Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace, Bantah Ada Penangkapan

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace, Bantah Ada Penangkapan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Polda Metro Jaya memulangkan enam aktivis Greenpeace Indonesia pada Selasa (20/10/2026) malam. Mereka sempat seharian berada di markas polisi setelah memanjat Monumen Selamat Datang di Bundaran HI. Polisi dan pihak Greenpeace menjelaskan kejadian itu dengan cara yang berbeda.

Polisi: Tidak Ada Penangkapan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberi keterangan pada Rabu (21/10/2026). Ia memastikan keenam aktivis sudah kembali ke rumah masing-masing sejak malam sebelumnya. Budi juga membantah polisi melakukan penangkapan.

Menurut Budi, para aktivis tampak lemas dan pusing saat turun dari monumen. Karena itu, polisi menyiapkan mobil Dokkes dan membawa mereka ke Polda Metro Jaya untuk penanganan medis. Polisi, katanya, mengutamakan kondisi fisik dan psikis orang yang berada di ketinggian.

Aktivis Greenpeace dan Kuasa Hukum: Hanya Didata, Bukan Diperiksa

Kuasa hukum dari LBH Jakarta, Daniel Winarta, menyampaikan versi yang lain. Menurutnya, keenam aktivis meninggalkan Polda Metro sekitar pukul 20.30 WIB. Di sana, polisi hanya mendata identitas dan menanyakan kronologi. Polisi tidak melakukan pemeriksaan formal.

Greenpeace Indonesia menyebut keenam aktivisnya menjalani pemeriksaan hampir 12 jam. Sejumlah media lain menghitung sekitar delapan jam sejak mereka tiba di Biddokkes sekitar pukul 12.00 WIB. Selain itu, tim pendamping Greenpeace, Alif Fauzi, mengatakan polisi sempat membawa 11 orang terkait aksi itu. Lima di antaranya pulang lebih dulu.

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) juga mempertanyakan dasar hukum tindakan polisi. Greenpeace berterima kasih kepada TAUD dan AMAR Law Firm yang mendampingi para aktivis hingga bebas.

Aksi Greenpeace Belum Berhenti

Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menegaskan pembebasan itu bukan akhir perjuangan. Ia menyebut aksi damai di Bundaran HI sebagai awal untuk menyuarakan bahwa krisis iklim sudah sampai ke meja makan lewat kenaikan harga pangan dan hilangnya sumber penghidupan.

Dalam aksi itu, Greenpeace membentangkan spanduk bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”.

Status Hukum dan Respons Pemerintah

Sehari sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengaku belum memutuskan proses hukum. Ia mengingatkan bahwa Keputusan Gubernur DKI Nomor 271 Tahun 2024 menetapkan Bundaran HI sebagai cagar budaya. Gubernur Pramono Anung menurut Bisnis.com menghargai aksi tersebut, tetapi meminta demonstrasi tetap tertib.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemuda asal Temanggung

    Kisah Inspiratif Wafiq, Pemuda asal Temanggung yang Bangun 11 Jembatan di Pedalaman Sebelum Usia 30 Tahun

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Media sosial belakangan ini sering kali menjadi panggung untuk memamerkan pencapaian materi, mulai dari kendaraan mewah hingga saldo rekening. Namun, sebuah narasi segar yang membawa dampak nyata bagi masyarakat pedalaman berhasil mencuri perhatian publik. Wafiq, seorang pemuda asal Temanggung, memilih jalan hidup yang sama sekali berbeda dari standar sukses anak muda pada umumnya. Sebelum […]

  • Operasi Patuh 2026: Korlantas Polri Gelar Razia Pelat Nomor Serentak

    Operasi Patuh 2026: Korlantas Polri Gelar Razia Pelat Nomor Serentak

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar penting bagi seluruh pengendara kendaraan bermotor di Indonesia. Korlantas Polri resmi menggelar razia besar-besaran terhadap penggunaan pelat nomor kendaraan. Agenda ini merupakan bagian dari kegiatan rutin bertajuk Operasi Patuh 2026. Periode pelaksanaan operasi tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 8 hingga 21 Juni 2026. Mengapa Razia Ini Dilakukan? Korlantas Polri mengambil […]

  • Hasil Semifinal Liga Champions Atlético Madrid vs Arsenal Drama Penalti Berakhir Imbang 1-1

    Hasil Semifinal Liga Champions Atlético Madrid vs Arsenal Drama Penalti Berakhir Imbang 1-1

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Laga Atlético Madrid vs Arsenal bermula dengan dominasi tim tamu yang tampil lebih menekan. Arsenal berkali-kali menebar ancaman lewat kolaborasi Noni Madueke dan Piero Hincapié, meski pertahanan tuan rumah masih sanggup meredam serangan tersebut. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum saat Viktor Gyökeres dijatuhkan oleh Dávid Hancko di kotak terlarang. Wasit Danny Makkelie langsung menunjuk titik putih. […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Manipulasi Ekspor CPO, Siapkan DSI Jadi Solusi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah pusat mengambil langkah tegas untuk menghentikan kebocoran anggaran dari sektor komoditas unggulan nasional. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membongkar praktik manipulasi masif yang melibatkan sejumlah korporasi minyak kelapa sawit mentah (CPO) di Indonesia. Otoritas keuangan negara menemukan bahwa emiten perkebunan tersebut sengaja memarkir devisa hasil ekspor mereka di luar negeri. Pengumuman mengejutkan ini […]

  • Fakta Terbaru Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Importasi di Lingkungan Bea Cukai

    Fakta Terbaru Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Importasi di Lingkungan Bea Cukai

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nama Raffi Ahmad muncul dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penyebutan nama ini bermula ketika jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangan saksi terkait pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia. Jaksa menanyakan permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 yang sempat direncanakan saat kunjungan ke Kantor […]

  • Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    Episode 40 terikat janji: Penyamaran Sena Terancam Terbongkar dan Skandal Patung Ganesa Emas Dipa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki episode 40 terikat janji, tensi cerita semakin memanas seiring dengan terbukanya tabir kejahatan yang selama ini tersimpan rapi. Sinetron unggulan RCTI ini berhasil membawa penonton masuk ke dalam dilema emosional antara Davina Rosalia Kusuma dan Sena Airlangga Abraham. Sebagai pewaris tunggal Kusuma Food, Davina tidak menyangka bahwa pria yang selama ini berpura-pura menjadi […]

expand_less