Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Menutup Rumah Saat Maghrib, Ini Alasan di Balik Tradisi Turun-Temurun Ini

Menutup Rumah Saat Maghrib, Ini Alasan di Balik Tradisi Turun-Temurun Ini

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Menutup rumah saat maghrib jadi kebiasaan yang diwariskan turun-temurun di banyak keluarga Indonesia. Kebiasaan ini mengakar kuat, terutama di kalangan masyarakat Jawa dan Melayu. Begitu azan berkumandang, pintu dan jendela langsung tertutup rapat. Lampu dinyalakan, anak-anak pun dipanggil masuk ke dalam rumah. Banyak orang mengikutinya tanpa benar-benar tahu alasan di baliknya.

Ternyata, kebiasaan ini punya penjelasan dari beberapa sudut pandang berbeda. Ada sisi keagamaan yang berakar dari hadits sahih. Ada pula unsur kepercayaan lokal yang berkembang lewat cerita rakyat. Penjelasan ilmiah pun ikut memperkuat alasan di balik tradisi ini.

Dasar Hadits di Balik Kebiasaan Menutup Rumah Saat Maghrib

Anjuran menutup rumah saat maghrib punya landasan jelas dari riwayat Jabir bin Abdullah RA. Hadits ini tercantum dalam Shahih Bukhari pada Kitab Bad’ul Khalq dan Shahih Muslim pada Kitab Al-Asyribah. Sunan Tirmidzi juga mencatat riwayat serupa dengan status hadits hasan shahih.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya menahan anak-anak agar tidak keluar rumah begitu kegelapan malam mulai turun. Setan dipercaya sedang berkeliaran pada waktu tersebut. Setelah malam berlalu sesaat, anak-anak boleh keluar kembali. Syaratnya, pintu rumah harus tertutup sambil menyebut nama Allah, sebab setan tidak mampu membuka pintu yang tertutup dengan cara demikian.

Selain menutup pintu, riwayat hadits ini juga menganjurkan menutup bejana makanan dan mengikat tempat minum. Umat muslim juga dianjurkan memadamkan lampu menjelang tidur. Alasan tambahannya cukup praktis: mencegah tikus menyeret sumbu lampu sehingga memicu kebakaran rumah. Kombinasi alasan spiritual dan keselamatan fisik ini menunjukkan betapa detailnya tuntunan Rasulullah SAW soal menjaga rumah tangga di waktu malam.

Sisi Mistis dalam Kepercayaan Lokal

Selain dasar hadits, masyarakat Nusantara juga punya kepercayaan tersendiri soal waktu maghrib. Banyak cerita rakyat menyebut maghrib sebagai waktu pergantian antara alam manusia dan alam gaib. Makhluk halus pun dipercaya lebih leluasa berkeliaran saat langit mulai gelap.

Kepercayaan ini berkembang turun-temurun lewat cerita orang tua ke anak-anaknya. Cerita ini sering dibumbui kisah penampakan atau gangguan makhluk halus bagi siapa saja yang masih berkeliaran di luar rumah saat maghrib tiba. Sains belum tentu membuktikan kepercayaan ini, tapi banyak keluarga tetap menjaganya sebagai bentuk kehati-hatian dan penghormatan pada tradisi leluhur.

Penjelasan dari Sisi Kesehatan dan Keamanan

Terlepas dari unsur mistis, ada juga penjelasan yang lebih rasional soal kebiasaan ini. Waktu maghrib bertepatan dengan pergantian cahaya dari terang ke gelap. Kondisi ini secara alami memicu munculnya serangga seperti nyamuk malaria dan lalat pembawa penyakit.

Menutup rumah pada waktu ini mencegah serangga masuk ke dalam ruangan. Kebiasaan ini juga menjaga suhu rumah tetap stabil begitu udara malam mulai terasa dingin. Dari sisi keamanan, kebiasaan ini membantu keluarga lebih waspada terhadap potensi gangguan dari luar. Visibilitas mata manusia menurun drastis saat cahaya mulai redup, sehingga kewaspadaan ekstra memang dibutuhkan.

Kebiasaan yang Tetap Relevan Hingga Kini

Beberapa alasan berikut menjelaskan kenapa tradisi ini masih bertahan di banyak keluarga era modern:

  • Menjaga kebersihan udara dalam rumah, mencegah serangga dan debu masuk saat angin sore mulai berembus.
  • Membentuk rutinitas ibadah, mengingat maghrib juga jadi waktu shalat wajib bagi umat muslim.
  • Melatih kedisiplinan anak, membiasakan mereka pulang tepat waktu sebelum hari benar-benar gelap.
  • Mengikuti tuntunan hadits sahih, yang secara eksplisit menganjurkan menutup pintu dan menjaga anak-anak di waktu ini.

Kebiasaan menutup rumah saat maghrib pada akhirnya jadi perpaduan unik antara tuntunan hadits, kearifan lokal, dan kebutuhan praktis sehari-hari. Kamu boleh lebih meyakini sisi spiritual atau penjelasan ilmiahnya. Tradisi ini tetap punya dasar kuat yang layak dipertahankan sampai sekarang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 49 Negara Bebas Visa untuk WNI 2026, Lengkap dari Asia hingga Oseania

    Daftar 49 Negara Bebas Visa untuk WNI 2026, Lengkap dari Asia hingga Oseania

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Punya paspor hijau Indonesia dan ingin jalan-jalan ke luar negeri tanpa ribet urus visa? Kabar baiknya sudah di sini. Berdasarkan data Passport Index per 10 Juli 2026, pemegang paspor Indonesia kini bisa masuk ke 49 negara tanpa perlu mengajukan visa terlebih dahulu. Mulai dari destinasi populer di Asia Tenggara hingga negara-negara eksotis di Afrika […]

  • Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan — Ini Alasan Resminya

    Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan — Ini Alasan Resminya

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo resmi absen dari KTT ASEAN-Rusia yang berlangsung pada 17 Juni 2026 di Kota Kazan, Rusia. Keputusan ini bukan tanpa alasan — Prasetyo menegaskan Prabowo memilih untuk tetap berada di Jakarta dan menuntaskan sejumlah agenda penting di dalam negeri. Keputusan itu memang mencolok, tapi bukan tanpa […]

  • Hasil Barcelona vs Real Madrid: Brace Mbappe Menangkan El Clasico

    Hasil Barcelona vs Real Madrid: Brace Mbappe Menangkan El Clasico

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kebaruan. Real Madrid mematahkan rekor sempurna Barcelona. Hasil Barcelona vs Real Madrid di El Clasico edisi pertama musim ini berakhir 1-2 untuk tim tamu, Senin (26/10/2026) dini hari WIB. Kylian Mbappé menjadi penentu dengan dua gol, termasuk gol kemenangan di menit ke-88. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Barca di kompetisi domestik musim ini. Titik […]

  • Visi Gibran Rakabuming Raka: Memaksimalkan Artificial Intelligence untuk Masa Depan Bangsa

    Visi Gibran Rakabuming Raka: Memaksimalkan Artificial Intelligence untuk Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Artificial Intelligence atau AI bukanlah sekadar visi masa depan, melainkan realitas yang harus kita hadapi hari ini. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam derasnya arus transformasi digital. Sebaliknya, ia mendorong warga agar proaktif menjadi pemain dan penguasa teknologi tersebut demi kemajuan bangsa. […]

  • Harga Bahan Pokok Kebutuhan Sehari-hari Terbaru, Cek Sebelum Belanja

    Harga Bahan Pokok Kebutuhan Sehari-hari Terbaru, Cek Sebelum Belanja

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setiap kali mau belanja ke pasar, saya selalu cek dulu harga bahan pokok biar anggaran bulanan tidak jebol di tengah jalan. Kebiasaan kecil ini ternyata cukup membantu, apalagi harga sembako sering naik turun tanpa aba-aba. Nah, kalau kamu juga ingin belanja lebih terencana, yuk simak update harga kebutuhan pokok terbaru berikut ini. Harga Bahan […]

  • Update Ijazah Gibran MA Batalkan Suket, Bagaimana Jabatan Wapres?

    Update Ijazah Gibran MA Batalkan Suket, Bagaimana Jabatan Wapres?

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kebaruan. Polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka memasuki babak baru. Mahkamah Agung membatalkan surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA milik Wakil Presiden, dan kabarnya mencuat Jumat (30/10/2026). Meski begitu, kursi wapres belum bergeser sedikit pun. Putusan MA: yang batal suket, bukan ijazah MA mengabulkan kasasi Subhan Palal. Majelis kasasi dipimpin Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA, Yulius, […]

expand_less