Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Beban Berat Peternak Ayam di Pesawaran Akibat Kenaikan Harga Pakan

Beban Berat Peternak Ayam di Pesawaran Akibat Kenaikan Harga Pakan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Para peternak ayam potong di Kabupaten Pesawaran, Lampung, kini menghadapi situasi sulit akibat lonjakan harga pakan yang terjadi selama sebulan terakhir. Kenaikan biaya operasional ini tentu saja memberatkan para pelaku usaha kecil yang sedang berusaha menjaga kestabilan ekonomi. Salah satu peternak yang merasakan dampak langsung kondisi ini adalah Idrus, seorang warga Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan. Ia menuturkan bahwa kenaikan harga bahan baku pakan memicu efek domino yang sangat terasa pada margin keuntungan mereka.

Tekanan Biaya Produksi bagi Peternak

Idrus mengungkapkan bahwa kenaikan harga pakan mencapai Rp 10.000 untuk setiap karungnya. Harga pakan yang sebelumnya berada di angka Rp 430.000 kini melambung menjadi sekitar Rp 460.000 per karung. Bahkan, untuk varian pakan tertentu, lonjakannya jauh lebih tajam, yakni dari Rp 400.000 menjadi Rp 500.000 per karung. Sebagai peternak yang mengelola sekitar 300 ekor ayam di Dusun 4, Desa Sungai Langka, Idrus menjelaskan bahwa pakan menjadi komponen biaya terbesar dalam budidaya ayam potong. Ketika biaya harga pakan terus naik, para peternak harus memutar otak agar ayam mereka tetap tumbuh optimal sesuai target masa panen.

Dilema Harga Jual di Tingkat Peternak

Meski biaya produksi membengkak, Idrus mengakui bahwa harga jual ayam di tingkat peternak tidak serta-merta menyesuaikan diri. Saat ini, nilai jual ayam potong masih bergantung pada bobot serta ukuran akhir ayam tersebut. Harga ayam di tingkat peternak kini bergerak di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 42.000 per ekor. Selisih tipis antara modal yang dikeluarkan dan harga jual menuntut ketelitian ekstra dalam manajemen keuangan usaha. Para peternak harus lebih berhati-hati dalam menghitung modal agar tidak mengalami kerugian saat harga jual di pasar belum membaik.

Harapan akan Stabilitas Ekonomi

Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil membuat beban para peternak semakin terasa nyata. Idrus sangat berharap agar otoritas terkait dapat membantu menstabilkan harga bahan baku pakan ayam di pasaran. Stabilitas harga menjadi kunci bagi peternak kecil agar usaha mereka tetap dapat beroperasi secara berkelanjutan. Para peternak berharap pasar dapat membaik sehingga harga jual ayam mampu menutupi seluruh biaya produksi yang telah dikeluarkan. Kelangsungan usaha peternakan ayam potong di daerah memang sangat bergantung pada keterjangkauan harga pakan sebagai penopang utama operasional harian. Jika situasi ini terus berlarut, para pelaku usaha kecil khawatir akan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan mereka.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Era Baru Apple di Tangan John Ternus: Sang Maestro Hardware yang Pernah “Terpeleset”

    Menakar Era Baru Apple di Tangan John Ternus: Sang Maestro Hardware yang Pernah “Terpeleset”

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setelah satu setengah dekade di bawah kepemimpinan operasional Tim Cook, Apple bersiap memasuki babak baru. Per 1 September 2026, John Ternus akan resmi memegang kendali sebagai CEO. Bagi mereka yang hanya melihat permukaan, Ternus mungkin tampak seperti wajah baru, namun di koridor markas besar Cupertino, ia adalah “raja” yang telah membentuk fisik produk Apple […]

  • Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sudaryono buka suara soal deretan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis sejak dirinya menjabat Kepala Badan Gizi Nasional. Ia menggantikan Nanik S Deyang di posisi tersebut. Sudaryono mengakui kasus gangguan kesehatan akibat MBG terjadi sangat banyak selama 50 hari masa kepemimpinannya. Pengakuan ini ia sampaikan langsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Menurut […]

  • Hasil Birmingham Open 2026: Janice Tjen Lolos ke 16 Besar Usai Tekuk Wakil Jepang

    Hasil Birmingham Open 2026: Janice Tjen Lolos ke 16 Besar Usai Tekuk Wakil Jepang

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar membanggakan kembali datang dari panggung tenis internasional berkat performa impresif wakil tunggal putri Indonesia. Srikandi olahraga tanah air sukses mengamankan tiket penting saat mengawali kiprahnya di turnamen lapangan rumput bergengsi musim ini. Keberhasilan dalam ajang Birmingham Open 2026 menjadi bukti nyata bahwa kualitas atlet nasional kian berkembang pesat di level dunia. Atmosfer ketat […]

  • Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp750 Juta Cari Pria Misterius Aman Yani

    Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp750 Juta Cari Pria Misterius Aman Yani

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penanganan perkara hukum pidana di wilayah Jawa Barat kini memasuki babak baru yang sangat menyita perhatian publik. Tokoh nasional Dedi Mulyadi membuat gebrakan besar dengan mengumumkan sayembara bernilai fantastis berupa uang tunai Rp750 juta bagi siapa saja yang menemukan keberadaan Aman Yani. Munculnya nama figur misterius tersebut memicu tanda tanya besar setelah terdakwa kasus […]

  • Hasil Akhir Derby Suramadu: Analisis Kekalahan Persebaya VS Madura di GBT dan Efektivitas “Counter”

    Hasil Akhir Derby Suramadu: Analisis Kekalahan Persebaya VS Madura di GBT dan Efektivitas “Counter”

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kekecewaan mendalam menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo semalam. Sebagai saksi mata di tribun (ataupun dari layar kaca), kita melihat bagaimana dominasi penguasaan bola bukan jaminan kemenangan. Derby Suramadu pada Jumat, 17 April 2026, berakhir pilu bagi Persebaya VS Madura dengan skor 1-2. Fakta Pertandingan & Statistik Krusial Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 […]

  • Efisiensi Maxwell Souza Jadi Pembeda: Persija Jakarta Tekuk PSBS Biak 1-0 di Maguwoharjo

    Efisiensi Maxwell Souza Jadi Pembeda: Persija Jakarta Tekuk PSBS Biak 1-0 di Maguwoharjo

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pertandingan pekan ke-28 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu malam (18/4/2026), menjadi bukti nyata bahwa kematangan taktik seringkali lebih menentukan daripada sekadar penguasaan bola. Persija Jakarta berhasil pulang dengan poin penuh setelah mengalahkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor tipis 1-0. Gol Cepat yang Mengubah Alur Persija tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan. […]

expand_less