Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 276 Warga Batang Keracunan Usai Santap MBG, Telur Jadi Dugaan Awal

276 Warga Batang Keracunan Usai Santap MBG, Telur Jadi Dugaan Awal

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kabupaten Batang jadi daerah terbaru yang mencatat kasus keracunan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Bupati Batang Suyono melaporkan 276 warga di Kecamatan Bawang mengeluhkan gejala mual dan pusing usai menyantap menu MBG pada Selasa (22/9).

Empat fasilitas kesehatan langsung dikerahkan Pemkab Batang untuk menangani korban, yakni Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang. “Kita berikan layanan di sejumlah tempat layanan kesehatan, seperti Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang,” kata Suyono saat ditemui di RSUD Kalisari, Rabu (23/9) malam.

Kronologi Keracunan MBG di Batang

Gejala mulai muncul beberapa jam setelah santap siang. Para siswa mengonsumsi MBG sekitar pukul 11.00 WIB, tapi keluhan baru terasa sore hari, sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Selain pelajar, sejumlah orang tua murid ikut merasakan gejala serupa setelah mencicipi sisa makanan yang dibawa pulang anak mereka.

RSUD Kalisari mencatat lonjakan pasien signifikan malam itu. Belasan ambulans keluar masuk rumah sakit sejak pukul 19.13 WIB hingga menjelang pukul 21.00 WIB. Hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 20 pasien dari Kecamatan Bawang menjalani perawatan akibat dugaan keracunan tersebut.

Telur Diduga Jadi Penyebab Keracunan

Suyono mengungkap dugaan awal mengarah pada menu telur yang disajikan dalam paket MBG hari itu. “Telur, makan telur, rasanya beda. Setelahnya menjadi mual. Tadi saya tanya pusing dan mual,” ungkapnya.

Meski begitu, dugaan ini belum bisa dipastikan sebagai penyebab tunggal sebelum hasil laboratorium keluar. Pemkab Batang sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan mengambil sampel makanan MBG untuk diperiksa lebih lanjut. “Kita tunggu bersama, sambil menunggu hasil lab. Tadi saya sudah telepon Dinas Kesehatan agar mengambil sampel,” tuturnya.

Skala Dampak: 11 Titik Penerima Manfaat Terdampak

Seluruh korban keracunan MBG di Batang menerima makanan dari satu dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang sama. Dapur tersebut melayani 11 titik penerima manfaat di Kecamatan Bawang, dengan total 2.700 penerima manfaat secara keseluruhan.

Titik-titik yang terdampak meliputi TK Al Ikhlas, SDN 3 Bawang, TK Pertiwi, MA Sunan Kalijaga, MTs Sunan Kalijaga, TK Kuncup Mekar, TP Ananda, Pos PAUD Anggrek Mas, TK Korotayun, RA Al Hidayah, dan MI Salafiyah Pasusukan. Cakupan yang luas ini menjelaskan kenapa jumlah korban bisa melonjak hingga ratusan orang dalam waktu singkat.

SPPG Dihentikan Sementara, Pengelola Dipanggil

Pemkab Batang langsung menghentikan sementara operasional SPPG yang menyediakan MBG bagi warga terdampak. “Ya diberhentikan sementara ini SPPG yang itu. Yang bersangkutan berhenti,” tegas Suyono.

Pemerintah daerah berencana memanggil koordinator wilayah dan pengelola dapur untuk dimintai keterangan serta pertanggungjawaban penuh. Suyono menegaskan tindakan lebih lanjut bisa diambil apabila ditemukan pelanggaran SOP dalam proses pengolahan makanan.

“Ini rawan sekali. Sekali lagi, yang mempunyai SPPG, hati-hati. SOP dipegang teguh, jangan sampai menimbulkan keracunan berikutnya yang bahkan bisa mengancam nyawa manusia,” tegasnya kepada seluruh pengelola dapur MBG lainnya.

Belum Ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa

Soal status Kejadian Luar Biasa (KLB), Pemkab Batang masih menahan diri untuk mengambil keputusan resmi. “Saya belum bisa mengambil bahasa KLB, Kejadian Luar Biasa. Karena nanti harus ada rapat tersendiri kalau itu,” jelas Suyono.

Kasus di Batang ini menambah daftar panjang insiden keracunan terkait program MBG belakangan ini, menyusul kasus serupa yang menimpa 413 siswa dan tenaga pendidik di sebuah SMK Yogyakarta, serta 431 santri di Sidoarjo. Pola berulang ini memunculkan sorotan publik terhadap standar keamanan pangan di seluruh dapur SPPG se-Indonesia.

Harapan Pemkab Batang ke Depan

Pemkab Batang saat ini masih menunggu perkembangan kondisi seluruh penerima manfaat, sekaligus hasil pemeriksaan sampel makanan dari laboratorium. Suyono berharap kejadian serupa tidak lagi berulang di wilayahnya maupun daerah lain yang menjalankan program MBG.

“Sekali lagi ini menjadi keprihatinan kita bersama. Semoga kejadian ini menjadi kejadian yang terakhir,” pungkasnya, menegaskan pentingnya pengawasan ket

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Saham Rontok Imbas MSCI Buang Konstituen Agustus 2026, GOTO Anteng Sendirian

    11 Saham Rontok Imbas MSCI Buang Konstituen Agustus 2026, GOTO Anteng Sendirian

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Investor yang portofolionya nyangkut di saham-saham tertentu mungkin lagi deg-degan hari ini. Sebanyak 11 saham yang terdampak hasil MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review kompak merah di perdagangan Kamis (13/8/2026). Cuma satu saham yang berhasil bertahan datar: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Awal Mula: MSCI Rombak Konstituen Indeks Tekanan ini muncul begitu MSCI […]

  • DPR Temui Demonstran Mahasiswa, Janjikan Hemat MBG Rp 70 Triliun hingga Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

    DPR Temui Demonstran Mahasiswa, Janjikan Hemat MBG Rp 70 Triliun hingga Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat malam, 19 Juni 2026, suasana di depan Gedung DPR RI memanas. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan tata kelola ekonomi nasional. Merespons situasi itu, pimpinan DPR turun langsung menemui para demonstran. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa memimpin pertemuan. Turut hadir Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, […]

  • Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dini hari nanti, Rabu, 15 April 2026, denyut nadi para pecinta sepak bola akan berdegup lebih kencang. Siaran langsung Liga Champions menyuguhkan dua drama “hidup-mati” di babak perempat final leg kedua. Fokus utama tertuju pada dua raksasa yang sedang terluka: Barcelona dan Liverpool. Keduanya harus mendaki gunung terjal jika ingin tetap bernapas di kompetisi […]

  • Dampak Judi Online: Rp1.100 Triliun Menguap, Ini Ancaman Nyata bagi Masyarakat

    Dampak Judi Online: Rp1.100 Triliun Menguap, Ini Ancaman Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kebaruan. Angka Rp1.100 triliun bukan sekadar proyeksi di atas kertas. Kementerian Komunikasi dan Digital memperkirakan angka sebesar itu berpotensi hilang akibat judi online sepanjang 2025, jika pemerintah tidak melakukan intervensi serius. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyebut proyeksi kerugian tersebut bisa tembus Rp1.100 triliun pada akhir 2025 apabila tidak ada langkah pencegahan. […]

  • Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejagung

    Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejagung

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda khas korps adhyaksa pada Rabu (3/6/2026) sore. Langkah hukum yang sangat cepat ini mengejutkan banyak pihak pascapencopotan jabatannya oleh pihak Istana. Di bawah kawalan ketat barisan petugas, ia memakai kaus berkerah hitam […]

  • RUU Perampasan Aset Disorot Peradi, Ini Catatan Kritisnya

    RUU Perampasan Aset Disorot Peradi, Ini Catatan Kritisnya

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kebaruan. RUU Perampasan Aset kembali jadi sorotan dalam rapat Komisi III DPR bersama sejumlah pakar hukum, Senin (7/9/2026). Dalam kesempatan itu, Sekjen DPP Peradi Profesional Yuhelson menyampaikan sejumlah catatan penting agar beleid ini tidak melenceng dari tujuan awalnya. Pemisahan Aset Sah dan Hasil Kejahatan Mengawali rapat, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan satu […]

expand_less