Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Menutup Rumah Saat Maghrib, Ini Alasan di Balik Tradisi Turun-Temurun Ini

Menutup Rumah Saat Maghrib, Ini Alasan di Balik Tradisi Turun-Temurun Ini

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Menutup rumah saat maghrib jadi kebiasaan yang diwariskan turun-temurun di banyak keluarga Indonesia. Kebiasaan ini mengakar kuat, terutama di kalangan masyarakat Jawa dan Melayu. Begitu azan berkumandang, pintu dan jendela langsung tertutup rapat. Lampu dinyalakan, anak-anak pun dipanggil masuk ke dalam rumah. Banyak orang mengikutinya tanpa benar-benar tahu alasan di baliknya.

Ternyata, kebiasaan ini punya penjelasan dari beberapa sudut pandang berbeda. Ada sisi keagamaan yang berakar dari hadits sahih. Ada pula unsur kepercayaan lokal yang berkembang lewat cerita rakyat. Penjelasan ilmiah pun ikut memperkuat alasan di balik tradisi ini.

Dasar Hadits di Balik Kebiasaan Menutup Rumah Saat Maghrib

Anjuran menutup rumah saat maghrib punya landasan jelas dari riwayat Jabir bin Abdullah RA. Hadits ini tercantum dalam Shahih Bukhari pada Kitab Bad’ul Khalq dan Shahih Muslim pada Kitab Al-Asyribah. Sunan Tirmidzi juga mencatat riwayat serupa dengan status hadits hasan shahih.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya menahan anak-anak agar tidak keluar rumah begitu kegelapan malam mulai turun. Setan dipercaya sedang berkeliaran pada waktu tersebut. Setelah malam berlalu sesaat, anak-anak boleh keluar kembali. Syaratnya, pintu rumah harus tertutup sambil menyebut nama Allah, sebab setan tidak mampu membuka pintu yang tertutup dengan cara demikian.

Selain menutup pintu, riwayat hadits ini juga menganjurkan menutup bejana makanan dan mengikat tempat minum. Umat muslim juga dianjurkan memadamkan lampu menjelang tidur. Alasan tambahannya cukup praktis: mencegah tikus menyeret sumbu lampu sehingga memicu kebakaran rumah. Kombinasi alasan spiritual dan keselamatan fisik ini menunjukkan betapa detailnya tuntunan Rasulullah SAW soal menjaga rumah tangga di waktu malam.

Sisi Mistis dalam Kepercayaan Lokal

Selain dasar hadits, masyarakat Nusantara juga punya kepercayaan tersendiri soal waktu maghrib. Banyak cerita rakyat menyebut maghrib sebagai waktu pergantian antara alam manusia dan alam gaib. Makhluk halus pun dipercaya lebih leluasa berkeliaran saat langit mulai gelap.

Kepercayaan ini berkembang turun-temurun lewat cerita orang tua ke anak-anaknya. Cerita ini sering dibumbui kisah penampakan atau gangguan makhluk halus bagi siapa saja yang masih berkeliaran di luar rumah saat maghrib tiba. Sains belum tentu membuktikan kepercayaan ini, tapi banyak keluarga tetap menjaganya sebagai bentuk kehati-hatian dan penghormatan pada tradisi leluhur.

Penjelasan dari Sisi Kesehatan dan Keamanan

Terlepas dari unsur mistis, ada juga penjelasan yang lebih rasional soal kebiasaan ini. Waktu maghrib bertepatan dengan pergantian cahaya dari terang ke gelap. Kondisi ini secara alami memicu munculnya serangga seperti nyamuk malaria dan lalat pembawa penyakit.

Menutup rumah pada waktu ini mencegah serangga masuk ke dalam ruangan. Kebiasaan ini juga menjaga suhu rumah tetap stabil begitu udara malam mulai terasa dingin. Dari sisi keamanan, kebiasaan ini membantu keluarga lebih waspada terhadap potensi gangguan dari luar. Visibilitas mata manusia menurun drastis saat cahaya mulai redup, sehingga kewaspadaan ekstra memang dibutuhkan.

Kebiasaan yang Tetap Relevan Hingga Kini

Beberapa alasan berikut menjelaskan kenapa tradisi ini masih bertahan di banyak keluarga era modern:

  • Menjaga kebersihan udara dalam rumah, mencegah serangga dan debu masuk saat angin sore mulai berembus.
  • Membentuk rutinitas ibadah, mengingat maghrib juga jadi waktu shalat wajib bagi umat muslim.
  • Melatih kedisiplinan anak, membiasakan mereka pulang tepat waktu sebelum hari benar-benar gelap.
  • Mengikuti tuntunan hadits sahih, yang secara eksplisit menganjurkan menutup pintu dan menjaga anak-anak di waktu ini.

Kebiasaan menutup rumah saat maghrib pada akhirnya jadi perpaduan unik antara tuntunan hadits, kearifan lokal, dan kebutuhan praktis sehari-hari. Kamu boleh lebih meyakini sisi spiritual atau penjelasan ilmiahnya. Tradisi ini tetap punya dasar kuat yang layak dipertahankan sampai sekarang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rafael Struick Tak Berharap Panggilan Timnas, Fokus di Dewa United

    Rafael Struick Tak Berharap Panggilan Timnas, Fokus di Dewa United

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kebaruan. Rafael Struick tidak menaruh harapan apa pun soal panggilan ke Timnas Indonesia. Penyerang Dewa United Banten FC itu memilih fokus pada performa klub, meski sudah lebih dari setahun absen dari skuad Garuda. Ia menyampaikannya kepada wartawan Antara di Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026). Jawaban jujur soal era John Herdman Antara menanyakan peluangnya masuk skuad di […]

  • Rupiah Indonesia Hari Ini: Update Nilai Tukar, Analisis & Dampaknya

    Rupiah Indonesia Hari Ini: Update Nilai Tukar, Analisis & Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai tukar rupiah selalu menjadi perhatian, baik bagi pelaku bisnis, investor, maupun masyarakat umum. Hari ini, rupiah menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis terhadap dolar AS, dipengaruhi oleh faktor global dan domestik. Dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan rupiah cenderung lebih stabil dibandingkan masa krisis sebelumnya. Namun, stabil bukan berarti tanpa tekanan. Fluktuasi tetap terjadi, terutama […]

  • Menakar Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih: Standar PKWT BUMN dan Peluang Kariernya

    Menakar Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih: Standar PKWT BUMN dan Peluang Kariernya

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Proses rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih kini menjadi buah bibir. Banyak calon pelamar yang bertanya-tanya: Berapa sebenarnya take-home pay yang akan mereka terima? Mengingat posisi ini berada di bawah naungan Agrinas Pangan Nusantara dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), pemahaman mengenai standar upah BUMN menjadi sangat krusial. Pemerintah melalui […]

  • Basarnas Setop Penyelaman KM Virgo, Pencarian Tetap Jalan

    Basarnas Setop Penyelaman KM Virgo, Pencarian Tetap Jalan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan. Basarnas menghentikan operasi penyelaman dalam pencarian korban KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21, Sabtu (3/10/2026). Meski begitu, operasi SAR tidak berhenti. Pencarian tetap berlanjut di perairan Kalimantan untuk korban yang masih hilang. Hingga Minggu (4/10), 190 orang sudah ditemukan, terdiri atas 108 selamat dan 82 meninggal dunia, sementara 53 lainnya masih dicari dari […]

  • Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan yang menyeret nama mereka dengan dugaan pemeriksaan pegawai PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (15/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perusahaan belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak Maybank. Ketidakjelasan status informasi ini membuat perseroan […]

  • Daftar Kabinet Merah Putih Terbaru: 49 Kementerian dan Nama Menterinya

    Daftar Kabinet Merah Putih Terbaru: 49 Kementerian dan Nama Menterinya

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kebaruan. Siapa saja yang sekarang duduk di Kabinet Merah Putih? Pertanyaan itu wajar muncul, sebab Prabowo Subianto sudah merombak susunannya tujuh kali sejak Oktober 2024. Reshuffle terbaru pada 1 Oktober 2026 menaikkan jumlah kementerian dari 48 menjadi 49. Berikut nama-nama aktif per 31 Oktober 2026, dikelompokkan per bidang agar mudah dicari. Ringkasan jumlah Kabinet Merah […]

expand_less