Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Olah Raga » Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Skuad, dan Head to Head

Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Skuad, dan Head to Head

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Indonesia vs Singapura membuka perjalanan Timnas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026. Laga ini berlangsung Jumat, 25 September 2026, pukul 20.00 WIB. Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, jadi tuan rumah matchday pertama Grup A Premier Division. Pertandingan ini juga jadi panggung pembuktian Garuda setelah hasil kurang memuaskan di Piala AFF sebelumnya.

Panggung Balas Dendam Usai Gagal ke Semifinal

Duel kali ini punya bumbu tersendiri. Pada Piala AFF 2026 Agustus lalu, Indonesia dan Singapura bermain imbang 1-1. Hasil itu memupus peluang Garuda melangkah ke semifinal karena tambahan satu poin saja tidak cukup. Kekalahan dari Vietnam sebelumnya sudah melemahkan posisi Indonesia di klasemen. Kegagalan itu membuat Garuda tersingkir dari fase grup. Kini laga di GBK malam ini membuka peluang menebus kegagalan tersebut, kali ini dengan status tuan rumah.

Rekam jejak kedua negara juga cukup berimbang. Data head to head menunjukkan Indonesia mengoleksi 3 kemenangan. Singapura meraih 1 kemenangan. Kedua tim juga tercatat 2 kali bermain seri. Statistik ini menunjukkan laga Indonesia vs Singapura jarang berjalan sepihak. Meski begitu, banyak pengamat tetap menjagokan skuad Garuda saat ini.

Skuad Terbaik, Satu Nama Absen

John Herdman menurunkan komposisi pemain terbaik yang ia miliki. PSSI sudah memanggil 23 pemain sesuai racikan sang pelatih. Emil Audero kemungkinan mengawal gawang Indonesia. Ia jadi pilihan utama di Rayo Vallecano meski baru bergabung lewat status pinjaman. Herdman diprediksi tetap memakai formasi tiga bek. Trio Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner berpeluang mengisi lini belakang. Kapten Jay Idzes absen di laga ini.

Lini tengah kemungkinan diisi Kevin Diks, Joey Pelupessy, Thom Haye, dan Nathan Tjoe-A-On. Nama terakhir belakangan tampil konsisten bersama Willem II Tilburg. Di lini depan, persaingan justru muncul di posisi penyerang tengah. Mitchell Baker sempat tampil moncer di Piala AFF sebelumnya. Kini Luke Vickery berpeluang menggesernya dan melakoni debut. Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny juga jadi kandidat kuat mengisi sisi sayap.

Performa terkini Herdman cukup menjanjikan. Saat memainkan skuad terbaik, ia pernah membawa Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Timnas juga pernah menghajar Oman 3-0 dan menundukkan Mozambik 1-0. Modal ini cukup meyakinkan untuk menghadapi Singapura di kandang sendiri.

Bukan Cuma Soal Singapura, Ada Malaysia dan Bangladesh Menunggu

Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya mempertemukan Indonesia dan Singapura. Timnas Indonesia satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Karena itu, hasil laga pembuka ini ikut menentukan peta persaingan selanjutnya. Setelah menjamu Singapura, Garuda akan melawan Malaysia pada Senin, 28 September 2026 pukul 20.00 WIB. Indonesia lalu menutup fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026 pukul 19.30 WIB.

Fase grup ini terdiri dari empat pertandingan. Kemenangan atas Singapura akan memberi modal psikologis penting. Hasil ini juga menjaga peluang Indonesia finis di puncak klasemen. Sebaliknya, hasil imbang atau kekalahan bisa memaksa Garuda mengejar poin lagi di dua laga sisa, skenario yang pernah terjadi di edisi Piala AFF sebelumnya.

Cara Menyaksikan Laga

Penggemar bisa menyaksikan laga Indonesia vs Singapura lewat platform streaming Vidio. Tayangan ini hadir dengan kualitas 4K, menjadikan laga pembuka Garuda di ASEAN Cup 2026 tampil dengan format terbaik dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Suporter tuan rumah biasanya memadati GBK dengan dukungan riuh. Atmosfer ini diprediksi menjadi modal tambahan bagi Indonesia untuk menuntaskan misi meraih tiga poin penuh di laga pembuka ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Ini Progres dan Rencana Lanjutannya

    Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Ini Progres dan Rencana Lanjutannya

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai jadi salah satu proyek transportasi publik paling dinanti warga Jakarta belakangan ini. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Rutenya melewati 11 stasiun dengan waktu tempuh cuma sekitar 28 menit. Proyek senilai Rp12,1 triliun ini akhirnya rampung 100 persen dan mulai melayani penumpang, setelah […]

  • Manfaat Jahe, dari Dapur hingga Pengobatan Rumahan

    Manfaat Jahe, dari Dapur hingga Pengobatan Rumahan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Rimpang satu ini sudah dipakai orang Indonesia turun-temurun, jauh sebelum istilah “herbal remedy” jadi tren di media sosial. Manfaat Jahe menyimpan segudang kegunaan yang mungkin belum sepenuhnya Anda ketahui, mulai dari dapur sampai kotak obat rumahan. Manfaat Jahe untuk Kesehatan 1. Meredakan Mual dan Masalah Pencernaan Kandungan gingerol dalam jahe terbukti efektif meredakan mual, […]

  • Panduan Lengkap Mendaki Gunung Sindoro 2026: Rute Transportasi, Rekomendasi Penginapan, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Mendaki Gunung Sindoro 2026: Rute Transportasi, Rekomendasi Penginapan, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Gunung Sindoro menyajikan salah satu panorama vulkanik paling memukau di jantung Jawa Tengah, bersanding gagah dengan kembarannya, Gunung Sumbing. Memiliki ketinggian mencapai 3.136 meter di atas permukaan laut, gunung berapi aktif ini menjadi destinasi favorit pendaki karena keindahan padang sabana dan aroma khas kawah solfataranya. Data statistik dari pengelola jalur pendakian pada pertengahan tahun 2026 […]

  • Bantargebang Overload, Sampah Jakarta Bakal Dialihkan ke Mana?

    Bantargebang Overload, Sampah Jakarta Bakal Dialihkan ke Mana?

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebaruan.com TPST Bantargebang sudah lama jadi tumpuan utama pembuangan sampah warga Jakarta. Sayangnya, kondisinya kini nyaris menyentuh titik kritis—kapasitas penampungan yang terus menyusut memaksa pemerintah mengambil langkah darurat. Bantargebang, Aset DKI yang Berlokasi di Bekasi Banyak orang mengira Bantargebang murni fasilitas milik Kota Bekasi, padahal faktanya berbeda. TPST ini berdiri di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, […]

  • Perang Suku Papua: Update Korban Terkini dan Kondisi Keamanan Wamena

    Perang Suku Papua: Update Korban Terkini dan Kondisi Keamanan Wamena

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perang Suku Papua yang melibatkan Suku Lanny (Pirime) dan Suku Hubla (Kurima/Woma) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kini mulai berangsur kondusif. Ketegangan yang pecah sejak pertengahan pekan lalu di sekitar Jalan Diponegoro dan Pasar Wouma sempat membuat situasi Kota Wamena mencekam. Berdasarkan data valid terbaru dari pihak kepolisian, insiden berdarah ini menelan korban jiwa […]

  • Orang Utan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Ketapang Akhirnya Mati

    Orang Utan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Ketapang Akhirnya Mati

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Mahsya
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kebaruan.  Kasus orang utan pingsan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ketapang, Kalimantan Barat, berujung duka. Sempurna, orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang sempat ditemukan tak sadarkan diri karena gangguan pernapasan, dinyatakan mati. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kabar tersebut pada Kamis (3/9/2026). Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria […]

expand_less