 74 Kg Jadi Teka-teki, Kejagung Simpan Jawaban untuk Sidang

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Siapa pemilik 74 kilogram emas batangan itu? Kejaksaan Agung belum mau menjawab. Begitu juga soal uang tunai miliaran rupiah yang ikut disita dalam kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Jawabannya, kata Kejagung, akan muncul nanti di ruang sidang. “Kita Buktikan di Persidangan” Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjawab pertanyaan wartawan soal ini, Selasa (4/8/2026). Jawabannya singkat, […]

expand_less