Berapa cc Kelas MotoGP? 1.000 cc Sekarang, 850 cc Mulai 2027
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Berapa cc motor di kelas MotoGP? Jawabannya 1.000 cc untuk musim 2026, dan 850 cc mulai musim 2027. Kelas premier balap motor dunia memakai mesin 1.000 cc sejak 2012. Namun, Dorna Sports sudah menetapkan pemangkasan kapasitas itu untuk era baru. Hampir semua aturan teknis MotoGP ikut berubah bersamanya.
Mesin MotoGP saat ini: 1.000 cc
Mesin empat silinder, empat tak, dengan kapasitas satu liter menjadi standar kelas utama selama lebih dari satu dekade. Pabrikan memakai diameter silinder (bore) maksimum 81 mm. Selain itu, setiap pembalap mendapat jatah tujuh mesin per musim. Aturan itu masih berlaku sampai balapan terakhir 2026.
Berapa cc MotoGP 2027? Turun ke 850 cc
Mulai 2027, kapasitas mesin dipangkas 15%, dari 1.000 cc menjadi 850 cc. Bore juga mengecil, dari 81 mm menjadi 75 mm. Konfigurasi empat silinder, empat tak tetap dipertahankan. Jatah mesin per pembalap turun dari tujuh menjadi enam unit per musim.
Pembalap dan tim mulai menjajal mesin kecil itu. Menurut MerahPutih, uji coba awal di Sirkuit Brno menunjukkan catatan waktu lap menurun signifikan. Itu sesuai tujuan regulasi baru.
Kenapa Dorna memangkas kapasitas mesin?
Alasan utamanya keselamatan dan efisiensi. Dorna dan para pabrikan ingin menurunkan kecepatan maksimal motor. Mantan pembalap Loris Capirossi, yang kini bagian dari Race Direction, menyebut tujuannya mengurangi sedikit performa. Selain itu, mesin lebih kecil memperbaiki efisiensi bahan bakar dan jarak tempuh.
Dorna juga ingin motor balap lebih relevan dengan motor jalan raya. Karena itu, bore dan kapasitas ikut mengecil. Meski begitu, regulasi tetap menjaga karakter mesin yang membuat MotoGP seru.
Aturan baru lain di 2027
Perubahan tidak berhenti pada mesin. Pertama, semua motor memakai bahan bakar 100% berkelanjutan, naik dari 40% yang berlaku sejak 2024. Kedua, tangki bensin turun dari 22 liter menjadi 20 liter untuk balapan utama, dan 11 liter untuk Sprint.
Ketiga, perangkat ride-height dan holeshot dilarang. Keempat, aerodinamika dibatasi supaya biaya riset menurun dan kemampuan pembalap kembali menentukan hasil. Menurut Suara.com, pabrikan harus berinvestasi besar untuk membangun mesin 850 cc dari nol, sehingga mereka mencari penghematan di sektor lain.
Bagaimana dengan Moto2 dan Moto3?
Kelas pendukung memakai kapasitas jauh lebih kecil. Moto2 memakai mesin Triumph 765 cc, sedangkan Moto3 memakai mesin satu silinder 250 cc. Kedua kelas itu menjadi tangga bagi pembalap muda sebelum naik ke MotoGP.
Apa dampaknya bagi penggemar?
Penggemar kemungkinan melihat motor yang lebih lambat di lintasan lurus, tetapi lebih ketat saat bertarung di tikungan. Tim juga harus menyesuaikan strategi bahan bakar karena tangki lebih kecil. Karena itu, musim 2027 memberi peluang bagi pabrikan yang cepat beradaptasi.
Untuk saat ini, tunggu sampai seri terakhir 2026 selesai. Setelah itu, era mesin 850 cc resmi dimulai.
- Penulis: Firmansyah
